Cewek Tomboy Jodoh Komandan

Cewek Tomboy Jodoh Komandan
Episode 80


__ADS_3

            "semoga kak jomblo tidak mendengarnya, semoga saja" batin zoya berdoa sembari menutup sedikit matanya


            "semoga saja zoya tidak mendengar suara jantungku yang mulai berdetak tidak beraturan ini, semoga saja" batin komandan fynanda ikut berdoa karena ia juga merasa sedikit gugup karena begitu dekat dengan zoya


mereka saling berdoa satu sama lain dalam batin masing-masing  hingga komandan fynandan kembali fokus memasangkan sabuk pengaman zoya


            "hkkmm" komandan fynanda kembali ke tempat duduknya di kemudi setelah selesai    memasangkan sabuk pengaman tersebut yang membuat suasana sedikit canggung dan membuat keheningan


            "terima kasih kak" ucap zoya mencairkan suasana


            "tidak apa-apa" jawab komandan fyananda dan menyalakan mesin mobil hingga mulai melajukan mobil dengan kecepatan sedang


setelah beberap waktu meninggalkan apartemen tersebut komandan fynanda menghentikan mobilnya di depan sebuah toko kue, hingga komandan fynandan keluar sendiri dari dalam mobil meninggalkan zoya di dalam nya, sedangkan zoya hanya melihat tidak berniat untuk keluar karena kakinya yang memang sedikit kaku ketika ingin bergerak


            "nih pegang" ucap komandan fynanda memberikan bungkusan kepada zoya


            "ini apa kak?" tanya zoya dengan polosonya dan belum membuka bungkusan yang diberikan oleh komandan fynanda

__ADS_1


            "sarapan untukmu" jawab komandan fynanda dengan singkat


            "terima kasih hehe" senyum zoya sembari membuka bungkusan dan benar saja ada beberap ue di dalam bungkusan tersebut


            "mmm enak banget kak, kakak mau?" tawar zoya sambil mengarahkan kue yang ada di tangannya ke pandangan komandan fynanda


            "yah ******, dasar zoya gimana gimana, apa nggak berfikir ini bekas gigitanmu zoya gimana kak jomblo mau dasar zoya" batin zoya tetapi masih memandang kue yang ada di tangannya


            "hmm maaf kak, ini bekas gigitan zoya" tambah zoya berucap dan kembali menarik tangannya sendiri


mereka saling memandang satu sama lain terdiam hanya karena kue yang tengah di tawarkan komandan fynanda, belum sempat zoya menarik tangannya sempurna komandan fynanda langsung menahan tangan zoya dan "hup" komandan fynanda menggigit kue bekas gigitan zoya membuat zoya membulatkan matanya secara sempurna mentap komandan fynanda


            "ii iya...en,, enak" ucap zoya kaku merasa bodoh kepada dirinya sendiri


            "sampai di sini saja kak" ucap zoya setelah mereka sampai di parkiran utama kampus    tersebut


            "bukannya kampusmu disana?" tunjuk komandan fynanda ke gedung kampus yang bertuliskan Arsitektur di depan gedung tersebut

__ADS_1


            "i..iiya" jawab zoya kembali bingung ingin menjawab apa padahal ia hanya merasa segan nanti apa yang teman-temannya lihat


            "ya sudah kakak antar samapi di sana oke" pinta komandan fynandan sekaligus dengan nada perintah  membuat zoya meng-iyakan dengan keputusan komandan fynanda


            "kamu kenapa?" tanya komandan fynandan setelah mereka benar-benar di parkiran gedung Arsitektur saat membukakan pintu mobil melihat zoya masih tertunduk


            "kakak mau kue hehe?" senyum zoya menunjukkan gigi ginsulnya menawarkan sisa kue yang masih ia pegang dan belum ia habiskan sedari tadi


            "kamu kenapa zoy?" tanya komandan fynandna sekali lagi karena merasa heran dengan tingkah zoya


            "hmm tidak apa-apa" jawab zoya setelah melirik ke segala arah memastikan tidak ada keramaian yang melihatnya


            "mau kakak antar sampai ke kelas?" tanya komandan fynanda


            "tidak tidak tidak,,, zoya bisa sendiri kak" jawab zoya dengan cepat menolak ajakan komandan fynanda


zoya berdiri dengan sangat hati-hati agar komandan fynandan tidak ada alasan untuk menggendongnya nanti, bisa malu zoya kalau diperhatikan banyak orang lagi

__ADS_1


            "kakak tidak mau kuenya kan? buat zoya aja ue" ejek zoya menjulurkan lidahnya sambil memasangkan tasnya sekaligus memeluk kue tersebut seakan menyembunyikannya


            "dasar anak kecil" komandan fynanda mengacak rambut zoya melihat tingkah zoya


__ADS_2