Cinta Dan Trauma

Cinta Dan Trauma
hadir nya malaikat kecilku.


__ADS_3

Delina sudah mulai sadar, dia membuka matanya perlahan...didapatinya ibu ,nenek, Ray, Starla,mama mertua,papa mertua dan Rama...serta seorang bayi mungil yang digendong oleh mama mertuanya..


semua orang tampak bahagia...


mereka tersenyum bahagia, namun berbeda dengan Delina, dia teringat akan suami tercinta yang masih terbaring lemah tak sadarkan diri...


Delina meminta kepada suster untuk bisa melihat suaminya dan susterpun mengijinkan..


dengan diikuti oleh mama, Delina duduk di kursi roda sambil menggendong bayinya yan di dorong oleh suster..


setelah sampai di ruangan Raditya, suster membuka pintunya... didapatnya seorang Raditya yang masih tergolek tak sadarkan diri...


Delina menatap dengan iba, dia mendekat kepada suaminya...


" sayang, kau tak ingin menggendong anak kita, dia sudah lahir sayang, dia sangat tampan dan mirip denganmu, hidungnya, matanya.." ucap Delina sambil menangis di samping Raditya.


kemudian Delina memegangi tangan Raditya dan meletakkannya di atas dada bayinya...


" rasakan lah sayang ini detak jantungnya , rasakan betapa dia ingin kau menggendongnya..." ucap. Delina dengan deraian air mata...


dan tanpa di duga jari jemari Raditya mulai bergerak.. Delina memberikan bayinya kepada mamanya dan susterpun segera memanggil dokter...


dokter datang memeriksa Raditya...


Delina terus menggenggam tangan Raditya dengan hangat.


air mata Raditya jatuh dan perlahan membuka mata...


semua orang pun tampak bahagia..


Delina masih tetap berada di sampingnya... Raditya menatap nya lekat dan tanpa berkedip...dia masih merasa bingung sambil terus mengumpulka suluruh ingatannya..


" sayang ini aku Delina.."


" Delina..."


Delina mengangguk dan mereka saling berpelukan melepaskan kerinduan yang tertahan selama 8 bulan.

__ADS_1


semua orang tersenyum...


Raditya mengamati semua orang yang ada di sana...dan pandangannya terhenti pada mamanya yang menggendong seorang bayi kecil..


Raditya menoleh kepada Delina mengisyaratkan siapa dia dan Delina mengangguk..


kemudian Raditya meminta untuk melihatnya..


dan tangis nya pun pecah ketika dia menggendong putranya...


Delina memeluknya dari samping


"sayang maafkan papi ya...papi sudah merepotkan mu dan mamimu..." ucap Raditya yang menangis tersedu-sedu..


**


waktu pun berlalu , Raditya sudah bisa pulang dari rumah sakit, dia sudah pulih dengan kondisi normal dan baik...


mereka mendiami rumah kos kosan di sampin rumah sakit..


" maaf kan aku sayang, kalian semua susah karena aku, aset keluarga pun habis karena aku..." ucap Raditya menunduk.


" eh..nggak kok dit, kita semua menganggap ini adalah takdir dan tak ada yang bisa melawan takdir" ucap Rama.


" tapi Rama, kau pun susah, sekarang kita harus mulai lagi dari nol bahkan kita tak memilik modal.." ucap Raditya.


Delina tersenyum dia sudah tahu sifat Raditya, dia tak akan mau menerima bantuan dari siapa pun ...


" sayang, aku punya kok "


ucap Delina sambil menyodorkan ponselnya, yang ternyata saldo di bank ada 5 M..


Raditya terbelalak melihatnya..." kok ada banyak banget tabungan mu sayang"


" kamu masih ingat nggak waktu diam diam kamu ngelamar aku, kamu kasih aku seserahan 2M kan trus yang 3 M dari abang sama Starla... awalnya Kemarin aku mau pakai buat bayarin perusahaan tapi papa dan Rama melarang, toh masih kurang ..trus takutnya kalau kamu marah ...." ucap Delina berkaca kaca...


Raditya mendengus ...

__ADS_1


" itu uangmu Del, aku gak akan pakai ,aku akan bisa cari modal sendiri..." ucap Raditya.


" eh... mau pakai modal apa dit, daun...ya gak apa apa kita pakai usng Delina dulu nanti kalau sudah ada laba kita kembalikan ke Delina... kan bisa ..." ucap Rama.


mama dan papa pun setuju, membuat Raditya bingung...


Dia menatap wajah istrinya yang sedang menggendong baby R sang putra tercinta...


"baiklah..." dengus Raditya..


Delina pun senang, dia tersenyum...


Raditya mendekati Delina, sementara Rama papa dan mama bercengkrama di meja makan sambil menikmati makan siangnya..


" sayang, terimakasih ya...." ucap Raditya sambil memeluk istri dan anaknya..


" untuk apa dit..." jawab Raditya..


" untuk semuanya, selama 9 bulan kamu mengandung anak kita tanpa aky di sampingmu , bahkan kau bekerja di rumahsakit dengan keadaan hamil tua...aku benar benar minta maaf...dan sekarang aku tak bisa menghidupi karena perusahaan bangkrut hanya untuk biaya perawatan ku..padahal kamu putri orang kaya tapi kau tak pernah lari ke orang tuamu...kau masih setia di sampingku... sampai detik ini..." ucap Raditya dengan mata berkaca kaca sambil menciumi istri dan anaknya.


" sayang, kita sudah disatukan oleh perkawinan, tidak seharusnya kamu ngomong kayak gitu, aku akan selalu di sampingmu sampai kapanpun ..." ucap Delina sambil tersenyum.


mereka pun begitu bahagia... Raditya tertawa bercanda dengan anak dan istrinya...


tak lama kemudian muncul Ray dan Starla yang bekunjung ke kontrakan mereka.


mereka ikut bahagia bersama, Ray tampak sesekali menggendong keponakannya.


Raditya dan Delina duduk saling berhadapan, mereka menatap satu sama lain... Raditya tersenyum dan berbisik kepada istrinya..


" sayang aku bahagia memiliki istri seperti mu...kamu pengertian dan penuh kasih sayang...dan aku gak akan meminta hakku sebelum kamu memberikanya sendiri karena pasti belum kering dan kamu akan kesakitan.." bisim Raditya kepada istrinya itu.


" iya sayang, sabar ya 3 bulan lagi....hahaha.." ucap Delina sambil tertawa.


" hah...lama amat" teriak Raditya membuat Ray dan Starla yang bermain dengan baby R menoleh..


" ah...nggak enggak apa kok bang" ucap Raditya sambil menggaruk nggaruk kepalanya yang tidak gatal, membuat Delina tersenyum menahan tawa...

__ADS_1


__ADS_2