Calon Adik Ipar Ku Menjadi Suami Ku

Calon Adik Ipar Ku Menjadi Suami Ku
bab59


__ADS_3

pagi hari di kediaman Romanov. Nampak sepasang paruh baya tengah berbincang santai di sofa bersama putra mereka. Saat mereka sedang asyik mengobrol, terlihat seorang pria yang usianya jauh lebih tua datang menghampiri mereka.


" dimana cucu kesayangan ku?. Kenapa aku belum melihatnya sama sekali!." tanyanya pada anak dan menantunya. Ia mendudukkan dirinya di samping cucu laki-lakinya. Dan Ikut menikmati Bika Ambon yang ada di atas meja. Dia adalah Aderald Romanov. Ayah dari Alexander Romanov, yang merupakan ayah dari Siska evelia Romanov.


"Cucu kesayangan Daddy itu masih bergelung dengan selimutnya. Apa mau Audie bangunkan Dad?." tanyanya pada ayah mertuanya, ia menuangkan kopi ke dalam cangkir. Lalu ia letakkan di hadapan mertuanya. Saat ini keluarga mereka tengah berkumpul di kediamannya yang berada di negara ini. Hanya anak sulungnya yang tidak bisa ikut, karena memiliki pekerjaan yang tidak bisa di tinggalkan.


" Tidak usah, Biarkan dia tidur!. Jam berapa dia pulang semalam?." tanyanya lagi. Ia kemudian menyesap kopi miliknya.Siska adalah cucu perempuan satu-satunya di keluarga mereka. Sehingga menjadi cucu kesayangan nya bersama mendiang istrinya.


" Entahlah Dad. Aku dan mas Alex pulang lebih dulu semalam." ucapnya.


" Pulang jam dua belas grand pa. Dia pulang bersama ku." sahut seorang pria yang paling muda. Dia adalah Dimitri Aderald Romanov. Anak kedua dari Alex dan Audie. Dimitri memiliki wajah rupawan, yang merupakan campuran dari orang tua nya. Yang di mana ayahnya berasal dari Perancis, sedangkan ibunya dari Indonesia. Umurnya saat ini sudah menginjak 28 tahun, selisih 4 tahun dengan adiknya.


" Apa dia tidak bekerja?." tanyanya lagi. Dia sebenarnya heran dengan cucunya itu. Padahal keluarga mereka tidak kekurangan uang, bahkan merupakan salah satu orang terkaya di Eropa. Tapi kenapa cucunya itu malah capek-capek kerja.


" semalam dia mengatakan berangkat agak siang grand pa. Dimi pergi dulu!. " ucapnya, kemudian beranjak.


" mau kemana kamu Dim?." tanya Alex pada putra nya, saat sang putra sudah akan melenggang.


" keluar Dad. Sudah janjian sama teman tadi. Sudah ya, Dimi pergi dulu!." ucapnya kemudian melangkahkan kakinya, untuk keluar. Saat sampai di ambang pintu, suara sang Daddy menghentikan nya.


" Berhenti bermain dengan para wanita mu Dim!. Atau Daddy akan menikahkan mu!." ucapnya pada sang putra. Di antara ketiga anaknya, yang paling sering membuatnya pusing hanya Dimitri. anak keduanya itu, terkenal sebagai cassanova yang sering bergonta-ganti wanita. Baginya, berganti wanita sudah seperti mengganti pakaian saja. Ah entahlah, dia sebenarnya merasa pusing dengan anak-anaknya. putra keduanya cassanova, sedangkan putra sulungnya tidak pernah terlihat dekat dengan wanita.

__ADS_1


" jangan bercanda Dad!. Bukankah Siska yang akan kalian jodohkan." ucapnya dengan kesal. setelah mengatakan itu, ia segera pergi sebelum ceramah ayahnya semakin panjang. Memang apa salahnya bergonta-ganti wanita. Ini adalah caranya dalam menikmati hidup. Lagian, bukan dia yang meminta. Tapi para wanita itu yang secara sukarela melemparkan diri ke ranjangnya.


" siapa yang akan kalian jodohkan?." tanya Siska dengan suara serak nya dari belakang. Hingga membuat para orang tua terkejut, karena mereka tidak mendengar langkah kakinya tadi.


" Sayang. Kamu sudah bangun?. Kemarilah mommy membuat kue kesukaan kamu!." ucapnya pada sang putri. Siska segera mendudukkan dirinya di samping kakeknya.


