Cinta Dan Trauma

Cinta Dan Trauma
hari ini


__ADS_3

malam yang dingin berganti pagi yang lembut dengan sinar mentari yang hangat.


Raditya keluar dari kamar mandi dengan rambut basah dan hanya mengenakan handuk yang dililitkan di pinggangnya.


Raditya menatap istrinya yang masih tertidur pulas...


karena kelihatan sangat lelah, dia pun tak tega membangunkannya.


" biarkan dia tidur sebentar " gumam Raditya sambil tersenyum.


namun tak berapa lama Delina membuka matanya, perlahan lahan dia membuka dan kaget melihat suaminya sudah ada di depannya, dan semakin terbelalak melihat penampilan Raditya yang **** abis...


" kenapa..." Raditya tersenyum .


" ih ..kok kamu gk pake baju sih...." ucap Delina terbelalak melihat dada bidang sispack milik suaminya.


" eh...kok gitu sih mandangnya, kan kamu semalam dah lihat semuanya...." jawab Raditya terkekeh.


" ih ... dasar kamu..." Delina buru buru bangun dan berlari ke kamar mandi..


Raditya tersenyum melihat kelakuan istrinya..


selasai memakai baju Raditya mengambil ponsel yang ternyata banyak panggilan masuk.


"hallo , ngapain lo telp telp ,tau gak ini hari apa..."


[ bos, aku mau tanya penting nih ...]


"apa..."


[ semalem kuat berapa kali bos]


" ets....sialan lo, awas lo aku potong gaji kamu..."


[ hahahaha....bos bos, jangan sensitiv dong...bu bos sekarang ada di mana ...pasti lagi mandi keramas..hahaha....]


" aku matiin telpnya ..."


[ eh tunggu tunggu ... jangan dong bos ini beneran ada yang penting...bener bener...]


" awas lo "


[ gini bos , kemarin bos pernah ajukan kontrak dengan pt .corp Arion kan ..ini ada perwakilan dari perusahaan besar itu bos datang kemari untuk meminta penjelasan dan menganalisa kontrak...bos bisa datang kan...ya maaf bos ini kontrak penting soalnya..]


Raditya tertegun dan terdiam tak menjawab apa apa, dia hanya pandangi wajah polos istrinya..yang ternyata mendengar semuanya karena panggilan dari Rama yang dilodspeker.


[ bos]


Delina mendekat dan duduk di samping suaminya ...dia genggam tangan Raditya dengan hangat dan menciumi pipinya berulang kali..

__ADS_1


" ehm... sudah baikan..."


Raditya mengangguk.


" ok , sekarang kau pergilah...perusahaan juga membutuhkanmu , ada pertemuan penting yang harus kau hadiri..ingat sayang di sana ada ribuan karyawan yang menjadi tanggung jawabmu, mereka menggantungkan nasibnya di perusahaan mu, mereka amanahkan kepadamu...kau harus bisa memberi kesejahteraan kepada semua karyawanmu, karena kalau kontrak ini berhasil , seluruh karyawan akan merasakan juga kenikmatannya...ayo lah, nanti aku akan masak dan setelah Selasai pekerjaan segeralah pulang..." ucap Delina dengan senyumannya yang hangat sembari mencium kening dan pipi suaminya.


[ wah bu bos benar benar memiliki hati seperti malaikat... terimakasih ya bu bos atas pengertiannya...]


" apaan sih kamu Rama, oiya gimana hubunganmu dengan sekertaris cantik itu, siapa namanya lupa aku..."


[ o itu, ya berkat pak bos juga sejak siang itu kami makan siang bersama di kantor ...aku beranikan diri menembaknya ..]


" Trus...dia mau menerimamu"


[ iya , dia mau jadi pacarku tapi orang tuanya meminta untuk segera menikah]


" ya bagus lah, jangan lama lama dosa tau...ok dah dulu ya Rama, Raditya sudah siap berangkat, aku siapkan dulu sarapan nya..bye ."


Raditya sudah siap dengan setelan jas hitam ..


