Cewek Tomboy Jodoh Komandan

Cewek Tomboy Jodoh Komandan
Episode 44


__ADS_3

masih terbawa dengan suasana, mata yang masih saling memandang satu sama lain


"ya ampunn ganteng bangett" batin zoya mulai mengakui nya


"cantik" ungkapan batin komandan fynandan yang sangat singkat


"aduh jantung mulai kumat" zoya yang masih berbicara dalam batinnya untuk dirinya sendiri


"knapa jantungku tiba-tiba berdebar yah" batin komandan fynanda juga ikut berkomentar


"hmmm" zoya melepaskan tangannya dari memegang kepala komandan fynanda


"hmmm"  komandan fynanda juga ikut mengeluarkan suara dari tenggorokannya


"udah nggak perih kan?" tanya zoya basa basi sambil melanjutkan mengiris bawang tersebut


"hmm.. nggak " jawab komandan fynanda singkat


tak terjadi dialog percakapan selanjutnya diantara mereka setelah kecanggungan menghampiri mereka, komandan fynanda hanya diam memperhatikan zoya memasak,


"sudah  selesai " ucap zoya setelah beberap waktu dan ia mulai menghidangkan makanan nya diatas meja makan dekat yang berjarak tak jauh dari dapur


komandan fynanda juga ikut membantu zoya menyiapkan makanan di atas meja tersebut,

__ADS_1


"akhirnya makan juga" ucap komandan fynadan sambil menggesek-gesek tangannya yang sudah siap melahap makanan tersebut


"eitsss,, no.. no.. cuci tangan dulu" bantah zoya saat komandan fynanda hendak mengambil udang


komandan fynanda melakukan apa yang di suruh zoya, layaknya seorang anak patuh kepada ibunya, tak lama setelahnya mereka pun mulai melahap makanan tersebut hingga yang tersisa hanya piring kotor bekas makanan tersebut


"haduhh kenyang" ucap zoya dan menyenderkan dirinya


"kebanyakan makan ya gitu kayak kebo haha" ucap komandan fynanda mengejek zoya


"apa kebo?" tanya zoya yang sontak mendengar komandan fynanda menyebutnya seperti kerbau


zoya langsung bangkit dari tempat ia semula  duduk dan menghampiri komandan fynanda hendak memukulnya,


"awas aja dasar kak jomblo ue ue" zoya yang tak mau kalah juga ikut mengejek komadan fynanda


"kamu juga jomblo ue ue " komandan fynanda ikut mengejek zoya dengan menjulurkan lidahnya


"ihhh awas aja nanti" zoya menghentakkan kakinya yang merasa kesal


"cuci itu piring, jangan marah mulu nantik cepat jadi nenek-nenek belum waktunya hahaha dasar jomblo ngejek jomblo" tambah komandan fynandan mengejek zoya dan menginggalkan dapur


tak ada pilihan lain zoya akhirnya membersihkan bekas makanan mereka dan merapikan dapur, setelah itu zoya langsung memasuki kamarnya,

__ADS_1


zoya membersihkan dirinya lalu ia melanjutkan kegiatan nya mengerjakan tugas kuliah yang sudah menumpuk, karna ia adalah seorang mahasiswa jurusan arsitek, ia memerlukan sebuah meja yang luas agar ia leluasa mengerjakan tugasnya yaitu menggambar beberapa gambar kerja, ia akhirnya mengerjakan tugas nya di ruang tamu yang terdapat sebuah meja kaca yang ukurannya cukup untuk ia gunakan


ia mulai sibuk mengerjakan tugasnya satu per satu sedangkan komandan fynanda tak keluar dari kamarnya sejak dari selesai makan tadi,


hari sudah semakin gelap, penggunaan cahaya sudah mulai  beraganti dari cahaya matahari menjadi bantuan cahaya lampu, zoya masih fokus dengan tugasnya ia jugak tak ingin dainganggu, setelah beberap saat komandan fynanda keluar dar kamarnya dengan pakaian yang digunakan sangat rapi


ia melihat zoya yang sibuk dengan tugasnya di ruang tamu, ia pun mengahampiri zoya dan duduk di sofa yang berada di belakang zoya,zoya yang terlalu fokus dengan tugas nya tak sadar bahwa komandan fynandan duduk dibelakangnya,


"kakak ada urusan mau keluar sebentar" ucap komandan fynanda membuka pembicaraan setelah melihat zoya tak melriknya sama sekali


"hmm" jawaban zoya yang sangat singkat dan tak menoleh ke arah komandan fynanda yang berbicara


"kamu nggak takut sendiri kan?" tanya komandan fynanda lagi basa basi agar zoya melilhatnya


"nggak" jawab singkat kedua zoya


"kok jawabnnya singkat, apa dia marah karan tadi aku ngejek dia?" batin komandan fynanda bertanya-tanya


 


 


 

__ADS_1


 


__ADS_2