Cinta Kala Senja

Cinta Kala Senja
#Mengintai


__ADS_3

Pagi hari di hari Senin, seperti biasa Senja dengan segala kesibukannya sebagai istri tentu saja sedari pagi dia menyiapkan semua keperluan sang suami apalagi kedua anaknya sudah di kuasai oleh mertuanya.Kalau kata Mama Diana Mereka yang ingin merawat kedua bocah kembar itu.Senja dan Kala suruh bikin lagi kalau perlu yang banyak,emang ada-ada saja permintaan keluarga suaminya,memang mereka senang keluarga besar karena dua anak Bahtiar hanya punya anak satu dan tugas Kala juga Sita yang mengembangkan keturunan mereka itu kalau kata Oma Tika,tapi.. konteksnya bercanda yaa..


Saat tahu Senja hamil kembali, benar-benar membuat semua keluarga mereka merasa bahagia.Dan urusan si kembar pun di bantu oleh mama Diana juga Oma Tika,Senja benar-benar diratukan.


"Mas,aku kangen si kembar deh.."ucap Senja saat dia memasang dasi suaminya.


" Kamu telpon mereka lah,salam pun kamu sudah telpon mereka " ucap Kala


" Senja ngerasa kok mereka nggak butuh Senja lagi yaa.." keluh Senja.


" Bukan begitu sayang,mereka tahu..di perut bundanya ada adek mereka dan sebagai anak yang baik dan pengertian mereka mengurangi kegiatan kamu supaya bundanya nggak capek,kata mama juga semalam mereka belajar mandiri juga kan..biarlah,mereka punya kenyamanan sendiri sayang.." ucap Kala dengan memeluk tubuh istrinya


" Okelah..tapi, aku kangen jalan-jalan deh.." ucap Senja


" Ya udah..kalau mau jalan-jalan nanti weekend kita jalan yaa..,mau kemana sih..hemm?" tanya Kala


" Aku bukan pengen jalan sama kamu mas,tapi..mau jalan sama Sita kayak dulu waktu masih gadis gitu.." ucap Senja


" Ya udah pergi,tapi..inget jangan capek-capek yaa..maaf mas nggak bisa jaga kamu 24 jam,mas harus kerja..buat anak-anak kita kan." ucap Kala


" Iya nggak papa,cuma kadang aku kangen kerja.." ucap Senja dengan wajah sedih.


" Gimana kalau kamu ikut mas ke kantor,cukup duduk temani mas kerja..mau?" tawar Kala


" Eeeemmm...gini deh,nanti siang aku nyusul ke kantor sambil bawa makan siang buat kamu gimana?" tanya Senja


" Oke,tapi..harus pake sopir..dan jangan capek-capek dirumah,kalau capek nggak usah masak..kamu cukup kekantor kita bisa makan diluar ..oke?"


" Oke,kita sarapan yaa..yuk..!!" ajak Senja dan mereka akhirnya melangkah keluar kamar dan menuju meja makan.


Terlihat Sita yang duduk dengan mengunyah makanan yang ternyata Sita dengan tidak sabar nya harus menunggu Kala dan Senja untuk sarapan.


" Tumben, Sarapan duluan?" sindir Kala


" Lama,kalau nungguin pasangan bucin." balas Sita menyindir Kala.


" Syirik Lo.." tukas Kala


" Maasss ..?!" seru Senja memperingatkan

__ADS_1


" Iya sayangggg.." sahut Kala


" Lebay banget sih.." gumam Sita sinis.


" Aku sumpahin kamu bucin sebucin bucinnya sama Ray.." ucap Senja yang mendengar gumaman sahabatnya.


" Dasar sahabat yang nggak ada perasaan.." ucap Sita dengan wajah kesal.


Setelah selesai mereka sarapan Kala dan Sita berangkat ke kantor dan Senja kembali dengan kesibukan nya. Walaupun sudah nggak ngantor lagi,Senja masih tetap bekerja dari rumah untuk mengecek email yang dikirim oleh Viana soal Caffe mereka yang ada di Sedney. Senja juga mempunyai rencana untuk membuka usaha Caffe serupa di Indonesia sebagai cabang Caffe nya Heart to Heart .


Senja bekerja mengecek email pun hanya dua jam dan dia langsung ke dapur untuk menyiapkan bekal makan siang untuk suaminya.


Jam 11Siang Senja sudah siap untuk membawa bekal makan siang untuk suaminya ke kantor dengan di antar supir yang biasa di sediakan untuk ART membeli keperluan yaitu Pak Yudi di tugaskan untuk mengantar ke kantor BAHTIAR Group.


