
pagi yang cerah, Delina tampak menyusui putranya duduk di pinggir dipan, sesekali dia menoleh ke Raditya yang masih terlelap.
Raditya pun mengulurkan tangannya ke samping mencari cari istrinya tapi kok tidak ada, kemudian dia buka matanya..
dia tersenyum melihat Delina menyusui baby R ..
Raditya bangkit dan mendekati Delina sambil tersenyum..
" hai anak papi sudah bangun ya..?" ucap Raditya tersenyum menggoda anaknya yang lucu .
Delina hanya tersenyum, seakan tak percaya apa yang dia rasakan hari ini ...kadang dia merasa takut untuk merasakan nya.
takut karena bayang bayang di masa lalu yang begitu pedih...
dari dia kecil ditinggal oleh ayah kandungnya, dengan semua perlakuan buruk ayahnya yang sering menyiksa ibunya...
belum lagi perlakuan orang orang jahat di sekitar keluarganya..
sungguh sangat menyakitkan..
Delina mengambil nafas panjang..
Raditya menatap sendu, dia meraih kepala Delina dan memeluknya bersama baby R yang masih menikmati asi sari maminya.
" kenapa sayang... maafin aku ya , aku gak akan pernah ninggalin kamu lagi...tuhan telah memberikan kesempatan ke dua kepadaku untuk selalu menjaga keluarga kita.." ucap Raditya dengan mata berkaca kaca.
" kamu hari ini sama Rama akan memulai membuka bisnis baru iya kan, aku doakan semoga berhasil sayang...kita mulai lagi dari awal , kita belajar berdiri dan bangkit bersama sama kita akan selalu berpegangan tangan, aku akan selalu mendoakanmu..." ucap Delina sambil tersenyum.
Raditya hanya tersenyum..
dan mereka pun mulai melakukan tugas masing masing... Raditya mulai membuat sketsa untuk proyek barunya yang akan diajukan... Rama akan setia menjadi asisten yang baik dan bertanggung jawab..karena sadar dengan kemampuannya tak sebanding dengan kepintaran dan kecerdasan Raditya.
dengan modal yang tak sedikit Raditya dan Rama harus bekerja keras melakukan yang terbaik...
hari berganti waktu berlalu...
tak terasa sudah satu tahun mereka berada dan menetap di Jakarta...
bisnis Raditya pun berkembang sangat cepat hanya dalam waktu satu tahun mereka sudah berhasil mendirikan sebuah perusahaan kecil yang menguntungkan.
walaupun belum sebesar dulu tapi ini adalah pencapaian yang luar biasa.. Raditya dan rama sudah dikenal di dunia bisnis...
yang tidak menutup kemungkinan dalam waktu 5 tahun ke depan perusahaan kecil ini akan menjadi perusahaan besar ..
dengan kemampuan dan talenta Raditya yang sudah tidak perlu diragukan ..
baby R sudah berusia satu tahun dia memiliki paras yang tampan seperti Raditya, dan lucu menggemaskan..
Delina pun fakum dari dunia kedokteran nya dia rela demi mengurus sang putra tercinta...
hari itu Delina mendapat kabar dari sari teman serta sahabat baiknya sewaktu berada di desa..
__ADS_1
dan Delina pun dengan antusian mengangkat telpon dari Sari dari ponselnya..:
" hai sari, apa kabarmu sar, gimana dika sar, pasti sudah besar ya...aku kangen lo sar sama suasana di sana..."
[ iya Delina alhamdulillah kami semua baik baik saja...kapan kamu berkunjung di sini kami semua merindukanmu...]
" iya Sari, aku juga pengen ke sana cuma keadaan nya sekarang sudah berbeda... aku sudah memiliki baby R dia masih kecil baru berumur 1 tahun kasihan perjalanan jauh.. aku juga masih fakum dari kedokteran dan fokus ngurus anak.."
[ trus pak Raditya]
" sekarang dia masih menjalankan bisnis barunya yang baru setahun ini , ya masih dalam tahap pengembangan , jadi belum bisa berbuat apa apa dan belum ninggalin ke mana mana..."
[ lho... emang sekarang kamu berada di mana bukanya pak Raditya bos perusahaan besar ya del...]
" iya itu dulu sar, ceritanya panjang sar"
kemudian Delina mulai menceritakan semua kejadian kejadian yang mereka alami belakangan ini, kebangkrutan keluarga serta bisnis yang baru saja di jalankan..
