Cinta Kala Senja

Cinta Kala Senja
# Ikhlas Memaafkan


__ADS_3

Jam tujuh malam mereka tidak langsung pulang,namun..Kala mengajak Senja makan malam sebelum kembali ke hotel.


" Kenapa kita nggak makan di hotel saja sih?" protes Senja padaku.


" Sayanggg. .kencan kita belum selesai lho,kamu pasti khawatir sama anak-anak kan?" tebak Kala


" Aku belum pernah berpisah lama dengan anak-anak ku,jadi..tolong mengerti lah.."ucap Senja dengan wajah sedih.


" Sayaangggg...heii, dengerin aku yaaa...mereka itu sama keluarga nya sendiri,sekarang gini aja kita Video Call sama anak-anak biar kamu nggak khawatir lagi." ucap Kala


Segera Kala mengambil ponselnya di dalam sakunya dan mencari nama mamanya.


"Hallo masa.. Assalamualaikum.." ucap Abi saat melihat penampilan mamanya di layar


" Wa'alaikumsalam sayanggg...ada apa?" tanya mama Diana


" Mana anak-anak mah,Senja khawatir dengan mereka.." ucap Kala melirik Senja yang masih terlihat menundukan wajah nya


" Owhhh...sebentar,mereka sama papa juga Opa tuh lagi lihat ikan." ucap Mama Diana.


Terlihat Mama Diana berjalan dengan buru-buru.


" Sayanggg..Arsen ,Maira.. Daddy sama bunda telpon nih.." suara Mama Diana terdengar memanggil nama cucunya.


"Hallo Daddy...!!" seru keduanya terlihat senang sekali


" Haiii... anak-anak Daddy,gimana jalan-jalan nya suka?" tanya Kala.


" Suka dad,best pokoknya.." jawab Maira.


" Iya memang best,Arsen saja masih betah di Villa dad.." ucap Arsen menimpali.


" Owhhh..di Villa bukannya harus nya sudah sampai hotel?" tanya Kala.


" Uyut ngajak ke laut dad,jadi kita nginep disini besok baru pulang." terang Arsen.


" Sayang bunda mau ngomong sama kalian.." ucap Kala dan menyerahkan ponselnya pada Senja.


.


.

__ADS_1


" Bundaaaaaa!!" seru keduanya.


" Haii.. sayanggg...kalian happy?" tanya Senja


"Happy banget Bun,Maira shopping sama aunty Sita lho...di beliin banyak baju juga mainan." adu Maira.


" Sayaangggg ..bunda kan pernah bilang jangan pernah meminta-minta itu nggak baik." ucap Senja


Kala yang mendengar ucapan Senja sontak merasa kesal dengan kata-kata senja,apalagi dengan kata-kata nya "minta-minta" dengan konotasi yang terdengar tak baik.


" Heiii ...nonaaa,mereka nggak minta yaaa...tapi, kami yang memberikan pada mereka,wajar kan...kalau kami Royal dengan mereka,karena mereka juga berhak atas apa yang kami punya.Jadi,jangan pernah bilang kalau mereka minta-minta." semprot Sita..


" I-itu...bukan maksud aku ngomong gitu Taa,aku tidak ingin mereka manja apalagi di saat dia masih kecil mereka harus diajarkan untuk menabung dan hal yang lebih manfaat." ucap Senja


" Denger yaa...Senja Oyyy.. mereka bagian keluarga BAHTIAR juga,dan kamu kan kenal aku sudah lama..kamu masa nggak percaya sama aku sahabat kamu sendiri,kamu tuh..jangan terlalu egois Senja.Sahabat aku yang namanya Senja akan berlaku bijak,nggak kayak Senja yang sekarang yang cuma mikirin diri sendiri." ucap Sita dengan geram.


" Bukan gitu maksudnya Sita.." ucap Senja dengan wajah tak enak hati.


" Sudahlah Sita , sekarang..kamu jagain si kembar baik-baik yaa.. terimakasih sebelumnya." ucap Kala mengambil alih ponsel nya


" No problem.." jawab Sita dengan santainya.


Kala pun akhirnya mengakhiri panggilan nya.


" Maaf... seharusnya aku ...


" Sudahlah jangan di pikirkan,kita makan yaa ..habis itu aku antar ke rumah kamu ." ucap Kala dengan senyuman tipis


Senja hanya bisa mengangguk mengiyakan.


Mereka akhirnya keluar dari mobil dan masuk dalam sebuah restoran yang terbilang biasa bagi Kala.


Keduanya memesan makanan untuk makan malam mereka,tak ada percakapan antara keduanya ,Kala fokus dengan ponselnya dan Senja masih larut dalam lamunan nya.