" wau keren sekali suamiku... nanti jangan melirik sekertaris nya klien ya" ucap Delina manyun.


dan membuat Raditya gemas langsung menyambar tubuh Delina dan mendekapnya dengan mesra..


" terimakasih sayang untuk semua, hari hariku menjadi lebih penuh arti.." ucap Raditya sembari menciumi pipi istrinya bertubi tubi..


" eh...sudah sudah dong dit, malu tau dilihat papa dan mama ...." ucap Delina dengan muka memerah karena malu.


" hemm hemmm ehemmm..." suara papa dan mama mertua yang terlihat sudah duduk di meja makan.


Raditya langsung melepaskan tubuh Delina..dan keduanya kelicutan karena malu.


" kalian apa apaan sih...dah rambut basah semua...eh Raditya kamu mau ke mana...baru kemarin kamu nikahan masa hari ini sudah berangkat kerja .." tanya mama heran.


" iya Rama barusan telp ma, hari ini dari pt.Corp Arion datang ke perusahaan untuk acc kontrak, dan karena ini kontrak besar yang terbilang fantastis.. Rama tidak berani ambil keputusan sendiri..trus nantinya kalau kontrak ini berhasil ... Raditya mau kasih tunjangan ke seluruh pegawai termasuk OB dan security.." jawab Raditya.


" bagus kamu Radit, ternyata jiwa sosial Delina sudah tertanam dalam dirimu.." ucap papa..dan semua menjadi tersenyum bahagia.


hari pun berganti siang.. Raditya tersenyum bahagia..


"Rama, kumpulkan semua seksi dan juga kepala bagian kita rapat sekarang..." ucap Raditya.


" siap bos" jawab Rama kemudian berjalan keluar dari ruangan bosnya..


***


di ruangan rapat semua tampak tersenyum bahagia dengan hasil keputusan rapat.. karena selain menjelaskan mengenai sistem jalannya kontrak yang barusan juga gaji dan tunjangan yang diberikan kepada seluruh karyawan terbilang besar.


dan ponsel Raditya berdering.

__ADS_1


Delina meminta panggilan videocall..


Raditya ke luar ruangan rapat untuk menerima panggilan dari sang istri..


"iya sayang..."


[ sayang , hari ini aku mau masak tapi aku bingung ]


"minta bibi belanja dong sayang"


[ belanjaanya sudah ada, tapi aku gak tau caranya..]


" ehm...sudah gak apa apa setelah ini aku pulang , aku yang masak untuk kita...kamu jangan capek capek ya udah kamu istirahat.."


[ kamu masih lama ya pulangnya]


" kenapa dah kangen ya "


[ apaan sih...]


"ya udah aku masih ada rapat ..kamu tunggu di rumah ya sayang...bye i love u"


[ i love u to]


Raditya kembali masuk ke ruangan rapat tapi semua orang aneh mereka tersenyum senyum sendiri.. apalagi Rama..


Raditya bingung..


" dah sana bos ..pulang saja masak yang enak untuk istri tercinta..." ucap Rama terkekeh.


dan panggilan kembali masuk dari papanya..


Raditya kaget ternyata hpnya masih tersambung dengan layar besar di ruang rapat..


deg ..


muka Raditya langsung merah padam menahan malu di depan para karyawan nya..


" duhhh sialan ..."


" gak apa apa bos, nama nya juga pengantin baru...hahahaha...." ucap Rama sambil tersenyum menahan tawa karena bosnya ini pasti sangat malu semalu malunya.


" turun deh harga diri gue .." gumam Raditya.


"dah sana Delina sudah menunggumu..." hanya Rama yang berani begitu sama bosnya karena selain sahabatnya Rama juga sepupu nya...


Raditya hanya menurut saja ,rama mendorong nya keluar dari ruang rapat...


kemudian rapat dilanjutkan oleh Rama yang tak kalah keren.

__ADS_1


Raditya yang masih memikirkan kejadian tadi hanya senyum senyum sendiri nembayangkan betapa malunya...


" untung Delina memakai baju yang sopan, walaupun tidak dandan dia tetap cantik..." gumam Raditya sambil menyetir sendiri mobil sportnya memecah jalanan ramai di kota bangkok - Singapura.


__ADS_2