Cinta Kala Senja

Cinta Kala Senja
# Mode Manja Senja


__ADS_3

" Sayanggg...gimana,apa kamu masih sakit?" tanya Kala pada sang istri


Sehabis subuh tadi Kala menarik Senja untuk melanjutkan tidur lagi,biarlah dianggap manja atau malas.Namun, entah mengapa Senja ingin sekali rasanya selalu dekat dengan suaminya.


Sejak tadi pun Senja masih setia merangkul leher Kala dengan kepala berbantalkan lengan suaminya.


" Nggak ngerasain apa-apa sih, besok jadi kita ke Bandung mas?" tanya Senja.


" Jadi..,kenapa memangnya?" tanya Kala dengan mengecup bibir Senja.


" Nggak tau kenapa rasanya Senja hari ini males ngapa-ngapain,boleh nggak hari ini Senja nggak nganterin anak-anak sekolah.Mas anterin mereka sekalian ke kantor..boleh kan?" ucap Senja dengan suara manjanya


" Boleh,apa sih ..yang nggak buat kamu sayang.." ucap Kala dengan senyum lebar.


" Tapi, mas jangan lama-lama pulang nya yaa..kayaknya Senja nggak pengen jauh-jauh dari kamu." ucap Senja


" Kalau gitu mas nggak usah kekantor deh,habis anter anak-anak mas balik lagi..mas juga bisa kerja dari rumah kok.Mas khawatir juga keadaan kamu,memang mas semalam terlalu semangat yaa...buat kamu sampe sakit gini?" tanya Kala dengan wajah yang terlihat cemas.


" Nggak kok,mungkin karena memang lagi musim pancaroba mas..jadi ,aku juga bisa masuk angin." ujar Senja membelai lembut rahang suaminya.


" Emang nggak masalah mas,kalau kamu lagi sibuk-sibuknya nya nggak papa kamu kerja aja ." ucap Senja tak enak hati pada Kala.


" Gini aja,aku antar anak-anak sekolah habis itu aku balik ke rumah ,biar aku kerja dirumah ..Marvin juga bisa handle pekerjaan di kantor,kalaupun ada kerjaan yang harus aku cek bisa mereka kirim lewat email." ucap Kala memberikan solusi.


" Beneran nggak papa?" tanya Senja memastikan.


" Iyaa..lagian hari ini mas nggak ada meeting penting kok,Marvin masih bisa handle pekerjaan kok." ucap Kala meyakinkan Senja.


" Beneran nggak papa, jangan-jangan nanti karena Senja manja begini perusahaan bisa oleng loh mas.." ucap Senja dengan wajah khawatir.


" Nggak akan sayang,lagian mas juga pasti kepikiran kamu kalau kamu masih sakit gini,kita ke dokter aja yaaa?" saran Kala

__ADS_1


" Nggak lah mas,aku cuma pengen pelukan kamu saja ." ucap Senja.


" Aneh amat sih istri ku ini,segitu bucin nya sama aku..tapi,nggak papa sih...sudah lama juga dia nggak pernah manja sama yang namanya suami..semoga bisa buat dia bahagia selalu ya.. Allah" batin Kala mengingat hari ini Senja yang begitu manja padanya.


Kala akhinya dengan cepat mengantar dua anaknya ke sekolah dan akan kembali kerumah,karena memang dia sudah janji pada Senja untuk bekerja dari rumah.


" Abang sama adik, nanti yang jemput Oma yaa ..bunda lagi kurang enak badan soalnya." ucap Kala pada kedua anaknya saat mereka masih menuju tempat sekolah twins


" Lho..bunda sakit apa, pantesan tadi bunda nggak sarapan sama kita jadi bunda sakit dad." ucap Maira.


" Iya sayang...maaf yaa,tadi bunda nggak bisa gabung sarapan sama kalian,bunda lagi lemes badannya." ucap Kala.


Memang tadi sebelumnya kedua anak kembar itu di larang oleh ART yang ada di rumah untuk ke kamar orang tua mereka atas perintah daddy nya.


" Nggak papa kok Dad,tadi soalnya bibi bilang kita suruh langsung sarapan sama Daddy,jadi kita belum sempat ke kamar Daddy." ucap Arsen.


Tak lama mereka sampai di depan sekolah mereka ,kedua anak kembar itu langsung turun dari mobil setelah mencium tangan sang Daddy dan langsung menuju ke sekolah.


