Cewek Tomboy Jodoh Komandan

Cewek Tomboy Jodoh Komandan
Episode 83


__ADS_3

"zoy kamu jadi masuk?" tanya tina setelah kepergian lelaki tersebut


"astagah aku lupa" teriak zoya sembari melihat jam ditangannya dan menepuk keningnya


"yaaa ampunn,,, udah jam segini, mana sempat" keluh zoya setelah melihat jam mata kuliah sudah lewat 1 jam yang lalu


"aku masih masuk mata kuliah nih, duluan ya zoy" ucap tina sambil beranjak untuk pergi


"iya hati-hati" jawab zoya


"duluan juga kakaknya zoya, hihi" ucap tina sambil melambaikan tangannya dan pergi keluar dari ruangan tersebut sedangkan komandan fynanda yang melihatnya hanya memasang wajah datarnya dan sifat dinginnya


"kita pulang?" tanya komandan fynanda yang membuka suara


"iya" jawab zoya


"kakak ngapain?" tanya zoya yang benar-benar terkejut ketika tubuhnya sudah diangkat oleh komandan fynanda


"kita akan pulang" jawab komandan fynanda santai dan tetap meluruskan pandangannya fokus dengan Langkah kakinya, jika ia melihat ke arah zoya bisa-bisa ia akan jatuh bersama zoya karna wajah mungil zoya tersebut

__ADS_1


"ya ampun,,, zoya bisa jalan sendiri kak" ucap zoya sambil memukul-mukul pelan dada komandan fynanda meminta agar ia diturunkan


"kalau kamu masih bergerak kita bisa jatuh dari tangga ini" ucap komandan fynanda sambil mengarahkan pandangannya melihat tangga yang benar ada di depan mereka dan akan mereka lewati


"tapi aku malu kak, ini di kampus" ucap zoya yaang masih berusaha agar komandan fynanda menurunkannya


"hmmm" komandan fynanda menggelengkan kepalanya seraya ia tidak akan menurunkan zoya hingga sampai di mobil tepatnya di parkiran


seperti biasa zoya yang merasa malu akan menyembunyikan wajahnya di tengkuk leher komandan fynanda membuat komandan fynanda tersenyum dengan nafas zoya yang hangat mengenai lehernya


"wahhh... mereka romantis sekali"


"iya sampai diangakat-angkat begitu"


Begitu banyak mahsiswa yang membicarakan mreka bahkan terdengar jelas oleh orang yang sedang mereka bicarakan siapa lagi kalua bukan zoya dan komandan fynanda. Sesampainya di parkiran tepat di depan gedung tempat kuliah zoya komandan fynanda dengan hati-hati menurunkan zoya dari tangannya, sedangkan zoya masih dengan wajahnya yang ia sembunyikan di dada bidangnya komandan fynanda. Komandan fynanda yang mengerti akan hal tersebut hanya bisa tersenyum tipis dan segera membukakan pintu mobil yang di depan mereka agar segera menghilangkan derita zoya yang sudah sangat malu.


“sampai kapan terus menyembunyikan wajahmu di dada bidangku? apa sebegitu nyamannya?” ucap komandan fynanda dengan wajahnya yang saat ini ingin tertawa


Zoya yang menyadari hal tersebut segera menutup wajahnya dengan kedua tangannya dan segera memasuki mobil dengen secepat mungkin.

__ADS_1


Diikuti kemudian komandan fynanda memasuki mobil tetapi masih saja tersenyum melihat tingkah zoya yang tak habis-habisnya, bagaimana tidak, zoya yang sifatnya tomboy bisa juga malu dikarenakan ia dipangku oleh seorang laki-laki dan tidak ingin orang lain  melihatnya.


“tidak akan ada lagi yang melihat, tangamu sudah bisa dilepas dari wajahmu, hihi” ucap komandan fynanda setelah melihat zoya yang masih setia menutupi wajahnya,


Tangan zoya mulai dibuka satu persatu seperti orang sedang mengintip, dan benar saja sudah di dalam mobil dan kaca mobil juga sudah tertutup rapat


“hahaaha” tawa komandan fynanda pecah yang sudah ia tahan sedari tadi


“kakak kenapa tertawa?” tanya zoya yang sebenarnya sudah mulai cemberut


“tidak apa-apa, kamu lucu zoya” komandan fynanda mengelus kepala zoya yang masih di tutupi topi yang di rebut oleh zoya tadi pagi darinya


Sontak mendengar kata-kata komandan fynanda barusan membuat wajah zoya memerah seketika, bagaimana tidak, zoya juga seorang wanita, jika dibilang lucu ia juga bisa merasakan senang sekaligus malu, zoya hanya memalingkan wajahnyaa ke arah jendela kaca mobil agar komandan fynanda tidak melihat wajahnya yang kini sudah memerah


“kamu kenapa?” tanya komandan fynanda yang melihat zoya memalingkan pandanganya


“tidak apa-apa, ayo jalan” jawab zoya dengan sesingkat mungkin karna saat ini hatinya masih belum normal hihi…


Komandan fynanda yang melihat sekilas senyum dari sudut bibir zoya tau bahwa zoya sedang malu akibat kata-kata yang ia lontarkan tadi, komandan fynanda segera mengikuti kata zoya menginjak gas mobil dan segera melajukannya

__ADS_1


“mau makan siang apa?” tany komandan fynanda di tengah perjalanan mereka karena sedari tadi hanya ada keheningan diantara mereka sejak berangkat


“kita makan…” belum selesai zoya melanjutkan kata-katanya tiba-tiba terputus karena bunyi hp komandan fynanda yang berdering


__ADS_2