Cinta Kala Senja

Cinta Kala Senja
#Maaf


__ADS_3

Senja mendekati anak dan suaminya.Terlihat Kala yang sedang mencium kedua anaknya dengan sayang,terlihat sekali Kala yang sangat merindukan mereka . Entahlah rasa hati Senja tercabik saat melihat wajah ketiga orang beda usia itu.


Terlihat Kala sesekali menyeka air matanya yang sudah jatuh di pipinya.


"Arsen,Maira bawa Daddy kalian masuk !!" ucap Senja dengan datar dan langsung masuk kedalam rumah.


"Iya bun." jawab kedua bocah kembar itu


Kala mendengar ucapan Senja membuat dia sangat terkejut.Kala menatap punggung Senja yang menjauh darinya dan menghilang masuk dalam rumah.


"Al,masuklah..gue jemput Sita ke bandara."ucap Marvin mengejutkan nya dari lamunan.


"Oke, thank's bro..." ucap Kala mengacungkan ibu jarinya kearah Marvin yang masih di belakang kemudi mobilnya.


"Berusahalah untuk bicara pada Senja dengan baik-baik."ucap Marvin dengan suara yang lumayan kencang.


Kala pun menganggukkan kepalanya tanda mengiyakan ucapan sang sahabat.


Akhirnya Marvin meninggalkan rumah Senja menjemput Sita dan dua sahabatnya.


"Ayo dad,bunda sudah kasih ijin buat Daddy masuk."ucap Arsen mengalihkan perhatian Kala pada kedua bocah yang sudah terlihat kelelahan.


"Iya sayang..yuk..!!" seru Kala dengan senyuman lebar dan menggandeng tangan kedua bocah kesayangannya.


Sedikit demi sedikit dia merasa lega karena Senja memberikan kesempatan dia melepaskan kerinduan nya pada kedua buah hatinya.


Kala melangkah masuk dalam rumah sederhana itu,kesan pertama pada hunian sederhana itu adalah rasa nyaman.


Ruangan yang terlihat rapih dan juga terpampang dengan jelas sebuah foto lumayan besar menghiasi ruang tamu itu dengan gambar yang mencuri perhatiannya. Terlihat Senja yang tersenyum lepas dengan kedua anaknya.Ada foto dimana dua bocah kembar yang terbalut selimut yang terlihat masih merah.


"Arsen,Maira ..ganti seragam kalian,cuci tangan istirahat !!" seru Senja terlihat acuh dengan keberadaan Kala.


Arsen dan Maira sesaat memandang sang ayah.Kala tersenyum kecut kearah kedua anaknya yang menatapnya.


"Ayo..Daddy bantu kalian ganti baju dan langsung istirahat yaa.." tutur Kala pada kedua anaknya.


"Ayo dad..!!" seru keduanya menarik tangan Kala menuju kamar mereka.


Kamar yang terlihat sederhana namun,terlihat nyaman dan rapih.


"Ayo masuk dad..!!" seru Maira membuat Kala tersadar dari lamunannya.

__ADS_1


"I_iya sayang..ini kamar kalian berdua?"tanya Kala memindai ornamen yang ada di kamar itu.Terlihat wallpaper dinding yang terlihat seperti stiker ruang angkasa di atap pun terlihat seperti lukisan yang indah yang di buat seperti ruang angkasa .


Tidak seperti biasanya kamar anak-anak yang dominan dengan karakter superhero atau tokoh kartun yang selalu menghiasi sebuah kamar anak-anak.


"Bunda buat kita seperti di ruang angkasa dad,kalau malam apalagi kita seolah jadi astronot NASA yang lagi di antariksa."ungkap Arsen.


"Bunda kalian memang selalu unik."ucap Kala mengingat keunikan istrinya yang tak biasa.


"Iya..bunda memang unik,karena saking uniknya kalau tiap pagi pasti teriak-teriak kalau bangunin kita.Tapi,pagi tadi..bunda kayak orang sedih.Terus,bunda juga bilang kalau takut kehilangan kita..takut Daddy ambil kita karena Daddy orang kaya."ujar Arsen dengan wajah sendu.


Deg


"Apa selama ini kamu melihat ku begitu kejam Sen,kamu selalu saja menyimpulkan apa yang akan terjadi tanpa tahu kebenaran nya." batin Kala


"Bunda bilang begitu?"tanya Kala pada sang putra dengan membelai lembut rambut sang putra .


"Iya,bunda juga selalu nangis sekarang..tadi pagi mata bunda keliatan bengkak."ujar Maira.


"Maafin daddy yaa..bunda sedih karena daddy." ucap Kala dengan memeluk tubuh kedua anaknya.


"Lebih baik daddy buru-buru minta maaf sama bunda.Bunda itu orang baik,pasti Daddy juga akan di maafkan jika punya salah..bunda itu pemaaf ,kalau marah pun nggak akan lama.Apalagi kalau udah di kasih coklat blok hemmm..pasti luluh." cerocos Maira dengan ekspresi imutnya


"Ya sudah..yuk, bersih-bersih ,ganti baju terus kita istirahat.Daddy temenin kalian sampai tidur."ucap Kala membawa kedua anaknya untuk kekamar mandi.


