
Raditya memperlihatkan kepada Ray bahwa Delina sedang bersamanya dan baik baik saja bahkan mereka sudah baikan dan tersenyum bahagia.
[ kalau gitu segera pulang, bawa adek gue..]
" ok bang siap"
[ dasar lo ]
Delina pun sudah baikan dan tersenyum..
"ayo Del kita pulang..." Raditya menggenggam tangan Delina.
mereka pun masuk mobil milik Ray yang di bawa Delina.
" lha mobil kamu gimana dit.."
"tenang aja.." dengan berkedip pada seorang pria memberikan kode untuk membawa mobilnya.
" huh... ternyata anak buah bang Ray..rupanya orang itu yang dari tadi berada di sana anak buah abang yang sedang mengawasiku..pantas saja Raditya bisa menemukan keberadaanku, dan bang Ray sama sekali tak menghawatirkan ku...huhhhh...dasar.." gumamnya dalam hati.
beberapa waktu kemudian mereka sudah sampai di rumah ..
"assalamualaikum "
"waalaikumsalam "
",nenek, ibu bang Ray dan Starla sudah berangkat..." tanya Delina.
"iya baru saja ...kalian dari mana saja..ibu sudah siapin kalian makan...ayo sana Delina mandi dulu habis sholat magrib kemudian makan bersama Raditya..." ucap ibu Risma dengan lembut.
" maaf bu, kami hanya duduk di belakang lapangan melihat sunset...dan iya hari ini mama saya juga datang dari luar negri saya harus segera pulang.. Del aku pamit ya.. assalamualaikum " Raditya berpamitan untuk pulang segera.
" waalaikumsalam "
__ADS_1
Delina pun segera masuk ke kamarnya untuk mandi dan siap siap untuk makan karena sudah seharian dia tidak makan..
selesai makan ibu , Delina dan nenek duduk di ruang tengah...
mereka semua diam sibuk dengan kegiatan masing masing, nenek dan ibu lihat sinetron sedangkan Delina sibuk dengan ponselnya.
Rea kirim wa dan di baca oleh Delina..
[ Del, besok lo ikut camping kan..]
[ entah lah Re, gue males sebenarnya]
[ tapi kan ini acara kampus Del, kayaknya tempatnya aman kok ..kalau gak ikut akan mengurangi nilai kita ]
[ nah itu masalahnya , iya sih , masih di hutan kota bukanya di hutan lebat ]
[ berapa hari sih acaranya...duh ada ada aja... sebenarnya calon dokter kayak kita gak seharusnya kali pergi ke sana..hhhh....]
[ eh...itu gak ada hubungannya dengan fakultas kita itu memang murni acara kampus jadi semua jadi satu...]
[ kenapa gak sekarang aja sih ]
[ males gue sekarang, mau tidur...]
[ hah ..jam segini mau tidur .. emangnya abang lo gak ada ]
[ enggak... bang Ray dan Starla pergi ke acara kantornya abang ]
[ mangkanya hidup Lo tenang gak ada yang gangguin ]
[ emoji tertawa ]
[ ya udah lo nikmati hari lo selamat malam, semoga mimpi indah bersama Raditya....wkwkwk....]
__ADS_1
Delina berdiri..dan ibu melihatnya lalu menarik tangan Delina.
"ada apa bu"
" udah kamu duduk dulu "
Delina pun kembali duduk , nenek pun bingung..
"ada apa Risma.." tanya nenek penasaran.
" setelah ibu pikir pikir sepertinya kita pulang ke rumah saja Delina..." ucap bu Risma.
sontak nenek dan Delina kaget.
"maksut kamu apa Risma, kamu marah sama ibu, kenapa nak...." tanya nenek yang sedih dan tak mau mereka pergi.
" bukan begitu bu...tapi kan...aduh gimana ya bu... Risma harus mengurus semua peninggalan papa Risma bu...lagi pula sewaktu waktu ibunya Ray bisa pulang ke sini , Risma gak mau menambah masalah bu.." jawab bu Risma sambil menunduk gak tega menatap nenek yang bersedih.
" Risma sebenarnya nenek mau kamu dan Delina selalu berada di dekat nenek ...tapi apapun keputusan kamu nenek menghargainya.." ucap nenek sambil memeluk Risma dan Delina.
* di kamar nenek..
Nenek termenung memikirkan keputusan bu Risma, nenek sebenarnya tidak mau bu Risma dan Delina pergi dari rumah ini..tapi gimana pun juga mereka memilik rumah keluarga sendiri yang harus dia urus..
Lagi pula Ray juga memilik ayah dan ibu kandung ...
"apa aku nikahkan saja prabu sama Risma ya...biar mereka tetap tinggal di rumah ini..." gumam nenek.
malam semakin larut, terdengar suara mobil Ray yang telah pulang bersama Starla... Delina yang kebetulan belum tidur sengaja beranjak dan mengintip dari balik tirai.
Delina berpikir bagaimana dalam suasana seperti ini tiba tiba mereka meminta Starla pergi dari rumah ini
" padahal bang Ray sedang cinta cintanya sama Starla, baru pertama pula bang Ray jatuh cinta.. ah bodo amat, bentar lagi mereka juga mau nikah..."
__ADS_1
" tapi ...apa sebaiknya kita menunggu setelah mereka menikah saja baru aku dan ibu pulang ke rumah atmaja... kasihan Starla...bang Ray juga yang biasanya melihat Starla di rumah nya jadi gak bisa ...eh...ngomong apa sih gue ..makin ngaco ah...ngantuk ..." kemudian Delina merebahkan tubuhnya dan tertidur dengan pulas di kasurnya.