Tak butuh terlalu lama hanya sekitar tiga puluh lima menit Senja sampai di lobby Kantor BAHTIAR Group dengan tampilan yang selalu sederhana.


" Siang nyonya muda." tegur seorang Security.


" Siang Pak,jangan terlalu kaku pak.. panggil seperti biasa saja." ucap Senja dengan wajah ramah.


" Nggak bisa gitu nyonya,kan sudah seharusnya kami panggil begitu." tolak sang security


" Non Senja aja yaa..?"tawar si Security


" Terserah bapak deh,saya masuk dulu pak ..jangan lupa makan siang."ucap Senja dengan menyerahkan beberapa uang kertas berwarna merah.


"Jangan non,saya bawa bekal."tolak security itu yang bernama Roni.


"Ambil pak,rejeki bapak.Jangan di tolak yaa.."ucap Senja dan dengan rasa syukur pun Pak Roni menyertakan doa untuk Senja dan juga keluarga.


Pak Roni adalah security yang sudah lama Senja kenal,dia juga tahu kehidupan pak Toni yang membiayai anak-anak nya yang berjumlah enam orang ,Senja kenal sedari Senja masih bekerja di Bahtiar Group juga.Karena dulu sama-sama karyawan dan Itu membuat Pak Roni sedikit lebih leluasa berkeluh kesah dengan Senja jika saat Senja harus menunggu ojek langganan nya dulu.


Roni pun bersyukur karena saat tahu Senja adalah istri dari boss nya pun merasa bahagia karena gadis cantik dan baik hati menemukan kebahagiaannya dengan keluarga yang sangat kaya namun,sifat nya masih sama yaitu dermawan.


"Saya masuk dulu pak,salam buat keluarga."ucap Senja dan diangguki Roni menyuruh Senja hati-hati.


Sampai di lantai di mana suami nya berada Senja langsung menemui sekretaris Kala.


" Mba bapak ada?"tanya Senja dengan ramah.

__ADS_1


" Siang Buu ...bapak ada,baru selesai meeting silahkan masuk.."ucap Sang sekretaris


Dengan senyuman manisnya Senja dengan cepat memasuki Raung kerja suaminya.


"Assalamualaikum.."salam dari ambang pintu membuat Kala yang sedang serius pun menoleh kearah pintu


" Wa'alaikumsalam sayang,kamu sudah sampai..." jawab Kala dan meninggalkan pekerjaan nya segera menyambut kedatangan sang istri.


"Alhamdulillah sampai,aku bawa makan siang buat kamu juga kak Marvin juga kak Athar kalian makan siang bareng yaa..?"ucap Senja.


" Oke..aku chatt mereka yaa.."ucap Kala.


"Mas kayaknya aku harus ke satu Caffe sama Sita soalnya nya tadi waktu naik ke atas,ada pesan dari Arga dia mau ke Caffe itu sama seseorang."ucap Senja.


" Coba aku lihat ."ucap Kala


Kala pun melihat pesan yang dikirimkan Arga ke seseorang yang Senja juga Kala tak tahu dan juga di lihat dari pesan yang di tulis Arga terlihat sangat intim dengan orang tersebut yang di duga seorang wanita.


"Tapi,kamu harus hati-hati yaa.." ucap Kala


"Iyaa.. sayang." jawab Senja dengan senyum lembutnya.


Akhirnya Senja ke ruangan Sita mengajak sahabat nya itu makan siang di luar. Sebenarnya Sita malas kemana mana namun, dengan alasan ngidam akhirnya Sita dengan cepat menuruti keinginan sahabatnya itu.


Tak butuh waktu lama mereka sampai di salah satu Caffe yang mereka tuju.


Kedua sahabat itu masuk ke dalam Caffe yang terlihat sangat ramai ,Senja tak menyangka jika tempat itu ramai dan memang sedang di gandrungi para masyarakat ibu kota.


"Nja' itu bukannya Arga?"tanya Sita menunjuk di satu sisi.


"Hahh..iya sama siapa tuh.." timpal Senja pura-pura tak tahu jika di sana ada Arga.


Terlihat Arga yang duduk dengan seorang wanita muda dengan wajah ceria dan bahagia dengan tak segan Arga mencium pipi gadis itu.Sita hanya bisa menutup mulutnya tak percaya.


Bersambung


Bagaimana sikap Sita selanjutnya setelah melihat Arga dengan seorang perempuan dan terlihat sangat akrab?


Ikuti bab berikutnya yaaa...

__ADS_1


__ADS_2