" siapa yang akan kalian jodohkan?." tanya nya lagi. Dia tadi seperti mendengar kakak nya mengatakan akan di jodohkan. Ia mengambil kue kesukaan nya, kemudian memakan kue itu dan bersandar pada pundak kakek nya. Membuat sang kakek mengelus lembut rambut cucunya. Kakeknya ini, meski usianya sudah 80 an, tetapi tubuhnya masih fit dan gagah.


" Bukan ap-apa sayang. Seperti tidak tahu kakak mu saja!. kenapa belum mandi?. Bukankah kamu akan bekerja?." ucapnya. Saat melihat penampilan putrinya yang masih memakai piyama nya.


" bentar lagi mom." ucapnya


" kapan kamu akan pulang dan berhenti dari pekerjaan mu nak?." tanya sang Kakek dengan lembut. Ia sebenarnya berat melepaskan cucu nya, untuk hidup sendiri di negara ini. Tapi mau bagaimana lagi, jika sang cucu sudah mengeluarkan jurus andalan nya. Maka dia terpaksa menuruti nya. Karena jika tidak, cucunya ini akan selalu merengek padanya.


" ya. Kami akan lama disini!. kenapa sayang?." ucap mommy nya menyimbati.


" tidak apa-apa mom. Kenapa kak Damian tidak ikut?." tanya nya lagi. Dia sangat merindukan kakak sulungnya itu. Mengingat sudah lama mereka tidak bertemu.


" Biasalah. Kakak mu itu selalu sibuk dengan pekerjaannya!." ucapnya. Yang di angguki oleh Siska.


" ya sudah. Siska siap-siap dulu. Mau kerja." ucapnya, saat melihat waktu sudah menunjukkan pukul 9 pagi. Setelah mengatakan itu, ia segera menuju kamar nya dan membersihkan diri.

__ADS_1


Sedangkan para orang tua yang melihat kepergian nya, hanya menatapnya dengan pikiran masing-masing.


" Apa keputusan kita tidak terlalu cepat Dad?." tanyanya pada mertuanya, setelah putrinya sudah tidak terlihat. Sebenarnya ia merasa khawatir dengan keputusan mertuanya yang akan menjodohkan putrinya dengan cucu dari sahabat mertuanya. kepulangan mereka kesini, karena akan melaksanakan perjodohan itu.


" Kamu tidak perlu cemas sayang!. Daddy pasti memberikan yang terbaik untuk cucu kesayangan nya." ucap Alex, sembari mengelus bahu istrinya. saat melihat kekhawatiran sang istri.


"Bukan nya aku tidak percaya dengan pilihan Daddy. Hanya saja, aku takut. Jika putri ku akan mengalami hal yang sama dengan ku." ucapnya dengan sendu. Ya, sebelum dia menikah dengan suaminya ini. Dia pernah menikah karena di jodohkan. Dan kehidupan rumah tangganya, begitu menyedihkan.


" Tenang lah nak!. Daddy tahu kekhawatiran mu. Tapi mau bagaimana lagi, sahabat Daddy itu tetap menagih perjodohan yang sempat tertunda " ucap pria paruh baya itu, menenangkan menantunya. Sebelum dia menjodohkan cucunya. dia dan sahabatnya dulu sudah sepakat akan menjodohkan anak mereka. Tapi karena anak mereka sama-sama laki-laki. Jadi perjodohan itu di turunkan pada cucu nya.


" Baiklah Dad." ucapnya.


Setelah itu tidak ada lagi pembicaraan di antara mereka. Mereka larut dengan pemikiran masing-masing. Hingga terdengar suara putrinya


"Siska berangkat kerja dulu ya." ucapnya dengan ceria, kemudian mencium pipi mereka satu persatu.


" Tidak sarapan dulu sayang?." tanya mommy nya, saat putrinya itu mencium pipinya.


" Nanti saja mom!. Siska makan di kafe saja." ucapnya. setelah mengatakan itu, ia segera berlalu, diikuti sang mommy di belakangnya.


" Hati-hati sayang!. Pelan saja bawa mobilnya!." ucapnya, saat putrinya sudah berada di mobil.

__ADS_1


" Oke mom!." ucapnya setelah menurunkan kaca mobil nya. Ia segera melajukan mobilnya, menuju kafe. Mengingat siang ini ia akan meninjau pembangunan resort bersama Rangga dan ditemani oleh asisten Frans.


__ADS_2