Cinta Kala Senja

Cinta Kala Senja
# Alhamdulillah Hamil..


__ADS_3

" Iyaa..nggak nyangka kalo kamu disini sama,istrimu?" tanya Reni mengarahkan pandangannya pada Senja yang sedang merasakan terbakar cemburu dengan interaksi kedua orang yang ada di depannya.


" Eeehhh...iya Ren,ini istriku Senja..sayang ini Reni teman masa SMP dulu." ucap Kala memandang sang istri dan mengenalkannya pada Reni.


" Saya Reni ,senang bertemu dengan nyonya muda Bahtiar.Kamu hebat lho..bisa taklukkan Kala yang angkuhnya nggak ketulungan." ucap Reni dengan senyum ramah.


" Owhhh..masa sih,banyak juga yang suka sama dia yaa?" pancing Senja


" Yahh..gitulah,oh iya..kalian kesini ada yang bisa aku bantu...sorry aku keterusan ngobrol,jadi..lupa kan kalian pasien." ucap Reni yang menyadari jika saat ini dia sedang praktek, walaupun Senja adalah pasien terakhir nya.


"Ini Ren..emm istriku mau cek apa dia hamil atau tidak,soalnya dia nggak rasa morning sickness atau gejala orang hamil pada umumnya,tapi..dia sudah telat dua bulan Ren." jelas Kala pada Reni.


" Owhhh..gitu,sudah cek pake test peck?" tanya Reni pada Senja.


" Belum sih..,tadinya saya mau cek pagi besom tapi..mas Kala nggak sabar jadi,dia ajak saya buat cek di sini." ucap Senja


" Baiklah,kalau gitu kita cek di sana yaa...kita bisa USG biar lebih jelas." ucap Reni dan mengarahkan Senja pada brangkar .


Dengan di bantu oleh seorang asisten Senja di periksa dan melakukan USG untuk memastikan apakah Senja mengandung atau tidak.


" Wahhh... Selamat yaa,lihat Al...titik kecil di layar itu bakal janin nya dan untuk perhitungan dari apa yang di katakan Senja ini kandungannya sudah masuk 8 Minggu." terang Reni dengan menerangkan tentang kehamilan Senja.


" Beneran Ren..istri ku hamil,kamu nggak bohong kan?" tanya Kala dengan senyum mengembang dan mata yang sudah berkaca-kaca karena tak menyangka bahwa istrinya kembali hamil .


" Denyut jantung nya sudah ada dan keadaannya sehat ,tapi..tolong di jaga yaa..soalnya kan masih rentan." ucap Reni


"Iya pasti akan aku jaga sebaik mungkin Ren, ini adalah kesempatan buat ku untuk membuat istriku bahagia dengan kehamilan nya kali ini." ucap Kala dengan mata yang sudah basah karena tak terasa air matanya sudah meleleh.


" Maasss... sudahlah.." ucap Senja dengan mengusap air mata di sudut mata suaminya.


" Aku nggak bisa berkata-kata apa lagi sayang..nggak cukup aku bilang terima kasih untuk saat ini dan saat yang lalu dan minta maaf untuk salah silapku dulu yang membuat kamu melewati kehamilan si kembar tanpa ku..maaf .." ucap Kala dengan wajah sendunya .


Reni tak bisa berkata apa-apa,karena memang dia tak tahu apa yang sudah teman SMP nya itu lewati,cuma sedikit yang bisa Reni tangkap jika Kala melakukan kesalahan di masa silam saat istrinya hamil tak ada dirinya di samping sang istri.

__ADS_1


" Aku nggak tahu apa yang kalian sudah lewati,tapi.. sebagai teman dan juga dokter kandungan..cuma ingin bilang,kalian harus saling mendukung.Karena nggak selamanya istri yang hamil itu sensitif bahkan cenderung suamipun merasakan seperti apa yang istrinya rasakan ,jadi..karena itulah selama ini kalian tidak bisa mendeteksi kehamilan Senja kali ini,karena memang terlihat seperti orang normal maksudnya seperti orang yang nggak hamil." ungkap Reni.


" Iya benar dok,aku ngerasa biasa aja.Cuma memang ada sedikit perbedaan antara hamil ku saat ini inginnya selalu dekat suami ku ini,entah mengapa tiba-tiba ingin selalu saja ingin sentuhan nya ,apa itu suatu hal yang normal yaa?" ungkap Senja dengan wajah menahan malu.