Sari hanya terdiam mendengarkan dengan seksama..
[ astaghfirullah delina, kok kamu gak kasih tahu kami sih Del, bagaimana caranya kami pasti bantu dong, ini aku mau kasih tahu omset dan hasil kerja keras kita membangun rumah sakit ...rumah sakit kita sudah berkembang pesat Del, dan aku akan transfer penghasilan dari rumah sakit ke rekening kamu ya...]
" eh .. tunggu tunggu Sari, kamu ngomong apaan sih ... omset, penghasilan,..
emang rumah sakit dan kesahatan masyarakat untuk bisnis... tidak sar...jangan mengambil keuntungan dari penderitaan masyarakat..."
[ ya alloh Del, hatimu terbuat dari apa sih, kamu sendiri sedang kesusahan tapi masih memikirkan orang lain...hatimu sungguh baik Del, aku bangga bisa mengenalmu ..]
[ iya Del, aku paham semua... terimakasih ya sudah mengingatkanku, terimakasih sudah memikirkan mereka para masyarakat yang sedang kesusahan...tapi karena kas rumah sakit masih belum banyak jadi hanya bisa memberi potongan 20 persen...]
" iya gak apa apa sudah kamu atur semua, aku sangat percaya sama kamu sar, kamu mampu menjalankan amanah besar ini.."
[ iya del insyaallah, nanti kalau kamu mau ke sini kabari aku ya, aku akan menyambut kalian, bagaimanapun kalian lah direktur utama rumah sakit ini...]
" apaan sih kamu gak usah lebay ah... biasa aja kali"
mereka pun tertawa dan bercanda..
kemudian Delina pamit memutus telponnya karena baby R bangun..
dan tak disangka ternyata Raditya dari tadi berada di belakangnya mendengar semua obrolan mereka..
Delina pun kelicutan,tapi Raditya menyambar tubuh istrinya dan menempelkannya di tubuhnya, dengan sendu dan dalam menatapnya..lalu mengecup keningnya.
Raditya meraih dagu Delina dan mengecup bibir manis Delina dengan lembut, Delina pun membalasnya dengan mesra .
Mereka pun saling berpagutan cukup lama..baby R pun yang tadinya menangis langsung terdiam seakan tau papi dan maminya sedang bermesraan sebentar.
" aku bangga memiliki istri yang berhati malaikat seperti mu sayang..." bisik Raditya melepaskan sebentar pagutannya untuk mengambil nafas dan kembali ******* bibir manis istrinya itu .
Setelah puas dengan bibir manis Delina, Raditya meneruskan aksinya dengan memberikan tanda merah di leher dan dada Delina, namun tiba tiba baby R menangis yang membuat mereka berhenti dengan aksinya dan saling menatap kemudian tersenyum.
__ADS_1
Delina hanya tertunduk dengan pipi merah merona.. kemudian meraih baby R ke pangkuannya.
Raditya tetap menatap istrinya dengan tersenyum dan semakin gemas.
" ih...apaan sih...biasa aja kali .." jawab Delina dengan malu malu.
" eh .. kenapa sih masih aja malu malu ditatap suaminya sendiri sudah hampir dua tahun lo, masih saja bikin baper..." ucap Raditya menggoda.
"ish...bener juga..." jawab Delina.
dan mereka tertawa bercanda , melepaskan rasa rindu , rasa sayang dan cinta yang semakin hari semakin membara
kehadiran sang baby yang menambah keharmonisan....
Ending yang sangat bahagia....πππ
visual Raditya
Visual Delina.
visusl Raymond sigit waluyo
visual Starla Bayu alfa admaja
Terimakasih sudah mengikuti, dan ikuti juga karya karya ku selanjutnya..
πΊπΊπΊ
Dan ini adalah karyaku selanjutnya
< Air Mata Airin >
Sinopsis :
Namanya adalah Airin pradita , gadis yatim piatu yang tinggal di sebuah panti asuhan.
Dia adalah gadis yang cerdas tapi karena keterbatasan biaya dia tidak bisa melanjutkan kuliah dan memilih bekerja.
Airin bekerja di sebuah perusahaan besar sebagai office girl.
Dan dari sinilah awal perubahan dalam hidupnya , karena sebuah peristiwa besar .
Nah , peristiwa apa saja yang terjadi dalam hidup Airin , ikuti di karyaku selanjutnya...
__ADS_1
β€οΈβ€οΈβ€οΈ