Sementara itu Kala langsung mengarahkan mobilnya kembali kerumahnya.Saat di jalan pulang Senja mengirimkan chatt untuk Kala membeli rujak mangga muda.Karena masih pagi Kala mencarinya dengan waktu lumayan lama ,namun..tetap tak ada yang dagang akhirnya dia membeli beberapa mangga muda dan di bawa ke rumah besar.


" Wa'alaikumsalam...." jawab Mama Diana dan Oma Tika yang sedang bersantai di ruang TV


" Kala..kamu nggak ngantor,mana Senja?" tanya Mama Diana


" Kala hari ini kerja dirumah mah,Senja lagi kurang enak badan.Mbok Darmi mana mah..." tanya Kala


" Ngapain kamu nanya si mbok..?" tanya Oma Tika.


" Aku mau minta tolong buatin sambel rujak,soalnya tadi Senja minta beliin rujak mangga muda..tapi,Kala cari-cari nggak ada.Kepikiran deh..beli mangga mudanya biar mbok yang bikin sambelnya." ungkap Kala


Mama Diana dan Oma Tika saling pandang dan tersenyum sumringah.

__ADS_1


" Sudah berapa bulan kandungan Senja?" tanya Oma Tika


" Hahh..kandungan, kandungan apa Oma ..Senja cuma...


" Apa,kamu baru sadar kalau istri kamu hamil?" tanya Mama Diana


" Bu_bukan itu mah,emang kalau minta rujak pasti hamil mah,Oma..?" tanya Kala dengan wajah yang terlihat bod*h.


Pletakkk


" Aiisttttt...sakit mah,kenapa kepalaku di getok sih..!!" ringis Kala saat mama Diana mengetok kepala Kala dengan majalah yang dia pegang.


" Kamu tuh nggak peka amat sih..memangnya ,bulan ini kamu sudah libur panjang nggak enak-enak sama Senja?" tanya Mama Diana


" Kenapa mama nanyain masalah ranjang Kala sama Senja sih,kepo banget .." sewot Kala


"Bukan begitu Onnn ..anak ini, sekolah aja di Luar negri, kerjaan CEO yang sukses tapi,nggak peka sama istrinya sendiri..hahh.." ejek sang Oma


" Lagian kenapa Oma sama Mama kepo coba soal Kala enak-enak sama Senja." ucap Kala dengan kesal.


" Begini Kalandra Setya Bahtiar....anak ganteng mama Diana,kalau bulan ini kamu nggak libur berarti Senja belum periode kan..dan artinya dia sudah tidak menstruasi dan alias ada kemungkinan dia hamil begituuu..." jelas Mama Diana


" Emangnya Senja nggak muntah-muntah atau apa gitu ,yang menunjukkan gejala orang hamil?" tanya Oma Tika.


" Nggak ada sih Oma dia nggak muntah-muntah,dia belakangan ini kayak orang males gerak aja,terus dia ***** gitu,dan sekarang dia kayaknya bucin banget sama Kala.pengenya nempel mulu kaya permen karet, terus pengennya enak-enak mulu..tapi,Kala seneng juga kalau dia sudah minta enak-enak,makin hari makin Hot dia Mah.." cerocos Kala dengan wajah yang penuh dengan kebahagiaan mengingat wajah istrinya yang terlihat sangat menggemaskan jika sedang mode manja nya.


Oma Tika hanya bisa tepok jidat dengan kelakuan cucunya yang absurd itu.


" Astaga Kala,sudah tahu gejalanya begitu kenapa nggak diajak ke dokter,periksa istri kamu." ucap Mama Diana kesal dengan sikap sang putra yang tak peka.


" Dia nggak mau mah,dia cuma pengen pelukan aku terus sampe tadi,aku anter si kembar dia nyuruh aku ambil baju bekas aku pake dia cium-cium gitu , terus peluk-peluk baju aku..kata dia biar nggak pusing lagi.Kalau nyium baju aku dia ngerasa nyaman nggak pusing lagi katanya." ungkap Kala

__ADS_1


Oma mendengar ucapan cucu nya itu akhirnya dengan cepat menyuruh mbok Darmi membuat rujak buat Senja dan langsung mengusir Kala dari rumah besar ,dan mama Diana pun bilang si kembar biar mama yang jemput.


Bersambung


__ADS_2