Cinta Dan Trauma

Cinta Dan Trauma
Kedatangan nenek dari Sydney


__ADS_3

Ray turun dari mobilnya dan tak henti hentinya menggoda Delina, Delina pun gak mau kalah dia terus mengejar Ray. Dan drama kejar kejaran terus berlanjut sampai di ruang tengah yang akhirnya berujung berantem beneran..


Delina yang kalah cepat dengan gerakan Ray tak mau sampai kena timpuk oleh kaki Ray yang panjang dan kuat, dia melompat dan jungkir balik, sampai gaduh seluruh rumah.


" bang Ray awas ya , Delina gak akan kalah..." ucap Delina kesal.


" udah del udah. .. abang capek nih...baru pulang kerja blank ini otak abang .." ucap Ray sampai ngos ngosan.


Delina hanya mendengus dan merebahkan dirinya di karpet lantai ruang tengah, begitu juga dengan Ray.


" Del..." ucap Ray.


" ehem..." jawab Delina.


" kamu tau kan kalau kau sesungguhnya cucu dari pak Alfa admaja...kau sepupuan dengan Starla...ibumu adik dari ayahnya Starla...dan kakekku sahabat baik dengan kakekmu, mereka pernah bermimpi kalau bakalan jadi besan,tapi pupus sudah karena anak anak mereka memilih jodohnya sendiri sendiri dan satu satunya anak perempuan yaitu ibumu malah memilih keluar dari keluarga dan memilih ayahmu.." ucap Ray kemudian tertawa lebar.


" Delina tau kok bang, kemari ibu yang ceritain semua ke Delina, ya Delina sempat terkejut sih,tapu udahlah... namanya takdir mau gimana lagi .." ucap Delina sambil mendengus karena kelelahan.


haaahaa....


"eh masih bisa jadi besan tau bang..." ucap Delina.


" ehm... maksudmu Del.." tanya Ray.


" ya abang jadian sama Starla..nikah sama dia akan menyatukan keluarga kita dan kakek kakek kita pasti bahagia.." ucap Delina.


Ray hanya terdiam dan sejenak termenung dan membayangkan apabila Starla beneran jadi istrinya...


" achhh....." gumam Ray.


" eh...udah seru seruan nya, udah main mainnya..."

__ADS_1


" capek tau.." jawab Delina sambil memejamkan matanya.


Dan setelah membuka matanya...


" oh my god...!!!! "


sontak Delina menghentikan ngomongnya dan bertatapan dengan Ray, dan betapa terkejutnya mereka sosok wanita cantik berbadan keriput , rambut putih semua dengan senyum yang sangat manis.


"nenek.." teriak Ray dan Delina bersamaan.


mereka pun langsung memeluk nenek fatma dengan bahagia.


" Duh cucu cucu nenek... Delina kamu sudah besar nak...'' ucap nenek sambil mengelus rambut Delina yang bersimpuh di depan kakinya.


" nenek kapan datang, kok gak kabarin kita sih..kan kita bisa jemput di bandara..iya kan bang.." ucap Delina.


Ray pun memgangguk.


"nenek sengaja memberi kejutan sama kalian, karena kemarin Ray telp nenek, dia cerita bahwa kamu dan ibumu sudah berada di rumah ini lagi, sedangkan aku tau sekarang ray sudah berumur 25thn jadi dia harus memimpin perusahaan kakeknya..aku senang nak kamu dan Ray bisa bersama lagi, karena kebaikan ibumu yang merawat Ray dia bisa seperti sekarang ini.." ucap nenek sembari mengelus kepala Ray dan Delina.


" iya, kamu akan segera menikah dengan Ray...nenek setuju sangat setuju ..." ucap nenek dengan tersenyum senang.


sontak Ray dan Delina saling melotot..


" menikah..." jawab mereka bersamaan.


" iya sayang, menikah.." ucap nenek.


" ih ehm...gini ...aduh...ih... sebenarnya Delina itu sudah aku anggap adik sendiri nek, mana mungkin bisa aku menikahi adikku sendiri...lagi pula siapa juga yang mau sama gadis tomboi jago berantem bisa bisa tiap hari kdrt.." ucap Ray dan tiba tiba saja timpukan dari Delina mendarat tepat di pundak Ray.


"aduh...tuh kan... belum apa apa sudah...ih..sakit tau..." ketus Ray.

__ADS_1


" nah seperti ini nenek suka sekali.." ucap nenek sambil terus tertawa melihat mereka selalu ribut.


" nek, gini nek sebenarnya, memang benar Delina dan bang Ray sudah memiliki ikatan batin sebagai adik dan kakak, gak mungkin nek kami menikah..." ucap Delina.


" tapi nenek jangan bersedih bang Ray tetap akan menikah dari keluarga atjamja kok...sini nek Delina kasih tau...


dang bang sana pergi mandi ini urusan sesama cewek ...iya kan nek.." ucap Delina sambil mengerlipkan mata sama nenek, nenek pun semakin bingung.


tiba tiba Starla dengan muka lusuh dan pakaian kumal datang membawakan setoples cemilan dan teh manis.


" nek, ini biskuitnya..." ucap Starla sambil tersenyum dan meletakkan apa yang tadi diminta sama neneknya kemudian pergi lagi ke dapur lagi.


suasana seketika hening diam tak ada suara sama sekali..


Ray yang membuka percakapan, nek Ray mandi dulu...., sontak nenek dan Delina tersentak dan mengangguk.


" nenek, nenek tau gak... Starla itu siapa..." ucap Delina.


Neneknya tak menjawab dan hanya menggeleng.


" dia itu putrinya pak bayu , jadi dia sepupu Delina nek.." ucap Delina.


Nenek semakin bingung ,kok gini, kok seperti ini..


" nenek pasti bingung ya kok dia bisa bekerja di sini ,kok bisa dia gini ,gitu .. cerita nya panjang nek, Delina ceritain ya Nek..."


Delina pun mulai menceritakan detail demi detail ...sang nenek pun mendengarkannya dengan seksama, tak ada satu pun yang terlewat atau ditambahi..


" o iya nek, sekarang Starla sudah berubah, dia jadi gadis yang baik...cuma Delina gak berani sama abang minta untuk bebasin Starla dan membiarkan dia kuliah lagi kayak dulu.." ucap Delina.


"tapi Ray tidak akan pernah membantah neneknya..." ucap nenek sambil tersenyum dan mencubit hidung Delina.

__ADS_1


" ok nek kita kerjasama ya jangan sampai abang tau..."


" ok, cantik "


__ADS_2