
" Senja.." panggil seorang perempuan dengan menggandeng seorang gadis kecil berumur enam tahun.
" Heii ..kalian sudah datang." ucap Senja menghentikan kegiatan nya.
" Mana Arsen sama Amaira " ucap wanita cantik yang melangkah mendekati Senja.
" Ada di dalam kak,Haii..anak gadisnya bunda Naima sudah sarapan?" tanya Senja pada gadis kecil yang masih belum melepaskan genggaman tangan sang ibu.
"Sudah bunda ,Ibu aku mau ke Maira yaa..?" ucap si gadis kecil pada sang ibu.
" Pergilah,tapi..jangan berantem yaa.." ucap sang ibu.
"Kak Ali nggak ikut ,kemana dia ?" tanya Senja
" Dia sedang cek lokasi untuk membuat yang kita bicarakan Sen.." ucap wanita itu yang tak lain adalah Viana istri Ali mantan tunangan Senja.
" Semoga apa yang kita rencanakan di lancarkan yah kak.." ucap Senja
" Bundaaaa...." teriak seorang bocah laki-laki yang keluar dengan wajah kesalnya menghampiri Senja dan Viana.
" Arsen kenapa boy..?" tanya Senja melihat sang putra dengan mode kesalnya.
" Bunda lihat saja di dalam, kelakuan dua rusuh ..malas aku." adanya.
" Memangnya kenapa sama Maira juga Naima?" tanya Senja.
" Lihat Bun,kuku aku merah semua karena ulah mereka !" ucapnya kesal dengan menunjukkan kedua tangannya yang memperlihatkan kuku tangannya yang berwarna merah.
" Ya Allah..jadi mereka menjaili kamu..hahaha.." gelak tawa pun terdengar dari bibir Viana melihat kejahilan putrinya dan Maira putri dari Senja.
Senja pergi meninggalkan Kala setelah dua bulan berlalu mendapatkan kabar jika dirinya sedang berbadan dua karena sewaktu dia menjenguk Viana di Rumah Sakit dia sempat pingsan dan atas pemeriksaan Dokter yang memeriksa nya mengabarkan jika dia sedang hamil .Dan betapa tidak menyangka jika dia mengandung anak kembar.
Rasa bahagia menyelimuti hatinya,namun..merasa sedih saat mengingat jika saat dia hamil tak ada sosok suami di sampingnya.Karena rasa kecewanya yang belum bisa hilang dari hati Senja,dia mengubur dalam-dalam keinginannya kembali ke Indonesia.
Senja tahu jika Kala mencarinya ,itu atas informasi dari keluarga Ali,negara yang di tempati Senja saat ini memang tempat tersebut aman untuk bersembunyi.
Karena Senja tahu,jika Kala dan keluarga nya akan mencarinya di data penerbangan ke negara Eropa dan Asia. Sementara dia ada di Benua Australia tepatnya di pinggiran kota Sidney.
Flash back On
Senja menghapus air matanya yang mengalir deras . Pengakuan yang dia dengar dari mulut suaminya membuat dirinya kecewa. Begitu tak pantas kah dia mendapat sebuah cinta yang tulus.Dia menyesal karena dia sudah jatuh hati pada sosok suaminya.Walaupun dianggap dia egois karena pergi tanpa menanyakan lebih jauh tentang apa alasan suaminya membuat dirinya terikat dengan sebuah pernikahan tanpa cinta.
" Senja.." panggil seseorang
" Kak Ali,kamu kok..
__ADS_1
" Kamu ngapain disini?" tanya Ali menatap Senja penuh tanya
" Senja,kamu kenapa..?" tanya Viana istri Ali yang berdiri di samping Ali.
" Aku mau pergi." ucap Senja singkat.
" Sendiri,suami kamu?" tanya Ali
" Kakak tau kamu sudah menikah,kemana dia?"tanya Ali mengedarkan pandangan nya.
" Kalian kok disini, kalian mau kemana?"tanya Senja menatap Viana yang sudah hamil besar.
" Kita mau kembali ke Sidney,dan meneruskan kuliahku Senja." jawab Viana
" Pekerjaan Kak Ali gimana?" tanya Senja
" Aku berhenti dari Rumah Sakit dan akan bekerja di salah satu Rumah Sakit di Sidney Sen.." jawab Ali
" Sebenarnya kamu kenapa, cerita sama kita..setidaknya kamu nggak memendamnya sendiri." ucap Viana.
Walaupun Senja dan Ali batal menikah mereka berusaha untuk menjadi sahabat,dan Viana pun juga sangat senang berteman dengan Senja.Ali pun mulai menggerakkan hatinya menerima kenyataan jika istrinya adalah Viana.
Akhirnya Senja menceritakan secara singkat apa yang membuat dia di bandara ,dan dengan Ajakan Ali juga Viana mereka membawa Senja ke Sidney.
