Cinta Dan Trauma

Cinta Dan Trauma
aku akan selalu setia


__ADS_3

hari berganti hari, minggu berganti minggu bahkan bulan pun sudah berganti bulan...


sudah 8 bulan Raditya terbaring koma di rumah sakit...aset yang dimiliki keluarganya pun sudah semakin menipis bahkan perusahaan besarnya pun terancam bangkrut...


papa duduk dengan lesu menatap delina dengan sendu, perut yang sudah besar , wajah kusam yang sudah tak terawat ..


" nak, maafkan papa dan mama ya..gara gara anak kami kamu jadi menderita.." ucap papa sambil menatap Delina dengan mata berkaca kaca..


" pa, kenapa harus minta maaf...ini sudah menjadi tanggung jawab Delina pa..apa pun yang terjadi Raditya adalah suamiku pa... Delina berangkat ke rumah sakit dulu ya pa.." ucap Delina berpamitan kepada mertuanya.


Delina adalah seorang dokter, untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang terbilang tidak murah dia harus bekerja banting tulang di rumah sakit dengan perut besar ..karena kehamilannya sekarang sudah memasuki 9 bulan..


Delina bekerja di rumah sakit tempat Raditya di rawat, dia memilih bekerja di sana agar bisa merawat suaminya yang koma selama 8 bulan...


saat Delina sedang membersihkan tubuh suaminya, tiba tiba ponselnya berdering..


sebuah panggilan masuk dari Rama...


[hallo Del, aku mau bicara tapi tidak di telp penting mengenai perusahaan..] ucap Rama.


" baiklah datang lah ke rumah sakit aku ada piket hari ini "


tak selang beberapa lama Rama tiba di rumah sakit, dia langsung berjalan menuju ruangan Delina..


" Del, maaf kan aku kita sudah tidak memilik apa apa lagi.." ucap Rama gugup.


" apa maksutmu Rama" tanya Delina..


" aku dan ayahnya Raditya baru saja dari bank untuk meminta perpanjangan waktu tapi pihak bank menolak..aku sudah minta bantuan ke teman temanku juga menolak..." ucap Rama


" tapi kamu belum minta batuan ke bang Ray, Abang pasti mau bantu..." ucap Delina sambil mengeluarkan ponselnya..


" tidak del, om tidak akan mengijinkan karena Raditya pasti tidak mengizinkan... kasihan Raditya ,dia akan terluka hatinya kalau sampai bang Ray tahu keadaan kita sekarang ..


Rama menunduk... karena nilai invalidnya terbilang sangat fantastis, uang Delina yang diberikan Raditya untuk seserahan sewaktu tunangan saja gak mungkin cukup..


" apa aku ambil aset kakek saja ya, aky minta bagianku di perusahaan Starla...oh...tidak ..kenapa pikiranmu sejahat ini Delina..." gumamnya.

__ADS_1


"ada apa Del..." tanya Rama.


" enggak ,enggak...kok Ram, baiklah kamu mau di sini atau menemui Raditya di kamarnya..." ucap Delina.


" aku menemui Raditya saja Del..." jawab Rama.


Delina sungguh bingung dan tak tahu lagi harus bagaimana...


Delina membuka ponsel dan melihat seluruh tabungannya melalui ponselnya..


" aduh tinggal segini lagi...untuk biaya persalinan...apa aku harus pulang ke Indonesia dan membawa Raditya untuk dirawat di sana untuk menghemat biaya..ah coba aku tanyakan kepada kepala rumah sakit apa bisa seperti itu..." gumam Delina dengan antusias..


Dan ternyata apaun yang dipikirkan Delina semua terjadi, dia minta solusi kepada kepala rumah sakit pun bisa mengusahakan untuk Raditya di bawa pulang ke Jakarta ...


sisa tabungan bisa buat beli rumah di Jakarta dan membuka usaha baru..


akhirnya dengan kemantapan hati Delina dan keluarga membawa Raditya pulang ke Jakarta..


tak terkecuali Rama yang merupakan sepupu dan tak memiliki siapapun ..


mendengar kedatangan adeknya Ray sangatlah senang , dia menyambutnya dengan suka cita...


