Calon Adik Ipar Ku Menjadi Suami Ku

Calon Adik Ipar Ku Menjadi Suami Ku
bab22


__ADS_3

Setelah mobil melaju, Hisyam hanya termenung dengan menyandarkan kepalanya sambil memejamkan mata. Dia mengingat kembali masalalu mereka. Ya, Hisyam dan Arumi adalah sepasang kekasih dulunya, mereka menjalin hubungan saat Arumi duduk di kelas X sedangkan Hisyam di kelas XII. Hubungan mereka berlanjut hingga mereka duduk di bangku kuliah, kedua orang tua Hisyam memang tidak mengetahui tentang hubungan mereka di masa lalu, karena itu permintaan Arumi agar hubungan mereka tidak di publish. Hanya segelintir orang yang tahu dan Hisyam menuruti keinginan kekasihnya itu, hubungan mereka sangat romantis, bahkan tidak sedikit yang iri dengan hubungan keduanya. Mereka bahkan sudah berkomitmen untuk melanjutkan hubungan mereka ke jenjang pernikahan setelah Hisyam lulus kuliah, Hisyam merasa dia sudah mampu untuk mencukupi kebutuhan keduanya, karena sejak dia masih duduk di bangku SMA dia sudah mulai membantu pekerjaan papa nya di perusahaan.


setelah sekian lama menyembunyikan hubungan keduanya dari orang tua Hisyam pada akhirnya hari yang di tunggu untuk memberi tahu hubungan mereka ke jenjang yang lebih serius tiba juga,


Hari itu, setelah beberapa bulan sejak Hisyam wisuda, bahkan sekarang dia telah menetap sebagai karyawan di perusahaan orang tua nya. Meskipun itu adalah perusahaan orang tua nya sendiri, tetapi Hisyam ingin memulai karir nya dari nol, bahkan papa dan kakak nya juga menyuruh nya untuk mengisi jabatan sebagai coo yang pada saat itu posisi CEO sendiri sudah di pegang oleh kakak nya, bukan tanpa alasan papa nya menyuruh nya untuk menjadi coo karena papa Candra sangat tahu bagaimana kemampuan nya di bidang bisnis, bahkan kakak nya saja tidak se ambisius Hisyam karena Taufik lebih cenderung ke bidang seni khususnya dalam melukis. Tetapi karena tuntutan nya yang sebagai anak tertua di keluarga nya, sehingga dia mau untuk terjun ke bisnis, tetapi Hisyam menolak tawaran papa dan kakak nya dan hanya memilih menjadi karyawan biasa. Dia ingin, orang melihat potensi nya agar kelak jika dia bisa berada di posisi tinggi, orang orang tidak akan meremehkan nya yang hanya mengandalkan kekuatan orang tua nya.


Flashback


saat itu, sebelum berangkat ke kantor dia menghampiri dulu kekasih nya yang berada di restaurant. Karena kebetulan kuliah Arumi sedang cuti, Arumi mulai mengelola kafe milik orang tua nya saat dia mau masuk SMA dan setelah dia jadian dengan kekasih nya dia di dampingi oleh kekasihnya dalam mengelola kafe tersebut


"Pagi dear", sapa nya setelah ia membuka pintu ruang kerja kekasih nya


Arumi yang mendengar pintu terbuka lalu mengangkat kepalanya dan melihat kekasihnya telah berdiri di ambang pintu dan menyapanya dengan senyuman


"Pagi love", jawabnya sambil balas tersenyum pada kekasih nya, Hisyam pun berjalan menghampiri kekasih nya


"ada apa love, pagi pagi sudah datang ke kafe?, apa kamu tidak ke kantor?", tanya nya lagi, tapi jika melihat pakaian formal yang di kenakan oleh kekasihnya, pasti lah dia akan kekantor. Dia heran saja, ada apa sepagi ini kekasihnya datang, Hisyam memang sering pagi pagi mendatangi nya ke kafe. Hanya saja, dia pasti mengabari terlebih dahulu tidak seperti sekarang ini yang datang tiba-tiba


"tidak ada apa apa dear, aku hanya ingin mengatakan, jika nanti malam aku akan mengenalkan mu pada orang tua ku. Jadi bersiaplah, nanti malam jam 7 aku akan menjemputmu", ucapnya sambil tersenyum


"Apa tidak terlalu cepat love?, kamu bahkan tidak mengatakan ini sebelumnya", ucapnya.


Bukan Arumi tidak ingin, hanya saja kenapa kekasih nya ini mendadak sekali memberi tahu nya


"Tidak dear, aku ingin segera menikah dengan mu", ucapnya dengan yakin

__ADS_1


sebelum dia memutuskan menikah muda dengan kekasih hati nya ini, dia juga sudah meminta izin terlebih dahulu dengan kakak nya, setelah dia meyakinkan kakak nya tentang keputusan nya untuk menikah muda, akhirnya kakak nya itu menyetujui dan mengatakan tidak mengapa jika adiknya itu ingin menikah lebih dulu dari pada dirinya


"Baiklah love, jika kamu sudah yakin aku pun percaya dengan keputusan mu", ucapnya sambil memandang teduh kekasih nya.