Setelah membantu membersihkan diri kedua anaknya Kala pun langsung mengarahkan kedua bocah itu untuk istirahat siang.Kedua bocah itu terlihat sangat senang dan berceloteh tentang apa saja yang mereka lakukan selama ini.Kala masih setia mendengarkan celotehan mereka dan tanpa terasa kedua bocah itu pun terlelap dalam tidurnya.


Sementara di ruang tengah terlihat Senja masih sibuk dengan laptopnya,karena memang hari ini dia hanya sebentar ke Caffe dan memutuskan mengerjakan pekerjaan nya dirumah.


"Senja.." panggil seseorang yang saat ini berdiri tak jauh dari Senja duduk


Senja dengan cepat menoleh pada sosok yang saat ini sudah berdiri disampingnya.Namun,Senja tak ada niat untuk membuka suara pada laki-laki yang memandang dirinya intens.


"Anak-anak sudah tidur,apa aku boleh bicara sebentar sama kamu?" tanya nya lagi.


"Apa yang mau di bicarakan,niat kamu kemari buat ketemu anak-anak ku kan.Lalu sekarang sudah aku ijinkan kamu ketemu dengan mereka.Apalagi yang harus saya lakukan, menyerahkan anak-anak saya ke anda? itu nggak akan mungkin,karena mereka anak-anak saya .Jadi,jangan pernah berfikir untuk mengambil mereka dari saya."ucap Senja dengan tatapan matanya yang tajam.


Kala menghela nafas panjangnya,menatap wajah wanita yang sangat dia rindukan.


"Maaf,aku tahu kamu kecewa dengan apa yang pernah jadi niat awalku.Tapi jujur,niatan itu hanya aku pikirkan dan tidak aku realisasi kan.Mungkin kamu nggak percaya."ucap Kala dengan wajah penuh luka.


"Tapi,kamu jebak aku dengan pernikahan palsumu Kala..kamu buat aku jadi perempuan bid*h.Aku menerima kamu atas dasar balas Budi tapi,kamu tawarkan pernikahan yang seakan menjanjikan untuk kebahagiaan .Tapi apa,kamu tipu aku.Ternyata aku cuma jadi alat buat kamu dapatkan segala kuasa atas warisan kakek Bahtiar.Kamu jahat Kal..jahat..!!" ucap Senja dengan mata yang sudah berkaca-kaca

__ADS_1


"Senja aku mohon....


Ting tong..


Omongan Kala terpotong saat terdengar suara bel rumah itu berbunyi.Senja yang mendengar ada tamu langsung menuju ke arah pintu masuk dan tanpa basa basi Senja membuka pintu itu dan betapa terkejutnya dia siapa yang ada di depan matanya.


"SURPRISE...!!!!!


Suara lengkingan yang terdengar membuat Senja membatu dan tak bisa berkata apapun.


Bersambung


Hallo para readers...


Author mau minta maaf,untuk cerita Mafia In Love yang author tulis ternyata menghilang karena mungkin juga kesalahan othor yang kurang hati-hati atau apalah tapi,Ternyata cerita itu menghilang atau terhapus.Author ingin mengembalikannya namun tak bisa.


Jadi Author Up Cerita Author yang lain



Menikah Muda


Novel terbaru Author yang sudah up mulai tgl 6/September/2022


Mengisahkan


Seorang siswa SMA bernama Kirani Adzkia yang harus menikah dengan teman sekolahnya Abian Kemal Mahardika


Karena kesalahan satu malam,Abian menikahi Kiran atas dasar pertanggungjawaban darinya karena sudah merenggut kesucian Kiran.


Abian dan Kiran menikah tanpa sepengetahuan kedua orang tua Abian,sedang Kiran yang memang sudah yatim piatu dan tak dianggap oleh paman dan bibinya.Kiran menjadi istri rahasia Abian dan hanya pembantu Abian yang mengetahui pernikahan mereka.


Abian memutuskan untuk menjalani kehidupan Rumah Tangga nya seperti rumah tangga pada umum nya walaupun di luar mereka berstatus sebagai orang yang bebas.Namun,saat pulang dari Sekolah mereka akan menjadi suami istri pada umumnya.Aneh memang,kenapa Kiran tak membenci Abian ? Kiran memang sudah mencoba mengikhlaskan apa yang terjadi malam itu.Namun,Kiran kembali mengalami kekecewaan saat tepat di hari kelulusan Abian tiba-tiba menghilang tanpa pamit dan lebih sedihnya Kiran yang baru mengetahui jika dirinya hamil.


Dengan segala kekecewaan itu membuat Kiran pergi ke tempat dimana tak ada orang yang mengenalnya dan memulai barunya bersama buah hatinya


Namun, takdir yang membawa Kiran harus kembali ke kota yang penuh kenangan dan luka.Dihadapkan kenyataan diamana sang anak menginginkan bertemu dengan sang ayah.


Bagaiman kisah selanjutnya ikuti kisahnya di


"MENIKAH MUDA"

__ADS_1


__ADS_2