Cinta Buat Kanaya

Cinta Buat Kanaya
Makan siang bersama Rendy


__ADS_3

Dua bulan telah berlalu, Setiap pagi sebelum ke kantor Alzyan mengantar Tania kerumah ibunya. Diana sekarang sudah banyak sekali perubahannya, dia selalu minum obat dengan teratur dibawah pengawasan Tania. Setiap hari Diana juga latihan berjalan ditemani Tania, dan ada ahli terapi khusus untuk melatih Diana. Sekarang dia sudah bisa berjalan sekitar dua meter tanpa tongkat. Diana punya semangat yang besar untuk sehat tentu saja dia selalu diberi semangat oleh Tania, Alzyan juga Rendy.


Hari ini adalah jadwal pemeriksaan kehamilan Tania. Alzyan masih dikantor dengan pekerjaan yang menumpuk, namun dia tak lupa dengan janjinya hari ini menemani Tania periksa hamil dengan dokter Susan.


Seseorang mengetuk pintu ruangan kerja Alzyan.


"Masuk"


Affandi masuk kedalam ruangan itu membawa beberapa berkas. Dia menaruhnya diatas meja depan Alzyan. Alzyan mengerti maksudnya, dia membuka lembar demi lembar lalu menandatangani berkas itu.


"Bagaimana dengan yang kemaren, apa sudah ada informasi ?"


"Hanya ada informasi mengenai kecelakaan Tuan Akmal, kemungkinan pak Joan terlibat"


"Joan ?" Alzyan mencoba mengingat ingat nama itu rasanya dia pernah mendengar nama itu.


"Iya Tuan, Joan adalah pemilik rumah sakit Sejahtera Medica."


"Ayahnya Dokter Samantha ?"


"Benar, anaknya bernama Samantha. Dia direktur rumah sakit Sejahtera Medica"


Alzyan mengangguk angguk, namun dia belum paham apa motif tuan Joan mencelakai ayahnya.


"Mengapa dia ingin mencelakai ayah?"


"Belum tahu pasti. Tuan Akmal dan pak Joan berteman akrab. Beberapa bulan lalu ada kabar beredar mereka ingin menjodohkan Pak Rendy dengan Samantha. Tapi pak Rendy menolak perjodohan itu, apakah itu penyebabnya belum jelas juga".


"Aku tak tahu ayah pernah ingin menjodohkan kak Rendy, yang aku tahu hanya ayah tak merestui hubungan kak Rendy dengan pacarnya. Rahayu"


"Tuan terlalu sibuk dengan perusahaan di Pekan Baru, sehingga tuan tidak tahu apa yang terjadi di Jakarta".


"Kamu benar, aku harus menemui kak Rendy nanti saat makan siang. Dan kau boleh pergi".


"Baik Tuan" Affandi lalu keluar dari ruangan Tuannya. Alzyan mengambil ponselnya lalu menelpon Rendy.


"Hallo kak ?"


"Ada apa Zy ?"


"Nanti bisa kita ketemu saat makan siang, ada yang ingin ku bicarakan ?"


"Hmm oke, di restoran Sanaya saja. Masih dekat rumah sakit.


"Oke, aku mengajak Tania juga"

__ADS_1


"Tak apa, sampai ketemu"


Alzyan lalu menghubungi istrinya untuk menyuruhnya bersiap, dia akan menjemput 30 menit lagi. Setelah dari makan siang nantinya mereka akan periksa kehamilan Tania dengan dokter Susan.


***


"Kak, kenapa tak mengajak Ayu juga. Maksudku mengatakan membawa Tania biar kakak mengajak Ayu juga"


"Hmm, kakak terlalu sibuk. Lama jika harus menjemputnya di toko. Tokonya jauh dari sini"


"Kakak selalu mementingkan pekerjaan, nanti Ayu ngambek jika kakak tak perhatian padanya."


