Cinta Kala Senja

Cinta Kala Senja
#Pertemuan


__ADS_3

Kala sesaat tenggelam dalam masa lalunya .Namun setelah Marvin mencoba untuk membuat Kala berfikir jernih akhirnya Kala dan Marvin membuat rencana untuk membuat Senja menerima Kala kembali. Sekaligus ingin kedua anaknya juga menerimanya.


Jam Sembilan Kala dan team mengakusisi WK Holding,dan semuanya berjalan lancar dan singkat.


Setelah beberapa prosedur yang di lakukan untuk memperlancar proses akusisi semua sudah di tangani oleh team pengacara dan juga memvalidkan tentang kepemilikan WK Holding bagian dari K'BAHTIAR Group seutuhnya sebagai anak perusahaan milik BAHTIAR Corp perusahaan induk yang ada di Indonesia.


Setelah dirasa cukup untuk Kala terlibat dan diserahkan ke pihak pengacara untuk mendampingi Mr Julian menyelesaikan tugas mereka .Kala dan Marvin kini berada di mobil mereka mengarah ke suatu tempat.


Kala ingin bertemu dengan kedua anaknya yang baru dia tahu.Saat sampai di depan sebuah sekolah mobil yang di kendarakan Marvin berhenti dan menurut informasi kelas milik kedua anak nya sedang melakukan olah raga di kompleks sekolahan .


Mata Kala tertuju pada seorang gadis kecil yang sedang duduk di sebuah bangku.Gadis kecil itu adalah Amaira yang terlihat kebingungan menutak atik tali sepatunya.


"Kenapa dia ?" gumam Kala


"Seperti nya dia kesulitan membenarkan tali sepatunya." jawab Marvin


Tanpa berfikir panjang Kala keluar dari mobilnya dan langsung menuju tempat dimana Amaira yang sedang kebingungan dan jelas terlihat anak itu terasa sedih karena dia belum bisa memalikan sepatu.


"Hey.. what's wrong with you?" tanya Kala dengan lembut pada gadis kecil itu.


walaupun dalam keadaan jantung Kala berdetak kencang saat mendekati Maira.


Mendengar perkataan Kala,Maira yang sedari tadi menunduk akhirnya mendongak kan kepalanya menatap Kala yang berdiri di depannya.


"My shoe laces are loose uncle." jawab Maira dengan wajah sedihnya.


"Can you help?" tanya Kala dengan merendahkan tubuhnya berjongkok di hadapan Maira.


Mendengar tawaran Kala,Maira dengan cepat mengangguk.Kala melihat Maira mengangguk lalu meraih kaki putrinya dan menalikan kembali lebih kencang.


"Where are you from uncle?" tanya Maira.


"Indonesia." jawab Kala singkat


Mendengar jawaban Kala,kini Maira tersenyum manis.


" Aku juga dari Indonesia.Bunda sama Daddy asal Indonesia."ucap Maira dengan bahasa Indonesia.


Senja dan keluarga Ali memang membiasakan anak anak mereka berbahasa Indonesia ( karena Othor kecetit klo ngomong Londo hehehe...)

__ADS_1


" Oh yah..nama kamu siapa?" tanya Kala dengan memandang lekat wajah sang putri.


"Amaira Seka Bahtiar." jawab Maira


"Ternyata memang dia anakku,bahkan Senja tak lupa memberikan nama besar uyut mereka." batin Kala


"Kenapa Maira sendirian..?" tanya Kala


"Adek..kamu kenapa disini,Abang cariin kamu..jangan sembarangan ngomong sama orang asing,inget kata bunda." ucap seorang anak laki-laki berusia sama dengan Maira dia Arsen sang kembaran.


"Arsen.. uncle ini tolongin aku benerin tali sepatu,aku liat kamu sudah masuk kedalam mau kedalam takut keselimpet tali,jadi tadi Maira coba taliin tapi nggak bisa-bisa .Untung ada uncle...."


"Satya..nama uncle Satya.." ucap Kala menyebutkan nama tengahnya.


"Iya uncle Satya,uncle ini juga orang Indonesia." ucap Maira menjelaskan pada kembarannya.


" Kamu namanya siapa nak?" tanya Kala pada Arsen.


"Arsenio Satya Bahtiar." ucap Maira dengan wajah imutnya menjawab pertanyaan Kala.


"CK ...kamu,inget kata bunda..udah ayo kita masuk, sebentar lagi kita pulang." ucap Arsen menarik tangan Maira untuk masuk kedalam sekolah.