" kenapa kamu gak bilang ke abang kalau butuh suntikan dana .." ucap Ray.


" bang , mertua ku melarang ku karena Raditya pasti tidak mengijinkan, lagi pula nominalnya fantastis bang, hampir 500 M ...aku dan Raditya gak mau membebani abang..." jawab Delina sambil menunduk sedih..


Ray mendengus sambil menyandarkan punggungunya di kursi...


" kalau sebanyak itu memang aset abang gak mungkin cukup Del... kamu yang sabar ya...dan sekarang Raditya di rawat di mana , trus keluarga mu .." tanya Ray.


" Raditya di rawat di rumah sakit Mitra sedangkan papa dan mama mertuaku bersama Rama, tinggal di kontrakan dekat rumah sakit..." jawab Delina.


Ray semakin terpukul mendengar jawaban Delina..


" Delina sini sayang Abang pengen memelukmu.." ucap Ray sambil merentangkan tangannya dan memeluk Delina dengan hangat...


Di dada Ray Delina tak kuasa menahan air matanya, dia menangis sejadi jadinya, begitu juga dengan Ray yang trenyuh dengan kisah adiknya itu...

__ADS_1


kemudian Starla datang bersama ibu dan nenek...


mereka tak kalah sedih dan terharu...


mereka saling berpelukan dan melepaskan tangis mereka..


tiba tiba Delina merasakan kontraksi di perut nya...


" aduh bu, perutku sakit..." ucap Delina meringis menahan sakitnya..


Dan ketuban pun pecah, Ray langsung menggendong Delina dan melarikannya ke rumah sakit Mitra tempat Raditya di rawat..


kemudian Starla,nenek dan ibu menyusul..


" dok, cepat adek saya dok..." ucap Ray dengan paniknya.


Dokter segera meminta perawat untuk membawanya ke ruang operasi karena air ketubannya sudah pecah dan dihampir habis jadi terpaksa dilakukan tindakan operasi sesar.


beberapa waktu kemudian mama dan papa mertua Delina serta Rama tiba di rumah sakit... bertemu nenek, ibu dan Starla juga Ray.. mereka saling berpelukan dan menangis karena keadaan ini..


1 jam kemudian lampu operasi mati berarti operasi sudah selesai..


terdengar suara tangisan bayi yang sangat kencang ..


dokter pun keluar..bersama suster yang membawa seorang malaikat kecil yang menggemaskan..


" keluarga ibu Delina, selamat ya pak bayi anda laki laki sangat tampan dan normal..." ucap dokter kepada Ray yang meraih bayi Delina dan menggendongnya dengan lembut kemudian membawanya ke Starla yang menitikkan air mata ..


" hai kenapa menangis sayang, ini keponakan kita .." ucap Ray kepada Starla.


" bang , lucu ya...tampan seperti Raditya...5 bulan ke depan kau juga akan menjadi seorang papa bang.." ucap Starla sambil menyeka air matanya.


Tentu saja ray kaget..." beneran sayang , terimakasih ya sudah mau menjadi ibu dari anak anakku" ucap Ray sambil tersenyum hangat... dan mereka asik dengan bayi Delina yang lucu.


" dan ibunya bagaimana dok.." tanya mama mertuanya.


" bu Delina sebentar lagi sadar, Delina sangatlah kuat, dia pasti akan segera pulih..." ucap Dokter.

__ADS_1


mereka bahagia di dalam kesedihan karena Raditya yang blm sadar dan keadaan bisnis mereka yang hancur untuk biaya perawatan.


dan benar saja tak berselang lama Delina pun sadar dan mereka semua bahagia...


__ADS_2