"Ayu sangat paham dengan kesibukanku, dia wanita yang sangat pengertian"


"Oo, Nia sepertinya kau harus banyak belajar dari Ayu. Sayangnya kak Rendy tak mengajaknya. Padahal aku ingin mengenalkanmu dengannya kalian bisa berteman. Nanti kalau sudah jadi ipar kan tak canggung lagi, kalian bisa kompak pergi shoping dengan ibu".


"Jadi penasaran sama mbak ayu, ajak mbak Ayu main kerumah kami saja pak Rendy"


"Hmm boleh juga, kapan kapan kami berkunjung kerumah kalian."


Seorang pelayan mengantar pesanan mereka, kemudian mereka fokus dengan makan siang. Karena semuanya sudah kelaparan. Setelah selesai dengan makan siang mereka bertiga kembali berbincang bincang.


"Kak, sebenarnya aku ingin menanyakan hal perjodohan kakak dengan dokter Samantha, kabarnya kakak menolak perjodohan itu."


"Tunggu dulu. Dari mana kau tahu aku pernah mau dijodohkan dengan Samantha?"


"Sekitar 4 bulan yang lalu, ayah menjodohkanku dengan Samantha, aku sudah lancang menolaknya. Aku memang anak tak tahu diuntung Zy, aku menyesal sekarang Ayah terbaring koma. Aku ingin menebus kesalahanku."


"Jadi kakak menerima kembali perjodohan itu?"


"Tidak Zy, kakak tak menjilat ludah sendiri. Samantha itu wanita yang ambisius. Aku kenal betul siapa dia. Dia tipe wanita yang gila kerja."


"Lalu bagaimana cara menebus kesalahanmu?"


"Beberapa hari sebelum kau menikah, ayah kembali memintaku menikahi seorang wanita. Tapi ayah masih memberi kesempatan padaku untuk berpikir. Dia memintaku berpikir dalam tempo satu bulan, tapi sebelum satu bulan ayah mengalami kecelakaan. Aku belum menjawabnya"


"Siapa wanita itu kak ?"


"Anak dari relasi bisnis ayah juga"


"Jadi kakak mau menerima perjodohan itu, bagaimana dengan Ayu. Dia telah bersabar menunggu kakak. Kasihan dia"


"Kemaren sebenarnya aku ingin menolak juga, tapi sekarang aku sudah yakin akan menerima perjodohan itu. Kalian juga dijodoh, tapi bahagia kan?"


Alzyan dan Tania mengangguk angguk .

__ADS_1


"Ya terserah kakaklah, kalau memang sudah yakin dengan pilihan kakak"


Aku sudah yakin Zy, aku harus membalas kebaikan kalian padaku. Aku harus menikahi Maysa, hanya dengan begitu dia tak lagi mengganggu rumah tanggamu. Aku akan memastikan dia tak mengganggumu lagi. Aku jngin melihat kau dan Tania bahagia walaupun aku harus mengorbankan kebahagiaanku. Aku akan mendidik Maysa menjadi wanita yang baik.


"Kembali ke yang tadi, apa pak Joan tak tersinggung kakak menolak perjodohan dengan putrinya?"


"Tidak, dia memaklumi itu. Tapi Samantha cukup kecewa, dia memang sudah lama menaruh hati padaku"


Alzyan mengangguk angguk mencerna cerita Rendy.


"Memangnya mengapa kau bertanya tentang itu, apa ada sesuatu?"


"Hmm, aku hanya simpati dengan kisah cinta kak Rendy saja. Kamu sangat mencintai Ayu, tapi ayah menentang cinta kalian. Baru hari ini aku tahu ayah sampai dua kali berniat menjodohkanmu."


"Aku berhutang Budi dan berhutang segalanya pada Ayah, dia berhak menentukan siapa istriku. Sudah waktunya aku membalas kebaikan ayah padaku."