Mengingat lagi kata-kata Sita yang mengatakan jika dirinya berubah dan terlalu egois, mendengar ucapan Sita membuat hatinya merasa bersalah pada dua anaknya ,Senja menatap wajah Kala dengan sekilas dan menghela nafas panjang.


" Kenapa,kamu nggak papa kan?" tanya Kala beralih menatap Senja .


" Hahh...ng-nggak kok aku nggak papa." ucap Senja terbata.


" Nggak usah di pikirin omongan Sita,kamu masih Senja yang baik kok." ucap Kala menyentuh bahu Senja.

__ADS_1


" Maaf..aku memang egois kalau tentang anak anak,emmm ..ma..mas...soal nikah..


" Kenapa, kamu nggak akan membatalkan keputusan kamu kan soal kita berdua.?" potong Kala


" Bukan..bukan itu , maksudnya kamu benar Akan mengadakan acara waktu dekat?" tanya Senja.


" Iya ..besok malam,habis isya.." jawab Kala membuat Senja terkejut dengan keputusan Kala


" Apa nggak terlalu dekat waktunya?"


"Mau nungguin apa, kamu sama aku hanya melakukan ijab qobul lagi,soal surat-surat masih seperti dulu kita masih sah menjadi suami istri menurut negara.." ucap Kala.


Senja hanya bisa pasrah dan diam dengan mendengar ucapan Kala kali ini. Perkataan Sita tadi sukses membuat Senja berpikir ulang untuk membuat Kala yang sejauh ini sudah berjuang mendapatkan maafnya dan juga dia tidak pernah mengabaikan kepentingan kedua anaknya.


Setelah selesai makan Kala mengantarkan Senja ke rumah milik Senja yang beberapa hari lalu ini di tinggalkan.Mobil Kala masuk dalam halaman Senja untung saja halaman itu muat dengan dua mobil terparkir disana.


" Mas mau aku bikinin kopi ?" tanya Senja saat mobil Kala sudah terparkir di samping mobilnya .


" Masuk,dan istirahat lah ..besok aku akan menjemputmu.Kamu pasti lelah setelah kemarin mengurus Maira sakit dan juga memang kamu perlu istirahat.kamu harus benar-benar istirahat.Jangan khawatir kan anak-anak mereka akan di jaga dengan baik.Gerak gerik mereka pun ada yang mengawasi .Opa secara khusus menempatkan orang-orang nya di dekat mereka sebagai bodyguard bayangan.Jadi,jangan khawatir.Aku akan balik ke hotel juga." ucap Kala panjang lebar.


" Kamu pasti masih marah sama aku,karena sifat egois aku kan ...maaf ?!" ucap Senja menunduk kan wajahnya terlihat sangat sedih.


" Hahhhh...aku nggak bisa marah sama kamu,sudahlah...aku ngerti kamu melakukan semua ini juga karena perbuatan aku di masa lalu.Sekarang..kamu harus nurut sama aku,masuk dalam rumah dan istirahat.Besok siang aku akan kesini jemput kamu.Dan kamu bisa undang Ali dan keluarganya nanti ke hotel tempat keluarga ku menginap.Kita akan menuju masjid sehabis magrib bersama-sama dari sana ." ucap Kala dengan lembut


" Beneran kamu nggak marah?" tanya Senja pada Kala lagi.


" Yaa ampun sayanggg ..kamu itu makin lama makin gemesin...bilang saja sama mas, kamu masih pengen dua duaan sama mas kan?" goda Kala dengan menarik hidung Senja gemas ....


" Iiihhhh maasss...sakit..?!!" ucap Senja dengan suara manja nya.


" Sudah dong sayang..jangan godain mas sekarang,besok nggak papa kamu godain mas...karena kamu nggak akan bisa lari dari terkaman si naga sakti..hemmm?!" ucap Kala dengan mengedipkan matanya dengan genit pada Senja .


Mendengar rayuan dan godaan Kala yang benar-benar membuat Senja merasa malu dan wajahnya sudah berubah merah tomat karena memang benar adanya ,hatinya seketika mencair setelah memutuskan untuk menerima dengan ikhlas suaminya kembali, dengan lapang dada dia memaafkan semua yang sudah terjadi.


Bersambung...


Yeahhhh...sudah Vote dan like belum nihhh...


Yang belum Sekarang yaaa... yukkk...


Sambul menunggu Up lagi cerita Ini kalian juga baca cerita terbaru ku MENIKAH MUDA yang juga pastinya seru...

__ADS_1


Jangan lupa dukung juga dengan like dan vote yaaa...


Akan kembali nanti malam,doakan othor sehat yaaa...🙏


__ADS_2