
Zoya dimasukkan ke dalam sebuah mobil hitam tepat berada dekat dengan kejadian tersebut, seperti sebuah rencana penculikan. Setelah zoya diangkat dan dimasukkan ke dalam mobil, mobil hitam tersebut secepatnya langsung melaju dengan kecepatan tinggi
Di sisi lain komandan fynanda yang sedang di dalam lingkungan kemiliteran sedang disibukkan dengan adanya parataruna baru yang ingin di latih, saat ia sedang dalam memberi arahan salah satu dari petugas tentara tersebut menghampiri dan membisikkan sesuatu ke telingan komandan fynanda
Sontak usai bisikan itu tanpa aba-aba komandan fynanda segera meniggalkan tempat ia edang memberi arahan,
“ini pak, ada telepon “ salah seorang tentara memberi sebuah hp kepada komandan fynanda
“lepaskan di, dia tidak ada hubungannya dengan hal ini,” bentak komandan fynanda ke hp yang sedang ia pegang
“kalau kamu mengikuti perintah yang sudah saya katakan maka saya akan melepaskan dia dan tidak akan mengganggunya” terdengar dari perkataan seberang hp
“aku tidak mau, ini adalah keptusan jalan hidupku dan aku berhak akan hal itu” jawab komandan fynanda lagi yang kali ini ia sudah dengan ekpresi yang sangat menakutkan akibat wajahnya yang marah samapai-sampai tentara lain yang berada di sekitarnya merasakan aura dingin yang membuat jiwa merinding
“kamu tidak ingin melihat wanita yang sedang di depanku ini?” tanya dari seberang lagi
“jangan macam-macam terhadap dia, dia nggak tau apa-apa” komandan fynanda semakin meninggikan
__ADS_1
suaranya
“tenang saja, aku bukan orang yang melukai wanita, kamu seperti tidak kenal dengan ayahmu sendiri” jawab dari seberang telepon dengan nada yang santai saat berbicara
Usai perkataan tersebut komandan tak menjawab apa pun lagi tetapi ia langsung mematikan hp nya
“cepat lacak dimana lokasi dari hp ini sekarang”perintah komandan fyananda sambil meremuk hp yang di
tangannya
“komandann” salah satu tentara di ruangan tersebut mengahmpiri komandan fynanda
“hp nya dibutuhkan untuk melacak lokasi tersebut” jawab tentara tersbut dengan wajah yang sangat ketakutan
Komandan fynanda lalu memberi hp tersebut seraya memukulkannya pada dada tentara tersebut, setelah itu tentara tersebut segera mengerjakan apa yang disuruh oleh komandan fynanda
Tak berselang lama setelah itu, komandan fynanda segera menerima lokasi dari tempat yang ingin dicari, setelah mendapatkan alamat tersebut komandan fynanda segera melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi bahkan roda mobil tersebut seperti tak menyentuh aspal karna kecepatan mobil nya tersebut
__ADS_1
Tak membutuhkan waktu lama komandan fynanda sudah sampai di alamat tersebut bahkan sudah berada tepat di
depan sebuah bangunan yang sudah tampak lusuh dan tua
“kenapa dia membawa zoya ke tempat seperti ini? Apa dia pikir dia akan seperti seorang pemimpin yang seram
kalu sudah begini?” desis komandan fynanda setelah bangunan tersebut sangat gelap
Komandan fynanda melangkahkan kakinya masuk ke dalam ruangan tersebut ia mendapati zoya yang sedang tak sadarkan diri tengah tertidur di sebuah sofa dengan tangan yang sudah terikat ke belakang, juga beberapa penjaga yang sedang berdiri mengelilingi ruangan tersebut,
“kalian apakan dia hah?” bentak komandan fynanda
Semua terdiam hingga muncul seorang laki-laki yang tampak seperti seorang yang sudah berumur “kami tidak apakan dia, dia hanya kami ikat agar dia tak melatrikan diri, sebelumnya dia sudah lebih dulu melukai suruhanku.” Ucap lelaki itu setelah duduk di sebuah kursi besar tepat di hadapan komandan fynanda
“anda kenapa melakukan ini?” tanya komandan fynanda kepada lelaki tersebut
“kamu sedikit sopan memanggil saya, saya ini ayah kamu” tutur lelaki tua tersebut yang ternyata adalah ayah
__ADS_1
komandan fynanda
Komandan fynanda tak menghiraukan lelaki tua tersebut berbicara tetapi ia segera melangkahkan kakinya menghampiri sofa tempat zoya dibaringkan, ia mulai membuka ikatan yang ada di tangan zoya,