"Ingat kak, ayah juga berhutang Budi bahkan berhutang nyawa padamu"


"Hhh, itu hanya kebetulan saja. Kalau dipikir pikir sungguh tak masuk diakal seorang bocah 13 tahun mengalahkan dua orang preman. Aku yakin itu jalan Allah mempertemukan aku dengan orang seperti ayah"


"Bisa jadi kalau bocah 13 tahunnya seperti kak Rendy, aku masih ingat waktu ayah membawa kamu pulang kerumah. Kak Rendy tinggi, hitam, tubuhmu sudah berotot sedari kecil, tapi agak sedikit kurus"


Mata Rendy jadi berkaca kaca, dia mengingat dirinya kala itu yang merupakan anak jalanan yang dekil, dan tidak tahu sopan santun. Tapi Ibu Diana telah mengubahnya. Diana mencurahkan kasih sayang seorang ibu padanya, mengajarkan tentang akhlak dan ilmu agama. Dan Akmal memberinya pendidikan serta fasilitas layaknya putra seorang sultan.


"Maaf kak, apa aku salah bicara ?"


"Tidak, aku hanya mengingat kasih sayang ibu dan ayah padaku. Merekalah yang mengubahku dari anak jalanan yang dekil menjadi seorang yang gagah seperti sekarang. Aku tak pantas menolak keinginan mereka "


"Oke, aku harap keputusan kak Rendy menerima perjodohan itu tepat, dan kudoakan kak Rendy akan bahagia dengan wanita pilihan ayah"


Rendy mengangguk dan tersenyum


"Kami duluan ya kak, Tania mau periksa hamil sama dokter Susan." Alzyan berdiri diikuti oleh Tania.


"Iya duluanlah aku sebentar lagi, mau habiskan kopi ini dulu"


Ingatan Rendy kembali pada saat ayahnya meminta dia menikahi Maysa tepatnya 3 hari sebelum hari pernikahan Alzyan dan Tania. Cerita berawal dari Akmal Karim yang mempunyai hutang budi dengan tuan Gunawan. Gunawan telah banyak membantu Akmal Karim dalam perjuangan dikota Jakarta. Mulai dari meminjamkan uang, mempromosikan restoran milik Akmal, mengenalkan Akmal dengan pebisnis pebisnis di Jakarta. Namun nasib baik Akmal Karim menjadi pengusaha yang jauh lebih kaya daripada dirinya. Tentu karena bakat dan semangat Akmal Karim dan dukungan serta doa istri disampingnya. Hal itu membuat Gunawan ingin berbesan dengan Akmal Karim.


Akmal Karim adalah orang yang tahu membalas budi, dia sangat setuju hubungan Alzyan dengan Maysa. Namun ternyata istrinya tidak sejalan dengannya, alasannya Maysa sudah pernah berselingkuh dari Alzyan Diana tak menyetujui hubungan Alzyan dan Maysa. Akmal Karim yang mencintai istrinya pasrah saja saat Diana mencari jodoh untuk putra mereka Alzyan, apalagi ternyata jodoh yang dicari Diana adalah Tania keponakan dari sopirnya sendiri. Akmal mengenal Tania, Tania adalah seorang gadis yang santun dan Akmal menyukai gadis seperti itu untuk dijadikan menantu.


Karena itulah Akmal Karim meminta putra angkatnya Rendy Syaputra menggantikan Alzyan, untuk membayar hutang budi pada Gunawan. Karena mencintai Rahayu, Rendy memaksa Alzyan untuk menikahi Maysa pada hari itu. Karena kebetulan Gunawan memberi syarat akan membantu perusahaan jika Alzyan mau menikahi anaknya. Hal itu tentu dilakukan Gunawan untuk menuruti keinginan Maysa yang manja saja. Rendy menyesal telah memarahi Alzyan kala itu, membuat Alzyan dan istrinya salah paham. Rendy berjanji dalam hati dirinya akan memastikan Alzyan bahagia bersama Tania, dan sekaligus membayar hutang Budi Akmal Karim pada Gunawan.


Rendy menghela nafas, dia berdiri. Masih banyak PR yang harus dikerjakannya.


*****

__ADS_1


Mas Rendy


__ADS_2