Cinta Kala Senja

Cinta Kala Senja
#Kelahiran Baby Skala ( Berakhir Bahagia)


__ADS_3

" Kenapa,kaget yaa...upsss!! sorry gue ganggu kalian..gue cuma mau ngembaliin ini,dan gue nggak bisa terima cincin murahan Lo Arga..dan sekarang gue tahu kalau Lo nggak pernah serius sama gue...bye..!!" ucap Sita dengan santai dan tak mau lama-lama disana apalagi melihat pemandangan yang membuat Sita jijik.


Saat akan melangkah keluar apartemen tiba-tiba Arga menahan tangan Sita.


"Sita..ini salah paham,ini nggak seperti..


" Stop Arga, sudahlah gue udah tahu seberapa bejatnya kamu dari dulu.Dan sorry gue nggak akan tergoda lagi sama bujuk rayu Lo,jangan pernah ganggu hidup gue kalau nggak mau reputasi Lo dan semua yang Lo punya lenyap seketika,gue nggak main-main.." ucap Sita dan mengeluarkan sesuatu dari handbag nya dan melemparkan ke muka Arga dan berlali pergi.


Arga yang melihat gambar-gambar nya dengan berbagai wanita pun terserakan di lantai,Arga nggak mengira Sita yang dia kenal bukan Sita yang saat lalu dia lihat, bukti-bukti dari foto itu jika sudah tersebar tentu saja membuat dirinya akan hancur.


"Aaaahhhh..!!" jerit Arga frustasi,kini tamat sudah dia tak bisa lagi mendekati Sita lagi rahasianya sudah terbongkar,dan pastinya ada lagi yang lebih dahsyat dari yang di beberkan padanya,dia tahu ini pasti semua Sita lakukan buka. dia sendiri tapi,atas bantuan Kala dan antek-anteknya.


.


.


"Gimana,sudah lega dan bisa mengambil keputusan secara?" tanya Senja menatap sahabatnya.


" Thank's you my Queen.." ucap Sita memeluk Senja dengan erat.


" Eeehhh...lepasin Senja,kasihan anak gue kegencet nanti."protes Kala melihat kelakuan sepupunya.


" Lebay Lo.." Umpat Sita. " Ngomong-ngomong Ray kapan balik ke sini ?" tanya Sita pada Kala


" Dia balik besok." ucap Kala singkat


" Cie ada yang kangen.." goda Marvin.


" Cie ada yang OTW bucin.." ledek Athar.


"Pastinya ada yang nyesel banget,karena dari kemarin-kemarin dengan begitu mudahnya kena rayuan mantan." sindir Kala.


" Diam nggak kalian,rese deh...aku harus gimana dong sama Kak Ray,aku ngerasa salah sama dia Nja'." ucap Sita dengan wajah khawatir.


" Ya udah kamu tinggal minta maaf,terus kamu harus jujur sama hati kamu sendiri.Kalau kamu masih cinta sama Arga nggak mungkin kamu akan bimbang untuk milih .Jangan gengsi bilang cinta,rindu apapun itu." ucap Senja mendekap tubuh sahabatnya.


" Terima kasih Senja kamu selalu ada buat aku." ucap Sita.


.


.


Hari ini Sita begitu semangat untuk datang ke kantor , apalagi tahu bahwa Rayyan sudah kembali dari Korea. Walaupun memang Ray belum menghubungi dirinya,mungkin karena Sita yang menyuruh Ray untuk memberikan dia waktu.


.


.


Di kantor Bahtiar Corp Sita belum berhasil bertemu dengan Ray,namun..Sita sudah berusaha menghubungi Ray tapi sayang,tak ada jawaban dan tak ada balasan pesan chatt yang Sita kirim.


Saat makan siang,Senja biasa datang ke kantor mengirimkan makan siang untuk Kala dan para sahabatnya.Sita yang ingin tahu tentang Ray pun tak ambil pusing berjalan menuju ruangan sepupunya.


brakkk..


Pintu ruangan Kala di buka dengan kasar oleh Sita, terlihat empat sahabat itu sedang sibuk menikmati makan siangnya dan Senja yang sedang bersantai di kursi kebesaran suaminya.Mendengar suara pintu di buka dengan keras sontak Kala ingin memaki orang yang menurutnya tak sopan.


Sementara saat ke lima orang yang ada di dalam ruangan Kala melihat siapa yang membuat onar ternyata setan cilik Sita itu membuat Ray tersedak.


" Ohhh..jadi kalian tega ya sama gue,dan apalagi lo..gue udah kirim pesan,terus hubungin Lo bukannya diangkat malah dianggurin saja..Lo mau bales gue,Lo berhasil buat gue kelimpungan cari Lo..Lo udah berhasil buat gue takut kehilangan Lo..apa Lo puas..!!" teriak Sita dengan menunjuk nunjuk ke arah Rayyan


"Taaa.." ucap Rayyan dengan melangkahkan kakinya menuju Sita yang sudah terisak sudah rasanya tak ada malu lagi dia menangis di hadapan para sahabatnya.


