Cinta Kala Senja

Cinta Kala Senja
# Kembali


__ADS_3

Hari ini setelah selesai dengan urusan yang ada di Australia keluarga BAHTIAR meninggalkan negara itu dan membawa Senja beserta si kembar Kembali ke negara asalnya Indonesia.


Di pesawat pribadi milik keluarga Bahtiar,mereka menikmati perjalanan yang cukup melelahkan apalagi buat si kembar yang baru pertama kali menempuh perjalanan jauh dan pertama kalinya mereka naik pesawat.Jika Arsen yang sangat excited untuk membuat pengalaman pertamanya seru,beda dengan Maira yang memang takut akan ketinggian saat pesawat lepas landas Maira dengan wajah yang terlihat pucat menyembunyikan dirinya dalam pelukan sang bunda.


" Sayang ,sudah nggak papa..coba buka matanya dan rasakan ,pasti seperti naik mobil kok ." ucap Kala membuat putrinya sedikit memberanikan dirinya untuk mengintip keberadaan sang Daddy yang ada di depan nya saat ini.


" No..takut dad." tolak Maira.


" Ahhh..gitu aja Cemen,nih..Abang aja nggak papa kok." ejek Arsen


" Bundaaaa...Abang bilang aku Cemen." adu Maira pada sang bunda.


" Arsennnnn..." tegur Senja pada putranya yang mulai dengan menjahili sang adik.


" Hehehe..sorry bunda." ucap Arsen dengan menangkupkan kedua tangannya


Semua yang melihat tingkah Arsen hanya bisa geleng-geleng kepala,karena sifat Arsen tak beda dengan sang Daddy,di luaran dengan sifat dinginnya jika dengan keluarga baru dia bisa mengekspresikan perasaan nya.


" Nggak beda sama bapak moyangnya.." gerutu Senja


" Apa sayang?" tanya Kala dengan memandang wajah istrinya


" Apaan ,nggak ada apa-apa kok." kilah Senja


" Nggak ada apa-apa gimana,kamu tadi ngumpat aku yaa?" tuduh Kala


" Sembarangan kalau nuduh,sudahlah..urusin anak kamu tuh..suka banget jahilin adeknya.Sama kayak kamu suka banget bikin aku kesel dari dulu." ucap Senja dengan wajah kesal mengingat jaman SMA,Kala yang selalu membuat Senja kesal.


" Kok kamu jadi marah yang,kan Arsen yang jahil bukan aku.." ucap Kala dengan wajah yang ditekuk.


" Iya kamulah,kenapa mesti sifat nyebelin kamu itu di turunin ke anak kamu.Dulu juga kamu suka bikin kesel aku mulu,ada saja kelakuannya buat aku kesel,pake acara ciri-ciri cium lagi..gimana nggak nyebelin..!!" ucap Senja dengan menceburkan bibirnya.


Mendengar penuturan Senja membuat yang lain menahan tawa nya ,apalagi empat orang yang tahu benar apa yang terjadi saat di sekolah mereka dulu.


" Itu emang sengaja yang,habisnya kamu juga sih.. yang nggak pernah terpesona sama ketampanan ku.Kalau cewek lain sudah nempel mulu kaya permen karet.Aku ngerasa kesel banget sama kamu..apalagi sifat cuek kamu,bikin penasaran seorang Kalandra." ungkap Kala membuat Senja terbengong mendengar penuturan suaminya.


" Emang dari dulu Lo udah bucin sama Senja kan Al.." ledek Marvin


" Iyaa..gue akui gara-gara saking bucinnya buat dia beneran jadi bini gue, walaupun memang banyak kesalahpahaman." ucap Kala.

__ADS_1


" Sudahlah..kalian ,kalau mau bahas soal ini.. lebih baik nanti kalau dua bocil sudah nggak ada." timbrung mama Diana


Mereka pun kemudian diam tanpa menjawab omongan mama Diana,terlihat Maira yang sudah memejamkan mata ,Arsen yang sibuk dengan tab nya dengan headphone di telinganya.


Tepat sore jam empat pesawat pribadi keluarga Bahtiar, berhasil mendarat dengan sempurna di Bandara Internasional Soekarno Hatta.


