
komandan fynanda yang memandang zoya sudah tertidur pulas tak beraturan di atas kasur king size tersebut, komandan fynanda segera memperbaiki posisi zoya yang tertidur dengan layaknya tak lupa menyelimuti zoya dengan selimut tebal dan tampak halus tersebut. komandan fynanda juga ikut tidur di sofa di depan lemari yang ada di kamar tersebut, ia tau zoya bukan siapa-siapanya, jika ia ikut tidur di damping zoya di kasur tersebut, komandan fynanda takut keesokan harinya zoya akan salah paham padanya dan akan merusak hubungan yang saat ini baik-baik saja walau tanpa status
pagi hari sudah disambut dengan suasana yang berbeda, suasana yang sangat sejuk bau pepohonan dapat tercium di sekitar vila tersebut, matahari kini menghampiri sela-sela ruangan termasuk memperlihatkan silaunya cahaya matahari yang kini mengenai wajah zoya sehingga membuatnya terbangun akibat silaunya cahaya matahari
seperti biasa ia akan menguap tanpa matanya terbuka terlebih dahulu, tangannya ia renggangkan sebelum bangkit dari kasur empuk yang membuatnya tidur sangat nyenyak,
"bagaimana tidurmu?" tanya komandan fynanda yang sudah duduk sambil mengangkat kakinya di sofa tempat ia tidur tadi malam
"aaaa kakak" zoya berteriak karena terkejut dengan suara seorang laki-laki di dalam kamarnya hingga ia melihat dengan jelas kesadarannya tiba-tiba penuh seperti handphone yang sudah penuh terisi batreinya
"kamu kenapa berteiak zoy, ini masih pagi" jawab komandan fynanda menghampiri zoya di atas kasur
__ADS_1
"kakak buat zoya terkejut"
"terkejut bagaimana? kakak hanya bertanya apakah tidurmu nyenyak semalam atau tidak?" perjelas komandan fynanda
"zoya nggak sadar kita bukan di apatemen makanya teriak" lesu zoya mengatakan sebenarnya apa yang ada di
hatinya
"sudah, kamu bersih-bersih dulu, kita akan pulang setelah sarapan" komandan fynada mengacak rambut zoya yang sebelumnya sudah berantakan karena baru bangun dari tidurnya
sedangkan saat zoya membersihkan dirinya di dalam kamar mandi, komandan fynanda hanya berfokus ke layar handphone yang seperti banyak sekali pemberitahuan
__ADS_1
usai zoya selesai di dalam kamar mandi, mereka segera keluar dari kamar tersebut dan sebelum meraka benar-benar meninggalkan villa, mereka terlebih dahulu sarapan yang sudah di disiapkan oleh para pelayan, yang sebelumnya diperintahkan oleh komandan fynanda untuk disiapkan.
akhirnya mobil pun di lajukan oleh komandan fynanda hingga kini sudah sampai di basement apartemen tempat mereka tinggal, sejak mereka pergi meninggalkan villa tersebut hingga sampai saat ini tidak ada percakapan atau obrolan yang mencairkan suasana agar tidak kaku.
"kakak masih ada urusan kamu masuk lebih dulu" ucap komandan fynanda setelah sampai di depan pintu
apartemen
"kakak mau kemana?" tanya zoya
tanpa menjawab pertanyaan zoya komandan fynanda menekan tombol kunci pintu tersebut lalu membukakan pintunya, yang artinya menyuruh zoya untuk masuk, melihat hal tersebut zoya hanya mengikuti melangkahkan kakinya masuk ke dalam apartemen. setelah melihat zoya benar-benar masuk ke dalam apartemen mereka, komandan fynanda kemudian kembali menutup pintu tersebut dan pergi menginggalkan apartemen tersebut.
__ADS_1
komandan fynanda melanjukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, kini pikirannya tampaka tak seperti biasa, ia hanya fokus menyertir seolah ingin sampai secepat mungkin di tempat tujuannya.
sedangkan zoya hanya termenung di kamarnya sedang duduk di atas kasurnya, ia sedikit bingung dengan tingkah komandan fynanda yang tak seperti biasanya, hari ini adalah hari weekend ia tak masuk kuliah tetapi hari ini adalah jadwal zoya latihan karate, sudah lama ia tak pergi untuk latihan karate tersebut, zoya yang merasa sedikit bosan lalu besiap untuk pergi latihan karate.