Rayyan tersenyum tipis berdiri di depan Sita,membuat Sita langsung memeluk tubuh Rayyan dengan erat.


" Kamu jahat tahu nggak,kamu udah berhasil buat aku jatuh cinta sama kamu."ucap Sita dengan sesegukan dan memukuli dada bidang Rayyan dengan pukulan manjanya.


Semua yang melihat kejadian itu pun hanya menggeleng gelengkan kepalanya karena memang karakter Sita yang keras dan gengsian.


.


.

__ADS_1


.


Tujuh bulan kemudian


Kandungan Senja kini sudah menginjak usia sembilan bulan,namun..anak yang di dalam kandungan nya akhir-akhir ini selalu senang membuat Kala kewalahan.Nyidamnya Senja bukan hanya hamil muda saja tapi sudah mau brojolpun tetap Kala di buat pusing.


"Kamu gimana sih mas,kan aku nggak mau kamu pakai baju itu..aku maunya kamu pake baju warna pink." ucap Senja dengan sedikit berteriak dengan muka yang di tekuk.


" Tapi yang..masa mas pake baju warna pink.."protes Kala dengan wajah frustasi.


Sedangkan semua orang yang melihat Kala nampak tersiksa malah bukannya merasa iba mereka malah menertawakan Kala walaupun hanya bisa terkekeh kecil sampai dua anaknya pun membekap mulut mereka melihat kesengsaraan Daddy nya


" Nggak ada tapi-tapian, pokoknya harus." ucap Senja tak mau kalah.


" Ya ampun boy,kamu perasaan laki-laki tapi kenapa kamu siksa Daddy kayak Daddy seorang cewek..amsyong ini mah.." gumam Kala dengan terpaksa memakai baju yang di sediakan sang istri.


" Wahhh.. daddy ganteng..!!" seru Senja dengan bertepuk tangan senang.


Begitulah Kala saat ini sungguh membuat semua terhibur dengan ketika melihat wajah Kala yang menderita karena ulah istrinya yang jadi absurd.Kalau kata Sita itulah pembalasan kontan dari anaknya yang ada di kandungan,Sita menebak jika anaknya nanti juga akan absurd seperti Daddy nya dulu.


Sita dan Rayyan sudah menikah,setelah kejadian Sita bilang cinta pada Rayyan dengan cepat Ray langsung menyuruh Keluarga nya untuk melamar Sita berselang dua bulan Rayyan langsung menikahi Sita.Kilat prosesnya karena memang Rayyan dan para sahabatnya sudah menyiapkan semuanya saat Sita melakukan aksinya pada Arga.Rayyan tak mau lagi kecolongan makanya dia langsung tancap gas untuk menikahi wanita pujaan hatinya.Sementara Marvin dan Atharva masih dengan petualangan nya.


"Mas Kalaaaaa..tolong..!!" teriak Senja saat dirinya sedang berada di dalam toilet.


Mendengar teriakan istrinya sontak membuat Kala berlari menuju lantai dua dimana istrinya berada.Sejak kehamilan Senja enam bulan Kala mengajak keluarganya tinggal di rumah utama.Karena memang dia khawatir saat Kala tak ada di samping Senja takut terjadi apa-apa.


Umi Salamah dia ikut dengan Indah dan Yudi tinggal di Bandung karena Yudi usaha perkebunan di Bandung. Viana dan Ali pun sudah sibuk dengan bisnis kuliner di Australia yang juga merupakan usaha BAHTIAR Group.


" Sayangg..kamu dimana..!!" teriak Kala


" Mas aku di toilet,tolongin aku." ucap Senja.


Saat Kala membuka pintu kamar mandi,di terkejut melihat istrinya duduk di samping buthube sedang merintih kesakitan.


" Sayangg..kamu mau lahiran ?" tanya Kala melihat istrinya yang sudah terlihat berkeringat.


" Sakit mas..!!" runtuh Senja


Terlihat dari dua kaki Senja yang mengalirkan cairan bening terlihat banyak.Kala langsung membopong tubuh Senja dan keluar kamar dan langsung membawa istrinya kebawah.


" Kala ada... Astaghfirullah ,Kala..itu Senja mau lahiran?" tanya Mama Diana menutup mulutnya kaget melihat putranya menggendong Senja


" Iya mah,tolong bilang pak Toni suruh supirin aku ke Rumah Sakit." ucap Kala dengan wajah panik.


" Mas sakit.." runtuh Senja


" Iya sayang,sabar yaaa..." ucap Kala dan melihat pak Toni yang sudah di balik kemudi.


"Pak Toni hati-hati...nanti mama nyusul bawa perlengkapan baby nak..kamu jaga Senja." ucap Mama Diana.


Tak lama mobil pun melesat meninggalkan rumah utama.


Mama Diana langsung menuju taman belakang,karena mang semuanya sedang berkumpul di taman belakang.


