
Seminggu berlalu Senja dan Kala saat ini sudah pindah ke rumah barunya.
Tok tok tok
" Masuk"
Terdengar suara dari sebuah ruangan .
Senja akhirnya membuka pintu ruang kerja milik Kala.
" Mas ,makan malam dulu.." ucap Senja diambang pintu.
Kala menatap Senja dan tersenyum tipis ,setelah itu dia mematikan laptop nya dan menutupnya.
Kala melangkah mendekati Senja dan mereka berjalan beriringan menuruni tangga menuju ruang makan.
Siapa sangka ternyata empat pengganggu sudah duduk manis menunggu mereka berdua.
" Kok kalian disini?"tanya Kala pada tiga semprul dan Sita.
" Numpang makan.." jawab Sita dengan wajah tanpa dosa.
" Nggak tahu malu,emang kalian miskin sampe minta_minta makan disini." ejek Kala
Kala duduk di paling ujung dan Sita di samping nya.
" Yaelah..pelit banget jadi orang." ucap Marvin
" Emang kalian bantu istri gue masak ,paling kalian cuma tinggal makan." ucap Kala dengan menerima piring dari tangan Senja .
" Yaahh..berhubung kita tadi baru cek rumah kita sedang renovasi,terus..males cari makan di luar akhirnya kita numpang makan aja disini.Lagian Senja aja nggak keberatan kok." ucap Ray memberikan alasan.
" Hahh...oke,abis makan kalian cuci piring." ucap Kala
" Dan semuanya nggak gratis..!!" sambungnya
" Dasar orang kaya pelit." cibir Athar.
" Sudahlah kalian makanlah, nggak usah berdebat.Nggak baik di depan kita ada rejeki kita berantem sama saja nggak bersyukur. Makanlah.." ucap Senja
Acara makan malam mereka pun akhirnya mereka lewati dengan suasana yang hangat .
Setelah selesai makan malam Sita dan Senja membereskan semua sisa_sisa mereka makan malam.
" Al, kayaknya Lo semakin mendalami peran.Apa jangan_jangan Lo udah jatuh cinta sama Senja.Jujur kalau gue lihat Lo itu memperlakukan Senja selayaknya istri yang Lo cintai." ucap Athar.
" Sembarangan Lo,kalian ingat kan apa yang terjadi sama gue." ucap Kala pelan.
__ADS_1
" Terus, Lo emang tahan buat nggak nyentuh Senja,yah.. walaupun waktu hanya setahun,Lo yakin nggak akan tergoda sama apa yang Senja punya.Kalian sudah sah jadi laki bini..halal bro !!" ujar Marvin.
" Entahlah,gue bilang sama Senja buat saling menerima.Dia setuju,tapi..kalian tahu kan peran dia sangat penting buat gue." ucap Kala.
"Al,Lo nggak takut..kalau nantinya Senja bakal benci sama Lo ,setelah tahu kalau alasan Lo buat nikahin dia itu karena....
" Kode timeee.....!!" teriak Sita dari arah dapur.
Pembicaraan empat sekawan itu pun terhenti.
Sita dan Senja membawa empat cangkir kopi dan dua teh herbal untuk mereka bersantai.
" Kayaknya lagi ada pembicaraan serius nih.." sindir Sita.
" Nggak juga ,cuma bahas Kala sama Senja." jawab Ray enteng.
" Hahh..bahas aku,kenapa ?" tanya Senja bingung menatap suaminya meminta jawaban.
" Owhhh..ini..emm..mereka tanya kapan kita mau honey moon,iya... honey moon." jawab Kala sedikit tergagap untuk memberikan jawaban.
" Semprul si Ray..kenapa lembar jawaban ke gue,untung punya alasan." batin Kala.
" Ada apa sama mereka ,sepertinya mereka menyembunyikan sesuatu." batin Sita melihat gerak gerik keempat sahabat itu.
" Emmm...,kita nggak honey moon..soalnya mas Kala kan baru pindah kan buat urusin perusahaan.Kapan_kapan aja." ucap Senja.
" Nggak masalah,lagian kan itu ngga wajib hukumnya." timpal Senja.
" Wehhh..kopi nya enak bro,mantep nih.." ceplos Athar.
" Itu bikinan Senja , dengan penuh rasa cinta." jawab Sita dengan melirik sabatnya dan sepupunya.
" Lebay.." cetus Senja.
Mereka bersantai sambil menikmati film yang mereka tonton.Setelah sepakat hanya Sita yang nginep di rumah Kala . Sementara tiga semprul pulang ke rumah mereka masing_masing.
Kala dan Senja kini sudah ada dalam kamar mereka.dan duduk sama_sama memainkan ponselnya.
