
Hari yang dinanti-nanti telah tiba. Rangga dan Cinta, sepasang suami istri yang sudah lama menanti kelahiran anak pertama mereka, hari ini akan mengadakan acara aqiqah putrinya. Mereka telah menyiapkan semuanya dengan rinci, tidak ingin ada kekurangan di hari spesial ini.
Pagi itu, rumah mereka dipenuhi keramaian. Kerabat dan teman-teman dekat mereka datang untuk memberikan ucapan selamat dan hadiah untuk sang putri kecil. Di tengah kegembiraan itu, Rangga dan Cinta tampak terlihat sibuk menyiapkan segala sesuatunya sehingga acara aqiqah putri mereka berjalan lancar.
“Sudah siap semuanya?” tanya Rangga saat melihat semua tamu sudah datang.
“Sudah siap, Nak Rangga,” jawab Ibu Merlin, ibu angkat Cinta, dengan wajah sumringah.
“Baiklah kalau begitu, kita bisa segera memulainya.” kata Rangga sambil tersenyum bahagia pada putrinya yang sedang tidur nyenyak.
Tamu-tamu pun mulai berkumpul di pelataran belakang rumah, tempat aqiqah akan dilakukan. Terlihat meja makan besar di tengah pelataran dengan berbagai macam hidangan yang sudah tersaji. Suasana kemeriahan terasa semakin terasa ketika para tamu saling bersenda-gurau dan saling bercanda.
Tak berapa lama kemudian, Rangga tampak berjalan mendekati meja makan dan memberikan sebuah ucapan selamat atas lahirnya putri kecilnya.
__ADS_1
“Saudara-saudaraku yang saya hormati, terima kasih telah hadir di acara aqiqah putri kami. Yang kami beri nama Adiba Zahwa Shaqueena. Yang memiliki arti anak perempuan seperti ratu yang berpembawaan tenang, cantik, beradab, serta berpengetahuan. Kami berharap nama itu membawa kebaikan baginya. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan kepada semua tamu yang hadir.” ujar Rangga dengan tegas.
Ucapan itu diikuti dengan tepuk tangan dari para tamu. Setelah selesai memberikan sambutan, Rangga kembali mengatasi pelayanan tamu dan mengatur semua yang diperlukan untuk acara aqiqah putri kecilnya.
Acara dilanjutkan dengan pemotongan rambut yang diiringi sholawat. Adiba dalam gendongan Rangga, hanya diam tertidur. Setelah acara pemotongan rambut dilanjutkan acara yang lainnya.
Tak berapa lama kemudian, suara takbir terdengar diiringi dengan suara ketukan rebana dari seorang penyanyi islami yang diundang untuk menyebar keberkahan dalam acara aqiqah Putri Rangga dan Cinta.
“Ladies and Gentlemen, please welcome... Assalamu’alaikum…” sambutnya dengan suara lirih.
Maka mulailah suatu persembahan indah dari para pengisi acara tersebut. Takbir bertalu-talu terdengar semakin lantang. Para tamu pun mulai membentuk lingkaran dan menyambut sambutan dengan riang gembira. Bahkan, tak segan-segan masyarakat sekitar pun berbaur di gelaran tersebut, semangat bernyanyi dan menari diberikan.
Pada saat yang sama, terdengar suara tangisan bayi yang baru saja diberikan nama Adiba. Semua tamu berbondong-bondong mendatangi tempat kejadian dan merayakan kesuksesan Rangga dan Cinta melahirkan bayi sehat dan cantik itu.
__ADS_1
Menjadi sorotan bagi para tamu, Adiba dengan raut muka lucu membuat mereka ingin terus mengintip keberadaannya. Kali ini Adiba telah diletakan dalam ayunan.
Ketika waktu makan tiba, para tamu pun duduk di meja makan yang berjejer. Hidangan yang disajikan pun sungguh menggoda selera. Ada nasi kuning, sate ayam, gulai kambing, dan semacamnya. Semua tamu pun berbincang-bincang dengan santai dan menikmati hidangan yang lezat. Sesekali terdengar tawa dan canda dari meja makanan yang satu ke makanan yang lain.
“Cinta, boleh pinjam Triana, sebentar?" tanya Nick tiba-tiba di saat dia sedang berbincang dengan sahabatnya itu. Wajah Triana jadi memerah mendengar ucapan Nick. Mama Merlin hanya tersenyum mendengar ucapan Nick.
Sejak kelahiran Adiba, Nick dan mama sering main ke rumah, dan itu membuat hubungan Triana dan Nick jadi dekat.
“Silahkan, mau abang bawa kemana aku rela, apa lagi jika di bawa kepelaminan,” balas Cinta dengan suara lembutnya.
“Terima kasih, Cinta. Tenang saja, jika Triana nya mau dibawa kabur, abang oke aja," ucap Nick membuat Triana makin malu.
Nick dan Triana akhirnya menjauh dari keramaian itu. Entah kemana Nick membawa kabur sahabat Cinta itu.
__ADS_1
Begitu sekilas suasana yang terjadi dalam acara aqiqah putri Rangga dan Cinta. Semua tampak sangat bahagia dan meriah. Acara aqiqah berjalan dengan khidmat dan khusuk. Semua tamu pulang dengan perasaan puas dan bahagia, serta mengucapkan selamat atas kelahiran Adiba, sang putri kecil dari Rangga dan Cinta.
...----------------...