" Pahh..." Teriak mama Diana


" Ada apa sih mah teriak-teriak." ucap Papa Farhan menatap istrinya yang terlihat sangat panik.


" Buu..Ayah,saya titip si kembar yaa..Diana sama mas Farhan mau nyusul Senja tadi dia kontraksi ,terus Kala sudah bawa Senja kerumah Sakit diantar pak Toni.Arsen , Maira ,kalian di rumah sama Uyut yaa..Oma sama Opa harus nyusul Daddy sama bunda,karena bunda mau lahiran ." ucap Diana


" Apa adek kita mau keluar Oma?"Tanya Maira.


"Iya sayang,doain Bunda yaa..semoga lahirannya lancar." ucap Mama Diana


" Sudah sana berangkat,kalian nggak usah khawatir sama si kembar masih ada kita." ucap Opa Bahtiar.


" Baik Yah,buu..kami pamit ." ucap Papa Farhan


.


.

__ADS_1


Dirumah Sakit Kala sudah berada di ruang persalinan dan Senja masih berjuang melahirkan buah hatinya


" Ayo sayang kamu bisa.." ucap Kala dengan suara yang sudah bergetar.


" Mas aku nggak kuat.." ucap Senja lemah..


"Ayo bunda pasti bisa...ikuti kemauan baby yaa..jangan pantang meyerah, sebentar lagi baby keluar." ucap dokter Reni dengan menyemangati Senja.


" Ayo sayang,mas bantu yaa..?" ucap Kala yang terlihat sudah kacau karena ulah tangan nakal Senja.


Kala mencoba menyemangati Senja kembali walaupun tidak di pungkiri tangan Senja tak tinggal diam rambut bahkan baju Kala menjadi pelampiasan.


" Masss...ini gara-gara kamu,aku sakittt...!!" teriak Senja dengan wajah memerah


" Iya sayang..maafin mas yaaa.."ucap Kala pasrah sejak awal masuk dalam ruang bersalin,tubuhnya habis kena amukan Senja.


Pasti sakit di tubuh Kala tak sebanding dengan sakit Senja yang sedang bertaruh nyawa melahirkan bayi yang mereka nantikan.


" Ayo Bun,sudah kelihatan kepalanya." ucap Reni


" Eeeeeeeehhhh..." enjan Senja saat rasa mulas datang seperti mengajak Senja mengejan.


Oek ...Oek...Oekk.


Suara tangisan bayi membuat semua orang yang ada di ruangan itu tersenyum lega dan bahagia apalagi Senja dan Kala.


Reni menaruh bayi yang berjenis kelamin laki-laki itu di atas tubuh Senja dan bayi itu langsung melakukan aksinya.


Senja dan Kala mengembangkan senyum saat melihat bayi yang tampan rupawan itu.


" Terimakasih sayang atas perjuangan kamu,mas nggak bisa membalas apa yang sayang lakukan untuk anak anak kita,mas janji apapun yang terjadi kita akan selalu bersama sampai maut memisahkan kita." ucap Kala dengan mengecup lembut kening istrinya dan hanya senyum manis Senja yang terlihat karena memang tubuhnya terasa lemas.Senja dan Kala sangat bahagia menyambut kelahiran jagoan barunya.Tak lama Reni mengambil bayi tampan itu untuk di bersihkan.


.


.


Saat ini di ruangan VVIP terlihat Keluarga Bahtiar sedang berkumpul dan ditambah dua jomblo sahabat Kala dan Rayyan.


" Daddy ,adek namanya siapa?" tanya Maira.


" Oh iya Daddy lupa kasih tahu..Namanya Skala Putra Bahtiar." ucap Kala.


" Namanya kok mirip Daddy?" tanya Arsen


"Iya,tapi..biar nggak sama panggilan nya baby Ska.." ucap Maira


Semuanya merasakan bahagia menyambut kelahiran baby Skala.


" Terima kasih Senja tak akan ada Kala kalau tak ada Senja ." ucap Kala.


" Tak Senja tak ada Kala ..Cinta Kala dan Senja akan selalu ada .." ucap Senja


Kebahagiaan Kala dan Senja juga kebagian keluarga besarnya apalagi dua anak kembarnya.


Cinta akan kembali pada pemiliknya yang sebenarnya, Cinta tak pernah salah menemukan jalannya.


TAMAT


Sampai jumpaa di cerita Puspa Arum Selanjutnya....


Maaf jika banyak salah dalam menulis cerita ini..


Terima Kasih atas semua sokongan nya


Akhir bulan Ini akan Author umumkan satu pemenang give away with *Cinta Kala Senja*


Urutan pertama readers yang setia menemani author.Dan memberikan Like terbanyak ..


Yang akan Author umumkan di Novel Author yang akan realies di tanggal 20/10/22.


Ikuti terus novel-novel author.

__ADS_1


Terimakasih..🙏🙏



__ADS_2