Flash back Off
" Dua perusuh itu benar-benar buat Arsen kesal Bun." adanya
" Maafin Ibu yaa..bukan maksud ibu ngerasain kamu sayang ,tapi..liat wajah kamu yang imut ini seperti anak gadis kecil ..hehehe.." ucap Viana meminta maaf pada Arsen
" Ibu Menyebalkan,kenapa tingkah perempuan selalu buat ku pusing .." ucapnya dengan menepikan jidatnya dengan pelan.
" Karena kamu buat kita menggemaskan..!!" ujar Viana
" Sudah jangan marah-marah sama adik juga kakak kamu,sekarang ambil alkohol biar bunda hilangkan cat kukunya." ucap Senja dengan lembut.
Arsen kesal karena ulah Naima dan juga Maira sang adik kembar ,karena mereka selalu cerewet dan membuat dia kesal dengan jiwa iseng mereka.karena memang Arsen terkesan lebih diam dan juga terlihat tak banyak bicara.
Sementara Di belahan dunia lain seorang laki-laki yang terkenal dingin dan tidak tersentuh .Kalandra Satya Bahtiar semenjak kepergian sang istri menjadi seorang yang tidak banyak bicara dan lebih suka menyendiri.
" Bagaimana hasil pencarian kalian,ini sudah enam tahun tapi,nggak ada hasil sama sekali..info terakhir juga kalian memberikan informasi jika Senja pergi ke Belanda dengan info tentang pembelian tiket penerbangan ke sana namun,apa sekarang ..dia belum bisa di temukan." ucap Kala terlihat frustasi.
Enam tahun hidup dalam penyesalan. Membuat sang mama tak pernah memandang hangat lagi padanya.Mama Diana kecewa karena keb*dohannya yang membuat Senja pergi menjauh darinya.
" Maafin kita bro,tapi..apa yang akan kamu lakukan selanjutnya ?" tanya Athar dengan hati-hati.
__ADS_1
" Aku nggak akan pernah berhenti mencarinya ,sampe kapanpun itu." ucap Kala dengan wajah dingin.
Flash back On
Kala pulang dari kantor dengan perasaan tak enak saat itu .Karena ponsel sang istri tak bisa di hubungi sama sekali.Dia memutuskan untuk segera kembali kerumah.
Sampai dirumah,dia masuk dalam rumah yang terlihat sepi dengan lampu yang masih keadaan mati
" Senja..Sayang...mas pulang..!!" teriak Kala dengan masuk ke dalam kamarnya
Kala memeriksa kamar mandi namun kosong, kelantai tiga pun dia tak mendapat kan sosok yang dia cari.
Tiba-tiba perasaannya tak enak dia menelepon Umi Salamah dan juga Indah namun,mereka mengatakan jika Senja tak ada di tempat mereka.
Kala membuka pintu balkon kamarnya dan tak sengaja melihat ke arah balas ,terlihat sebuah lembaran kertas.
Deg
Jantung Kala berdetak kencang melihat sebuah tulisan dan sebuah simbol Card yang sudah di patahkan diatas nakas.
Teruntuk Suamiku..
Saat kamu menemukan tulisan ini,itu artinya aku tak lagi dekat dengan mu.
Maaf,jika aku pergi tanpa pamit padamu..itu adalah hal yang terbaik.
*Maaf telah egois untuk meninggalkan mu,karena sudah cukup bagiku dengan kata-kata mu yang begitu nyata terdengar di telinga ku.Kamu menikahi ku karena kakek memberikan syarat untuk kamu bisa mempertahankan posisimu sebagai pewaris utama .Aku sangat kecewa dengan apa yang aku dengar ,aku merasa sangat bod*h telah berhasil kamu bohongi. Terima kasih atas luka yang kamu torehkan saat hati ini mulai menetapkan hati untuk mencintaimu* .
Hiduplah dengan baik dan bahagia .Jangan cari aku dan uruslah perceraian kita aku ikhlas.Dan menikah lah dengan wanita lain supaya posisimu tetap aman,aku tak bisa meneruskan niatan kamu.
Terima kasih atas kenangan dua bulan ini menjadi istri mu.
Selamat Tinggal
Dariku Senja.
Kala membaca surat itu akhirnya berlari ke arah lemari pakaian Senja disamakan sudah kosong hanya ada lingerie yang pernah Senja pakai saat malam pertama Senja memberikan kesuciannya untuk Kala.
Tubuh Kala pun luruh kelantai,matanya memanas dan tak ada yang menyuruhnya Air mata nya sudah jatuh begitu saja di sana.
" Aku mencintaimu..maaf ,aku menyesal..kembalilah sayang.." gumam Kala mendekap kertas yang di tulis Senja untuknya
Dari saat itu Hidupnya hampa tanpa ada yang bisa dilakukan apapun untuk mengobati kesunyian hatinya selama enam tahun ini.
Bersambung
__ADS_1