" Adek ..benar kata abang,masuk kedalam sana..uncle juga mau balik ke kantor,uncle seneng bisa kenalan sama kalian ." ucap Kala


" Maira juga ,oke deh..Maira sama Arsen balik ke Sekolah ya..uncle ..dahh.." ucap Maira dengan wajah imutnya sementara Arsen dengan wajah datarnya menarik tangan Maira dengan pelan untuk mengikuti langkahnya.


"Bye...." balas Kala dengan menahan rasa harunya.


Rasanya seperti mimpi kala melihat kedua anak kembarnya.Kala melihat sosok dirinya pada diri Arsen.melihat Maira dengan wajah mirip Senja dan dengan tingkah ceria seperti Senja yang dulu.


Setelah beberapa saat setelah memastikan kedua anaknya masuk kedalam sekolah nya kini Kala melihat jam tangannya tepat untuk jam makan siang dan setelahnya dia akan menunjukkan dirinya di depan istrinya.Setelah memastikan kedua anaknya kini dia muncul di depan mata Senja sebagai boss nya.


Kala dan Marvin sebelum kembali ke kantor mampir untuk makan siang.Cukup satu jam mereka makan dan menuju kantor lagi.


Di dalam kantor pun kini para karyawan devisi Keuangan sudah siap-siap untuk meeting untuk pertama kali dengan Presdir mereka.


" Senja..are you okey?" tanya salah satu karyawan satu teamnya bernama Sisi.


" I'm okey.." jawab Senja dengan senyum tetap tersungging di bibirnya.

__ADS_1


"Kenapa dengan jantungku berdetak kencang begini,perasaan aku nggak karuan gini sih..apa aku grogi mau meeting dengan Presdir yaa..tapi,biasanya juga baik-baik saja."gumam Senja meraba dadanya yang berdetak kencang


Akhirnya kini mereka sampai di meeting room dan sudah ada Mr Julian dan Maria di dalam.


Semua orang devisi keuangan sudah menempati kursi mereka masing-masing.


" Kita bisa mulai Mr Julian?" tanya Maria.


"Silahkan Maria ,kamu bisa terangkan job desk buat mereka sambil menunggu Presdir." ucap Mr Julian


Akhirnya Maria menerangkan apa saja yang terjadi pada WK Holding yang sekarang sudah valid menjadi bagian K'BAHTIAR Group dan menjadi anak perusahaan BAHTIAR Corp


Mendengar penuturan Maria tentu saja membuat Senja syok,kenapa dari tiga tahun ini dia tak pernah berfikir K'Bahtiar seperti nama keluarga suaminya dia tak pernah berfikir sampai kesitu jika pun dia membuat laporan hanya sampai Mr Julian sebagai Direktur pelaksana.


Belum juga sirna keterkejutan nya dengan kenyataan K'BAHTIAR Group bagian BAHTIAR Corp kini dia di kejutkan dengan dua sosok yang baru muncul dimeeting room.Dunianya terasa berhenti saat itu,melihat sosok yang sudah lama tak dia lihat.Dengan penampilan yang terlihat matang dan berbeda.Wajah yang dulu terlihat bersih kini ditumbuhi bulu lebat di sekitar dagunya dengan sosok yang terlihat dingin dan juga arogan.


"Silahkan Mr Kala,Mr Marvin." ucap Maria mempersilahkan kedua orang yang baru masuk keruangan itu.


Kala duduk di kursi kebesaran nya dan Marvin duduk di sampingnya di seberang Mr Julian.


Mata Kala kini menyapu seluruh orang yang ada dalam ruangan dan mengisyaratkan pada Maria untuk memperkenalkan masing-masing pribadi mereka.Senja merasa tidak nyaman dengan situasi saat ini dan tenggelam dalam pikirannya sendiri sehingga dia tak menyadari kini giliran nya untuk memperkenalkan dirinya.


"Senja giliranmu.." bisik Sisi pada Senja.


"Hahh..a-apa ?" tanya Senja pada Sisi


"Giliranmu memperkenalkan diri pada Presdir." ucap Sisi dengan lirih.


Kala melihat Senja yang terlihat tergagap dengan ucapan Sisi membuat Kala tersenyum tipis.


"Silahkan nona !" ucap Marvin menyadarkan Senja dengan cepat


Senja menatap dua orang itu dengan wajah nanar hatinya terasa sesak mengingat sejauh ini hidupnya damai dengan kedua anaknya .Kini muncul Kala sedikit banyak dia khawatir tentang keberadaan kedua anaknya.


Bersambung


Udah double up yaa...maaf jika ada typo atau kurang puas dengan tulisan othor yang pendek ini namun,memang othor pasti lebih dari 1000kata buat per bab nya.


Happy weekend..

__ADS_1


__ADS_2