
" Assalamualaikum istriku ." sapaan itu membuat buyar lamunan Senja.
Senja yang sedari tadi masih menundukkan wajahnya mulai mengangkat wajahnya mengarah ke sosok yang sudah duduk menatapnya penuh cinta dan dengan senyuman yang membuat hati Senja meleyot seketika.
" Wa'alaikumsalam mas.." jawab Senja dengan malu-malu.
Melihat interaksi pasangan suami istri yang baru saja selesai melakukan ijab qobul itu membuat yang hadir di acara itu tersenyum melihat tingkah malu-malu yang di tunjukkan Senja saat menjawab salam dari suaminya.
Kala mengulurkan tangannya pada istrnya dan dengan senyuman manis nya Senja meraih tangan itu dan mencium punggung tangan nya dan Kala pun mencium kening Senja dengan lembut.
Senja yang merasakan hal berbeda dengan saat waktu dulu menikah dengan Kala yang pertama.Saat ini ada kebahagiaan yang tak bisa di ungkapkan kata-kata.Senyum kedua pengantin itu pun selalu menghiasi bibir mereka.Tak seperti waktu itu yang terlihat terpaksa menampakkan kebahagiaan semu.
Setelah selesai dengan acara sederhana itu rombongan pun kembali ke hotel dan melakukan makan malam bersama para undangan,di restaurant hotel sebagai bentuk syukur keluarga Bahtiar akan bersatunya kembali dua orang yang lama terpisah.
" Sayang... bagaimana perasaan kamu sekarang?" tanya Umi Salamah pada Senja.
" Senja lebih tenang umi,maafin Senja umi..selama ini buat umi khawatir.Senja janji,Senja nggak akan pernah lagi pergi sebelum tahu kebenaran segala masalah yang Senja juga Kala hadapi kedepannya."ucap Senja
" Syukur lah putri umi sudah kembali lagi ,Senja yang baik dan juga bijak walaupun galak sama suami nya." ledek Umi Salamah.
" Iiihhhh kata siapa umi,Senja nggak pernah galak sama suami Senja."elak Senja
" Sudahlah..jangan lagi kamu usir-usir suami kamu lagi yaa.." ucap sang umi
" Hemmm.." jawab Senja dengan singkat.
Ucapan singkat Senja Umi Salamah hanya menggeleng dengan jawaban putrinya.
" Bundaaaa...!!" seru kedua bocah kembar
Senja melihat dua anak kembar nya berlari ke arahnya
" Jangan lari-lari nak,nanti jatuh..!!" seru Senja pada keduanya
Kedua anaknya itu tak menghiraukan ucapan sang bunda,yang ada mereka langsung menghambur memeluk sang bunda.Karena dorongan kuat dari dua anaknya,Senja yang kurang siap untuk keseimbangan posisi dia berdiri sedikit terhuyung ke belakang untung saja Kala yang melihat sedari awal anaknya berteriak memanggil sang bunda Kala pun menghampiri ketiganya, Kala yang ada tak jauh di belakang Senja berdiri melihat anaknya yang akan berlari ke arah istrinya tentu saja membuat Kala melangkah lebar ke arah Senja.Benar saja prediksi nya kedua anaknya yang belum terlalu mengerti akan apa yang mereka dapatkan jika mereka berbuat hal itu.
Saat melihat tubuh Senja yang sedikit limbung dengan cepat Kala menahan tubuh istrinya dari belakang.
" Astaghfirullah..!!" pekik Senja yang merasa ingin jatuh namun,dia bersyukur suaminya yang sigap menahan tubuhnya.
__ADS_1
" Kamu nggak papa,kakinya okey..?" tanya Kala melihat Senja yang masih terkejut.
" Bundaaaa..!!" seru kedua bocah itu yang melihat hal itu sontak membuat dua bocah itu khawatir.
" It's okey nak..kenapa kalian lari-lari sih?" ucap Senja.
" Abang,Adek ..lain kali jangan begitu yaa..pelan jalannya, jangan lari-lari kayak tadi kalau tadi nggak ada Daddy bunda jatuh gimana?" ucap Kala dengan nada yang masih di bilang lembut.
" Sorry dad.." ucap keduanya.
" Daddy maafin, sekarang kalian harus minta maaf sama bunda." ucap Kala memberikan perintah pada kedua anaknya.
Kedua bocah itu pun akhirnya meraih tangan bundanya " Kita minta maaf ya Bun..." ucap keduanya.