" Sen,gimana perasaan kamu setelah pindah kesini, walaupun nggak sebesar rumah utama kamu nyaman kan?" tanya Kala memulai obrolan mereka untuk mencair kan suasana.
" Alhamdulillah setelah kita pindah terasa lebih ringan, entahlah..bukan nggak betah di rumah utama ,tapi..rasanya beda mas.Aku rasa setelah pindah ngerasa bangga aja sama kamu,soalnya dengan jerih payahnya kamu bisa bawa aku merasakan langkah awal sebuah pernikahan yang kita jalani .Kita saling berbagi, memahami." ucap Senja.
" Terima kasih sudah mau menikah dengan aku, walaupun aku sedikit memaksamu .Aku ingin membahagiakan keluarga ku dan kamu juga membuat umi lebih tenang sekarang." ucap Kala.
" Iya ,aku merasa bersalah saat pernikahan aku gagal kemarin.tapi.. Alhamdulilah aku sudah di siapkan jodoh yang Insyaallah lebih baik dari sebelumnya."ungkap Senja.
Kala memandang Senja dengan senyum tipis.
__ADS_1
" Semoga suatu saat kamu nggak benci aku setelah tahu alasan ku untuk menikah denganmu .Mungkin kata maaf kamu nggak akan pernah memaafkan kesalahanku ini." batin Kala.
" Sudah malam tidurlah." ucap Kala
" Mas sudah ngantuk?" tanya Senja ragu.
" Belum sih..kamu?" tanya Kala balik.
" Belum mas..entahlah ,mungkin karena tinggal di rumah baru." ucap Senja memberikan alasan.
" Hemmm.. bisa jadi." jawab Kala singkat.
" Mas,apa kamu nggak mau meminta hak kamu malam ini?" tanya Senja.
" Hahh..?! " ucap Kala kaget dengan pertanyaan Senja barusan
" Ihhh..mas,kok ekspresi nya gitu?" ujar Senja.
" Maksudnya..Maksud aku,memang kamu sudah siap memberikan nya buat aku?" tanya Kala meyakinkan
" Kalau mas mau meminta nya malam ini Insyaallah Senja ikhlas.Senja rasa mas berhak atas diri Senja mas.Aku tahu bahwa aku sudah egois dengan selalu mengesampingkan kebutuhan biologis kamu.Karena aku tahu laki_laki beda sama perempuan.Aku tahu,selama ini kamu tersiksa kan?" ucap Senja membeberkan apa yang selama ini dia pikirkan.
"Senja ,aku tanya sekali lagi..kamu yakin mau aku menyentuh kamu malam ini.Karena kalau aku sudah melakukan nya ,tidak bisa mundur lagi senja." ungkap Kala mengantisipasi penolakan senja.
" Aku tahu,dan aku sadar ..jika aku halal untuk mu." ucap Senja.
" Baiklah aku ingin meminta hak ku malam ini atas dirimu istriku.." ucap Kala dengan nada dan suara yang sudah parau dengan wajah yang sudah mulai berubah.
" Tapi,boleh kamu tunggu aku sebentar,aku mau menyiapkan diriku untuk mu,gimana ?" tanya Senja meminta persetujuan Kala.
Bagaimana pun Senja ingin memberikan kesan yang berbeda malam ini untuk suaminya,setidaknya dia bisa memanjakan pandangan suaminya .
Setelah mendapat persetujuan dari Kala, akhirnya Senja masuk dalam work on closed membuka lemari pakaiannya dan mengambil sebuah gaun pendek dan tipis
" Sungguh memalukan,aku seperti perempuan penggoda aja pake pakean haram ini,tapi..kata mama Diana ini wajib di pakai oleh ku malam ini,biarlah aku pake aja.Toh,mas Kala sudah jadi suamiku dan halal melihat semuanya dariku."gumam Senja.
Setelah pergulatan batinnya akhirnya Senja menggantikan daster gombrong nya dengan sebuah lingerie tipis nan sexy Mengekspose tubuh ramping Senja.Dengan ragu Senja membuka pintu work on Closed nya berdiri diambang pintu dengan wajah tertunduk.
Sementara Kala yang mendengar pintu terbuka akhirnya mengalihkan pandangan ke arah dimana Senja berdiri diam dengan menundukkan wajahnya dan memakai pakaian haram itu.Kala terkejut bukan main dengan penampakan istrinya itu membuat jakunnya turun naik.
Bersambung..
Hayoo...mau ngapain coba???
Hehehe..besok lagi yaaa..maaf kalau up nya malem_malem othor habis rapat koordinasi 17an masih riweh..
Semoga besok bisa up lagi,karena memang sampe akhir bulan jadwal padat merayap hehehe...
__ADS_1
Selamat Istirahat semua...