Cewek Tomboy Jodoh Komandan

Cewek Tomboy Jodoh Komandan
Episode 62


__ADS_3

posisi zoya yang masih di atas badan komandan fynanda, masih dengan setia memeluk komandan fynanda dan menutup matanya, tak lupa baju mereka yang sudah banyak lumpur dari berguling di atas tanah kuburan tersebut


"kamu tidak apa-apa?" tanya komandan fynanda yang melihat zoya masih menutup matanya dan belum bangkit dari atas badannya


zoya tidak menjawab pertanyaan komandan fynanda ia malah menangis tapi tapi matanya masih tertutup, komandan fynanda yang melihat hal tersebut bangkit dan duduk taoi zoya masih memeluk komandan fynanda


"zoyaa kamu kenapa?mana yang sakit?" tanya komandan fynanda


"kamu kenapa?" tanya komandan fynanda untuk yang kedua kalinya karena isak tangis zoya semakin terdengar


"heiii buka matamu" ucap komandan fynanda memegang wajah zoya dengan kedua tangannya


"zoya mau pulang,, hiks..hiks" hanya itu jawaban dari mulut zoya


"yasudah kamu lepaskan dulu pelukan ini, bagaiman bisa berjalan seperti ini?" ucap komandan fynanda


tapi hanya di jawab zoya dengan gelengan kepala seolah dia tidak mau melepaskannya dan jangan lupa mata zoya yang masih belum dia buka


"zoya kamu kenapa? buka dulu matamu heii" ucap komandan fynanda sambil mengelus wajah zoya agar zoya membuka matanya terlebih dahulu

__ADS_1


zoya hanya menggelengkan kepalanya dan malah menguatkan pelukannya ke dada bidang komandan fynanda


"yasudah ayo berdiri dulu" komandan fynanda bangkit di ikuti zoya tapi saat zoya berdiri kakinya seperti kesakitan membuat dia menjeri kesakitan


"kenapa kaki mu?" tanya komandan fynanda


"nggak tau" jawab zoya singkat kemudian kembali memeluk komandan fynanda dengan erat


komandan fynanda yang tidak mengerti dengan sikap aneh zoya segera mengangkat zoya, menggendongnya ala bridal style membuat zoya semakin menenggelamkan wajahnya di leher komandan fynanda yang membuat suara nafasnya yang hangat mengenai leher komandan fynanda,


komandan fynanda menggendong zoya menuju mobilnya dan di turunkannya di dalam mobil


"sekarang buka matamu zoya, kita sudah berada di mobil" ucap komandan fynanda


"ini sudah hampie sepenuhnya gelap dan malam, kita akan menginap di salah satu vila di sini, lihat bajumu juga bajuku kotor" perjelas komandan fynanda


zoya hanya terdiam dan melihat komandan fynanda


"lihat kakiimu juga sepertinya terkilir" ucap komandan fynanda sembari jongkon melihat kaki zoya yang memang tampak biru memerah

__ADS_1


"aw sakit" rengek zoya saat komandan fynanda menyentuh kaki zoya


"sudah ini tidak apa-apa kita akan menginap" ucap komandan fynanda lalu menutup pintu mobil di sisi zoya dan masuk ke kursi kemudi


sepanjang perjalan komandan fynanda sesekali melihat zoya yang sedang menunduk dan tak mau berbicara, tak butuh waktu lama kini mereka sudah berada tepat di depan sebuah vila yang cukup besar, mereka berdua pun turun tak lupa komandan fynanda menggendong zoya tapi kali ini zoya di panggu di pundak komandan fynanda, mereka masuk ke dalam vila


"selamat malam tuan muda, sudah lama tak berkunjung" ucap salah satu pelayan di sana saat komandan fynanda memasuki vila tersebut


"siapkan kamar saya" ucap komandan fynanda dengan datarnya dan aura dingin mulai menghampiri


"baik tuan muda, saya akan hantarkan tuan muda" pelayan tersebut mempersilahkan komandan fynanda terlebih dahulu berjalan tapi masih dengan zoya yang masih berada di pundaknya


kini mereka sudah sampai di depan sebuah kamar yang tampak berbeda dari kamar lainnya, juga tak lupa aura di sekitar kamar yang sangat berbeda,


"siapkan satu kamar lagi buat saya" perintah komandan fynanda kepada pelayannya


"sebelumnya maaf tuan muda, semua kamar telah terisi tapi saya akan mengosongkan nya secepatnya untuk tuan


muda" ucapĀ  pelayannya dengan sopan

__ADS_1


"tidak perlu, biarkan saja kamu hantarkan saja kotak p3k untuk saya" perintah selanjutnya yang keluar dari komandan fynanda


"baik tuan muda, saya permisi dulu" pelayan tersebut permisi dan pergi


__ADS_2