"Iya bunda maafin,bunda kangen sama kalian ,kalian sudah makan belum?"tanya Senja
" Kami kangen sama bunda ,kita mau makan sama bunda juga sama Daddy ." ucap Arsen
" Okey...kita makan yaa,yuk..!!" ucap Kala menggandeng tangan putrinya dan Senja pun menggandeng tangan Arsen.
Melihat interaksi keluarga kecil itu pun semuanya terlihat bahagia.Karena akhinya pasangan yang saling mencintai itu ,saat ini sudah kembali lagi.
" Iya Maira juga seneng,Daddy sudah kembali sama kita." timpal Maira.
" Iya sayang..Daddy juga bahagia,sama kalian." ucap Kala mengelus lembut kepala sang putri
Makan malam tasyakuran yang diadakan keluarga Bahtiar pun selesai dan mereka kembali ke kamar masing-masing.
Kedua bocah kembar itu harus di bujuk supaya mau mengikuti perintah sang Oma dan keluarga lainnya
Di kamar hotel yang di tempati pengantin baru stok lama pun keduanya sama-sama merasakan bahagia dengan keadaan mereka saat ini.
" Mas mau mandi dulu atau aku dulu." ucap Senja.
" Kamu dulu sayang,mas mau telpon Marvin bentar .Ada kerjaan sedikit." ucap Kala
Senja pun akhirnya masuk ke dalam kamar mandi dan membersihkan dirinya.
Dia tak dapat memungkiri jika saat ini dia bahagia karena sudah kembali pada Kala.Saat dia melihat cermin mendadak terasa tiba-tiba dadanya berdegup kencang.
__ADS_1
" Apa mas Kala akan meminta hak nya malam ini?" gumamnya .
Pikiran Senja melayang saat mengingat jika suaminya sudah lama sendiri dan juga pastinya sudah lama tidak merasakan pelepasan.Dia paham apalagi notabene nya mereka sudah pernah merasakan hal itu tentu saja tidak mudah untuk menahan hasratnya apalagi seorang laki-laki yang terbilang masih punya tenaga untuk menyalurkan keinginan biologis nya.
Senja sejenak berpikir,apa suaminya setia dengan sekian tahun tanpa menyentuh tubuh wanita .
Senja dengan cepat menghilangkan jauh jauh rasa yang sempat menggu hatinya.
Senja pun bertekad untuk melayani suaminya dengan ikhlas malam ini.
Senja melangkah keluar dari kamar mandi dan dengan balutan bathrobe dan handuk yang membungkus rambutnya yang basah.
Terlihat pintu balkonnya terbuka dan menampakkan sosok suaminya yang masih berbincang melalui ponselnya dengan sebatang rokok terselip di tangannya sesekali dia sesap dan hembusan usap nya ke udara seperti membuang rasa cemas atau mengurangi beban yang ada dalam otaknya.
Senja dengan perlahan dan memberanikan diri melangkah mendekati suaminya yang membelakanginya dengan perlahan dia memeluk tubuh Kala dari belakang.
Reaksi Kala yang terlihat sangat terkejut dengan sikap Senja yang tiba-tiba muncul dan memeluk nya dari belakang.
Dan sempat membuat Kala terjungkat dengan tindakan Senja . Menyadari tangan Senja memeluk nya membuat Kala tersenyum dan segera mengakhiri panggilan telepon nya .
Kala memutar tubuhnya dan mematikan rokoknya yang masih tersisa setengahnya .
" Ada apa ?" tanya Senja pada suaminya.
Kala yang mendapat pertanyaan seperti itu sontak bingung dengan pertanyaan sang istri.
" Maksudnya?"tanya Kala
" Kamu punya kebiasaan merokok ,sejak kapan?" tanya Senja .
Kala menghela nafas panjang,dan menghembuskan nafasnya dengan kasar.
" Dari SMA, dan sempet berhenti.. setelah kamu menghilang aku mulai menyukainya kembali.kamu kenapa ada disini,kamu nggak ganti baju?" tanya Kala
Pertanyaan Kala sontak membuat Senja bingung,iya juga ..kenapa bukannya harus ganti baju dulu dan penampilan nya sekarang seperti menggoda suaminya.Senja yang sadar akan kelakuan nya kini hanya bisa meruntuki kebodohannya.Tapi, bagi Kala seperti kode alam dari Senja.
Bersambung.
Projects buat baby oek oek nya di tunda dulu yaaa...
__ADS_1
Besok lagi Othor sambung