" Jangan malu Senja,itu normal kok..karena hormon kamu..anak kamu nggak mau bapaknya cuekin ibunya...hehehe.." terang Reni.


" Bisa aja kamu Ren.." timpal Kala


" Baiklah,ini resep buat vitamin bumil...dan aku saranin kalau kalian melakukan enak-enak harus dilakukan dengan hati-hati karena baby nya masih rentan.." ungkap Reni dengan senyum jahilnya.


" Tau aja kamu,kalau lihat istriku langsung On ..hahahaha.." kelakar Kala menimpali candaan Reni.


Senja mendengar godaan Reni sontak membuat mukanya merah karena malu.


Akhirnya merekapun segera undur diri segera pergi dari Rumah Sakit iru.


" Kita mau kemana mas?" tanya Senja dengan wajah penuh tanya.


Kala menepikan mobilnya dan mengambil sebuah kain panjang dan menutupkannya di mata Senja.


Tanpa banyak protes Senja pun mengiyakan ucapan Kala , sepenuhnya Senja percaya karena tak mungkin Kala akan membuat yang tidak-tidak.


Mobil Kala membelah kota Jakarta yang padat dan terlihat mobil-mobil yang hilir mudik memadati malam kota metropolitan.


Kala mengarahkan mobilnya kesebuah gedung yang sudah terlihat berbeda namun,disisi lainasih sama seperti belasan tahun lalu saat dia masih sering kesana.


Tin tin..


Klakson mobil Kala dibunyikan pertanda dia sudah datang ,tak lama kemudian pintu gerbang yang menjulang tinggi pun terbuka .Ada beberapa orang menunduk saat mobil itu melalui mereka.


Mobil Kala pun berhenti ,dan Senja mulai merasa jantungnya berdetak kencang saat ini,entah mengapa tiba-tiba hatinya merasa sedikit tidak nyaman .


" Mas ,apa kita sudah sampai?" tanya Senja saat merasakan mobil yang di tumpangi nya berhenti.

__ADS_1


" Iya ,kita sudah sampai.. sebentar yaa,aku turun dulu kamu tetap diam disini." ucap Kala dan turun dari mobil.


Kala membuka pintu mobil samping Senja ,dan menggenggam tangan Senja erat mengisyaratkan agar Senja mengikutinya.


" Kita sebenarnya mau kemana sih mas,kamu buat aku deg-degan aja ." ucap Senja dengan terus menggenggam erat tangan suaminya.


" Sabar sayang, nanti juga tahu..dan pastinya kamu akan suka." ucap Kala dengan berbisik pada sang istri.


Kala menginterupsi Senja untuk mengikuti perintahnya ,Senja merasa heran..kenapa harus naik turun seperti di sebuah bangunan.


Kala melihat wajah istrinya dalam remangnya cahaya di tempat itu.


Kala dan Senja kini sudah sampai di sebuah Rooftoop sebuah bangunan yang menjadi tempat yang baut Kala menyimpan sebuah kenangan terindah yang tersimpan rapi sampai saat ini.Rasa Cinta yang sudah tumbuh sejak putih abu-abu.


" Kamu siap sayang...?" bisik Kala


" Iyaa..aku siap,tapi..dimana kita?" ucap Senja masih belum terjawab oleh suaminya dimana mereka berada.


Kala mulai melepaskan penutup mata yang ada menutupi mata Senja." Jangan di buka dulu matanya,sampai mas bilang buka sayang.." ucap Kala saat mulai membuka penutup mata Senja.


" Iyaa .." jawab Senja dengan lembut.


" 1 2 3 sekarang kamu bisa buka mata kamu.." ucap Kala pada Senja.


Senja mulai membuka matanya perlahan dan menatap lurus ke depan dan dia mengedarkan pandangannya di sekeliling mereka.Senja sontak menutup mulutnya saat menyadari dia ada dimana saat ini.


" Masss...ini...???" kata-kata Senja tak bisa dia lanjutkan lagi


Kala hanya tersenyum manis melihat ekspresi wajah istrinya yang terlihat sangat terkejut.


Bersambung


Dimana Mas Kala bawa Senja hayooo...???

__ADS_1


Pastinya tempat kenangan mereka lahhhh..


Lebih tepatnya tempat Rahasia seorang Kalandra ..🥰🥰


__ADS_2