Rombongan Keluarga itu menyita banyak perhatian khalayak,apalagi dengan kehadiran dua bocah yang terlihat cantik dan tampan perpaduan antara Senja dan Kala.


Rombongan itu berjalan keluar Bandara dengan pengawalan ketat,sekitar sepuluh bodyguard.Apalagi melihat sosok Kalandra yang menggendong seorang gadis cilik dan tangannya menggenggam erat seorang bocah tamban dan ada seorang wanita berhijab di samping juga menggenggam tangan bocah laki-laki itu berjalan beriringan menuju mobil jemputan yang sudah menunggu rombongan keluarga yang berpengaruh itu.


" Waahhhh..mobilnya panjang banget bun !!" seru Arsen saat mereka di persilahkan untuk naik ke sebuah mobil Limosin yang terparkir di area bandara .


" Arsen suka nak?" tanya Kala pada sang putra .


" Suka dad..ini mobil siapa?" tanya Maira saat mereka sudah di dalam mobil super mewah itu.


" Punya Arsen sama Maira dong.." jawab Kala membuat dua bocah itu saling pandang


" Punya kita?" tanya keduanya


" Iyaa.. Daddy beli buat kalian,tapi..mobil ini akan kita pakai kalau acara tertentu saja ." ucap Kala.


" Kan Daddy kerja nggak pulang-pulang,buat kalian semua bahagia..maafin Daddy yaaa..lama nggak pulang." ucap Kala dengan mengecup kening sang putra.


" Iyaa..nggak papa,tapi..kami mohon Daddy jangan sampai kita pisah lagi yaa..?" ucap Arsen dengan mata yang sudah berkaca-kaca


" Nggak akan ,Daddy akan tinggal sama kalian di rumah kita.Jangan nangis yaaa...Daddy akan selalu ada buat kalian." ucap Kala dengan memeluk Arsen


" Aku juga mau peluk Daddy..hiks ..hiks.." ucap Maira yang sudah menangis di pelukan Senja.


"Uuuhhhh... princess Daddy jangan nangis,sini sama Daddy.." ucap Kala dan mengulurkan tangannya meraih tubuh kecil sang putri.


.


.


Satu jam menuju mansion milik keluarga Bahtiar cukup melelahkan, apalagi untuk dua bocah kembar yang sudah terlihat mengantuk.


"Sudah sampai Bun?" tanya Arsen pada Senja

__ADS_1


" Sudah sayang,kita sampai di rumah Oma sama Opa." jawab Senja.


" Wahhh...besar banget rumahnya kayak Istana ." ucap Arsen merasa takjub melihat bangunan mewah milik keluarga Bahtiar.


" Kayak istana Barbie ya bang..." seru Maira.


" Rumah Barbie kamu nggak ada apa-apa nya." ucap Arsen


" Sudah-sudah kita masuk yuk..!"seru Oma Tika


" Ayo masuk,Oma ada kejutan buat kalian berdua.." timpal Mama Diana meraih tangan kedua cucu nya.


Mereka akhirnya melangkah masuk kedalam mansion mewah itu dan kedua bocah itu pun di bawa ke sebuah kamar yang luas yang ada di lantai bawah. Kamar dengan ornamen yang membuat keduanya bengong.


" Gimana,suka sama kamarnya?" tanya mama Diana


" Wahhh...ini kamar kita Oma?" tanya Maira.


" Iya,ini kamar kalian." jawab Mama Diana


Kedua bocah itupun langsung menghambur ke dalam kamar mereka dan naik keatas kasur mereka.


Senja melihat tingkah kedua anaknya ada rasa haru dan bahagia karena akhinya mereka merasakan kebahagiaan di antara keluarga mereka.


Tanpa sadar Senja meneteskan air matanya,dengan cepat Senja menghapus nya.


" Are you okey ?"tanya Kala dengan menatap wajah sang istri.


" Okey mas.." jawab Senja dengan singkat


" Kita ke atas, kamar kita." ucap Kala


" Tapi..


" Kita istirahat dulu,aku tahu kamu pasti lelah kan?" ucap Kala dan menggandeng tangan Senja ke lantai dua tempat kamar Kala berada.


Pintu kamar pun terbuka terlihat tak ada yang berbeda di dalam kamar itu,masih seperti dulu saat pertama Senja masuk kamar itu dengan status baru sebagai istri Kalandra.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2