Cewek Tomboy Jodoh Komandan

Cewek Tomboy Jodoh Komandan
Episode 78


__ADS_3

zoya  kemudian hendak bangkit untuk memebersikan dirinya membuat komandan fynanda terbangun karena gerakan yang zoya buat


           "hmm kamu sudah bangun?" tanya komandan fyananda yang baru saja bangun dari alam mimpinya itu


            "hehe" hanya itu jawaban yang zoya keluarkan dari mulutnya


            "kamu mau kemana?" tanya komandan fynanda kembali


            "zoya mau ke kamar mandi" ucap zoya sambil menunjuk ke arah kamarnya


            "tunggu sebentar kakak bersihkan dulu pecahan gelasnya" ucap komandan fynanda sambil bangkit dari duduknya


            "iya" jawaban singkat dari zoya lagi


komandan fynanda melangkahkan kakinya menuju kamar zoya tak lupa sebelum masuk ke dalam kamar zoya ia sudah terlebih dulu mengambil sapu dan sodok untuk membersihkan pecahan gelas tersebut sedangkan zoya hanya memandangi komandan fynanda yang semakin jauh hingga tak terlihat lagi setelah masuk ke dalam kamar zoya


beberapa waktu kemudian komandan fynanda sudah keluar dan menghampiri zoya yang masih di atas sofa di ruang tamu tersebut dengan kegiatannya menonton tv di pagi hari


            "sudah selesai?" tanya zoya setelah komandan fynanda duduk di samping zoya


            "sudah" jawab komandan fynanda sembaru melipat kedua tangannya di depan dadanya

__ADS_1


            "zoya mau mandi dulu" ucap zoya hendak bangkit tak disangka ia terjatuh karena kakinya yang kaku, mungkin karena tidak digerakkan membuat kakinya terasa kaku


            "zoy" ucap komandan fynanda sambil menarik tangan zoya mendudukkan kembali di atas sofa


            "tidak apa-apa kak, mungkin karena tiba-tiba saja" ucap zoya sambil melirik kakinya yang memang sakit


            "masih sakit?" tanya komandan fynanda sambil mengangkat kaki zoya dan menaruhnya di atas pahanya sambil melihat-lihat kaki zoya


            "tidak apa-apa kak" ucap zoya kembali karena segan dengan kakinya yang berada di atas paha komandan fynanda


            "sudah kamu kakak angkat saja ke kamar" ucap komandan fynanda dan bangkit hendak memegang zoya


            "yasudah kakak tuntun saja ayo" ucap komandan fynanda sambil menarik salah satu tangan zoya


            "baiklah itu lebih baik kak" ucap zoya sambil berdiri ikut memegang tangan komandan fynanda


kini zoya di tuntun komandan fynanda berjalan menuju kamar zoya dengan kaki yang tidak berjalan dengan mulus,


            "hati-hati" ucap komandan fynanda saat menaiki tangga


            "jangan berlebihan kak, ini tidak terlalu parah" jawab zoya sambil melirik lawan bicaranya

__ADS_1


            "nanti sehabis kamu kuliah kita ke dokter, memeriksa lukanya apakah infeksi atau tidak" ucap komandan fynanda yang masih sambil berjalan


            "kan sudah di obati kak" bantah zoya dengan pelan ajakan komandan fynanda


            "jangan membantah, kali ini harus mau" ucap komandan fynanda


            "baiklah, baiklah" jawab zoya meng-iyakan perintah komandan fynanda tersebut


            "sampai di sini saja kak" ucap zoya setelah sampai di depan pintu kamar zoya


            "hmm?" komandan fynanda bingung sembari melihat kaki zoya yang masih di perban


            "sampai disini saja" zoya tersenyum mengulangi perkatannya melihat ekspresi komandan fynanda yang tidak bisa diartikan tersebut


            "tapi...?" perkataannya di potong oleh zoya


            "zoya tidak apa-apa kak jomblo, ini cuman luka kecil saja" ucap zoya memotong perkataan komandan fynanda


            "baiklah karena kamu memaksa dan merasa tidak apa-apa masuk saja" ucap komandan fynanada membukakan pintu kamar zoya


            "terima kasih kak" ucap zoya sambil melangkahkan kakinya smebari memegang dinding    sebagai tumpuannya saat berjalan

__ADS_1


__ADS_2