Arumi yang merasa kesepian setelah kepergian kedua orang tua nya saat dia baru lulus SMP, memutuskan untuk menikah muda dengan sang kekasih, orang tua Arumi meninggal dalam peristiwa kecelakaan mobil saat keduanya akan pulang dari luar kota


"Terimakasih dear, kamu memang yang terbaik, ya sudah aku berangkat ke kantor dulu, jaga diri mu", ucapnya pada sang kekasih lalu dia pun berdiri dari duduknya


"Hati hati love", jawabnya yang hanya di angguki oleh kekasihnya. Setelah mencium pipinya, Hisyam pun keluar dan berangkat ke kantor dengan hati yang berbunga bunga.


Hingga sore hari nya, saat Hisyam di minta oleh papa nya mengantar berkas yang tertinggal di kantor untuk meeting bersama klien nya di salah satu hotel milik keluarga nya, saat itu lah senyum yang sedari tadi tersungging di bibirnya hilang begitu saja, dia melihat wanita yang di cintai nya, wanita yang tadi pagi dia datangi dan menyambut nya dengan senyuman yang sangat ia sukai sedang berjalan berdua dengan seorang pria yang tidak di kenal nya, bahkan mereka berjalan berangkulan.


dia pun masih berusaha untuk berfikir positif sehingga memutuskan untuk mengikuti kekasihnya terlebih dahulu, hingga saat kedua orang di depan nya itu masuk ke sebuah kamar presidential suite room, saat itu lah, bukan hanya senyum nya yang hilang, tapi juga hati nya yang sakit. Dia pun memutuskan untuk pergi dengan tangan yang terkepal dan hati yang panas.


setelah mengantarkan berkas yang di minta oleh papa nya, dia pun mendatangi resepsionis untuk memastikan sekali lagi, masih berharap masih ada kemungkinan baik nya


"Bisa tolong beri tahu, siapa yang menempati kamar presidential suite room nomor 502?", tanya nya pada sang resepsionis


"Maaf tuan, tapi privasi pelanggan adalah tanggung jawab kami. Jadi kami tidak bisa membagikan data diri mereka", ucapnya dengan sopan dan menunduk merasa takut, karena mereka tahu siapa yang ada di hadapan nya ini, Dia adalah putra dari pemilik hotel


"Kau beri tahu saja, atau kau akan aku pecat", ucapnya dengan nada mengintimidasi


"J-jangan tuan, baik lah kami cari kan sebentar", ucapnya dengan ketakutan


Dengan tangan yang gemetar dia pun membuka daftar nama yang menempati presidential suite room nomor 502

__ADS_1


"Namanya adalah tuan Rangga Adijaya tuan", ucapnya dengan menunduk karena takut untuk menatap anak dari pemilik hotel tempat nya bekerja


"apakah dia datang sendiri?", tanya nya lagi dengan nada dingin


"D-dua orang tuan, sepertinya istrinya karena mereka begitu mesra", ucapnya lagi dengan nada bergetar karena reaksi tubuh nya yang tengah ketakutan


Setelah mendengar apa yang di katakan resepsionis, dia pun berlalu tanpa berkata apapun lagi. Dia berjalan dengan wajah yang memerah karena amarah, setelah sampai di parkiran dia langsung menuju mobilnya lalu masuk dan menutup pintu mobil dengan keras sebagai pelampiasan rasa emosi nya


Brakk


"Sialan", teriak nya sambil memukul setir mobil


Hisyam tidak menyangka, jika kebahagiaan yang di rasakan nya akan pupus begitu saja. Wanita yang sangat di cintai nya, wanita yang akan ia kenalkan pada keluarga nya dan wanita yang sangat ia inginkan untuk menjadi pengantin nya telah berkhianat di belakang nya


"Apa dia juga masih berhubungan dengan pria lain saat menjadi tunangan kakak?", tanya nya pada diri sendiri dalam hati saat sudah tersadar dari flashback nya


dia baru menyadari jika mobil nya telah berhenti. Dan saat dia melihat ke arah luar ternyata hari juga sudah gelap, lalu dia pun melihat ke arah sang asisten yang berada di kursi kemudi


"Kenapa berhenti Frans?", tanyanya sambil menatap sang asisten


"Maaf tuan, tapi kita sudah berhenti dari satu jam yang lalu", ucapnya


karena dia bingung mau kemana lagi, karena sudah satu jam lamanya dia hanya mengelilingi kota dan tuan nya itu masih asik dengan lamunannya sendiri. Bahkan ketika dia memanggil beberapa kali tuannya itu tidak menyahut, sehingga dia memutuskan berhenti dan memarkir kan mobilnya di pinggir jalan yang sepi


"ke club Frans", ucapnya setelah mendengar apa yang di katakan asisten nya

__ADS_1


"Baik tuan", ucapnya lalu setelah nya mobil pun melaju menuju ke tempat yang di inginkan tuan nya


__ADS_2