Cinta Kala Senja

Cinta Kala Senja
# Bayi Dugong yang Manja


__ADS_3

Pagi Hari terdengar suara pintu kamar Senja dan Kala di ketuk.


Ceklek.


" Senja..apa anak-anak kamu di dalam?" tanya Sita


" Ehh...iya ,mereka masih tidur sama daddy nya.Tengah malam mereka ketok pintu kami,dan mereka tidak mau balik ke kamar kamu Ta." ucap Senja


" Sorry Senja,aku semalam kayaknya gak bisa jagain anak-anak kamu dengan baik." ucap Sita merasa tak enak hati.


" Sudahlah,mereka kan anak-anak aku ..kalau mereka kesini nggak masalah..semua aman kok." ucap Senja


" Aku nggak enak saja,soalnya aku tahu banget Kala nggak akan mungkin tunda malam pertama kalian ,you now lah ..kan sudah lama puasa...hihihi.."ucap Sita


Seraya meledek Senja dan omongan Sita otomatis mengingat kembali kejadian semalam karena memang suaminya yang sudah tak tahan untuk tidak melakukan nya,resiko punya anak..dan mereka harus pintar-pintar melihat moments.


" Kenapa kamu senyum-senyum gitu,udah gitu muka kamu kok merah gitu.Atau jangan-jangan kamu lagi bayangin kalau. ..Oh..astaga..Senja jangan bilang tadi malam kalian tetep enak-enak.."


Sita menepikan jidatnya bener-bener sepupunya yang tak sabaran.


" Sudahlah,kita sarapan di bawah..aku mau bangunin anak sama suami ku.Bilang sama yang lain anak-anak sama kita kok." ucap Senja dan kembali masuk ke dalam kamar.


Senja melangkah menuju sofa yang di tempati suaminya.Terlihat Kala yang masih nyenyak dalam mimpinya.Pertempuran semalam sungguh membuat tenaga keduanya terkuras apalagi jam tiga dini hari mereka baru selesai dengan kegiatan bertukar peluh.


" Mass..bangun yuk..sudah siang." ucap Senja membelai rambut Kala


" Emmm.. sebentar lagi sayanggg...." serunya dengan membawa tangan Senja ke bibir nya dan mengecupnya berkali-kali.


"Sudah siang mas, waktu nya sarapan.Semuanya susah nunggu kita di bawah." ucap Senja


" Daddy..!!" seru dua anak yang masih terlihat mengumpulkan nyawanya sesaat mereka bangun tidur.


" Morning twins..!!" seru Kala dan mendudukkan tubuhnya yang masih merasa lelah.


" Kalian sudah bangun,kita mandi yaa..semua orang sudah menunggu kita di bawah." ucap Senja.


Senja menghampiri kedua buah hatinya dan langsung memeluk mereka,mencium kening keduanya.

__ADS_1


" Masih ngantuk bun.." ucap Maira dengan wajah malasnya.


" Tapi,kalian harus bangun,mandi ..kita akan pulang kerumah." ucap Senja


"Begini saja ,kalian berdua mandi sama daddy,bunda siapin keperluan kita..gimana?" usul Kala


" Aku mau mandi sama Daddy..!!" seru Arsen


" Tapi...


" Maira mandi sama bunda di kamar aunty Sita,baju kalian juga disana kan.." usul Senja


" Baiklah.." jawab Maira


Setelah empat puluh lima menit keluarga kecil itu turun ke restaurant hotel untuk sarapan, walaupun banyak drama sebelum mereka menyelesaikan mandi dan bersiap.Apalagi tingkah laku dua anak kembar plus suami yang bucin macam Kala yang ikut manja seperti dua anak kembarnya.


Pagi ini memang beda dengan keadaan yang berbeda namun, tentunya dengan kebahagiaan menyelimuti keluarga kecil itu.


Kala yang sudah lama tak di layani oleh sang istri pun ikut manja seperti kedua anaknya,dari pakai baju dan menata rambutnya pun Kala ingin Senja yang melakukan nya , alhasil kedua anaknya pun tak terima kalau bundanya lebih banyak perhatian pada sang Daddy.


" Nah itu mereka..!!" seru papa Farhan


" Hadeuhhh ..Kala mana ada ini pagi,ini udah tengah hari..udah jam sepuluh Kalaaa.." sahut sang mama


" Maaf semuanya..kami telat." ucap Senja


" Kita sih maklum sama kamu Senja ,mama tahu betul kamu pasti kewalahan menghadapi dua anak kamu di tambah suami kamu yang suka ngadi-ngadi ini.." ucap Marvin dengan nada sinis


" Apaan sih Lo..nggak seneng banget lihat gue bahagia.." seloroh Kala menanggapi perkataan sahabatnya.


" Bukan gue nggak suka,tapi..gue tahu bener kalau Lo nggak bakal ada kata ngalah sama anak kalau nyangkut yang namanya Senja." ucap Marvin


" Kenapa kak Marvin tahu yaa... dia sudah kayak cenayang saja ." batin Senja


" Kenapa Senja,ada masalah?" tanya Atharva melihat Senja yang menatap Marvin dan Kala bergantian


" Eehh..enggak kok kak, nggak ada masalah.." jawab Senja dengan sedikit gugup.

__ADS_1


" Jangan di pikirkan omongan Marvin, kalaupun benar..kamu harus sabar ngadepin suami kamu yang kayak kulkas kalau di luar tapi, kalau sama kamu kayak bayi Dugong .." canda Atharva


Semua orang tertawa dengan perkataan Atharva,namun..tidak dengan Kala yang auto mode ngambek nya.


" Astagaaa..Al,nggak pantes kamu ngambek.malu sama bewok kamu tuh.." ledek Rayyan


" Sue emang Lo pada, sudah kita sarapan saja yang.." ucap Kala


Kedua anak kembar yang sedari tadi menyimak candaan para sahabat Daddy nya tentu tahu jika pembicaraan mereka itu meledek sang Daddy.Dua anak itu saling pandang dan tersenyum penuh arti.


" Daddy sudah nggak usah ngambek-ngambek gitu,omongan Om Marvin nggak salah kok,emang Daddy kayak bayi .Buktinya Daddy tadi nggak mau ngalah sama kita." ucap Arsen dengan tanpa dosa


Buahahahahaaha...


Semua orang yang ada di meja itu sontak tertawa saat Arsen dengan tampang polosnya ikut menjatuhkan Kharisma seorang Kalandra.


" Arsennn...bu-bukan begitu nak,Daddy..


" Sudahlah dad,emang Daddy kayak bayi besar.Pake baju aja maunya di pakein sama bunda terus nempel mulu sama bunda,ngeselin..!!" ucap Maira menambah gelak tawa Keluarga itu.


" Kalandraaaa...!!" seru Mama Diana


Papa dan Opa cuma bisa menggelengkan kepalanya mendengarkan ocehan si bocah kembar itu,mereka tak mengerti kalau mereka sudah bongkar aib bapaknya sendiri.


" Sayang..nggak boleh gitu dong.."bisik Senja pada Maira dan Arsen.


Namun,bukannya mendengar ucapan sang bunda yang mereka lakukan hanya mengangkat bahu mereka masa bodoh.


Memang hari ini banyak drama yang di lakukan oleh Keluarga Bahtiar saat ini ,tapi..itu yang membuat mereka saling berbagi dan juga saling mendukung.


Kini Kala dan Senja berada di dalam Caffe Resto dan duduk dengan beberapa orang diantaranya ketiga sahabat Kala dan satu orang pengacara dan ada Viana juga Ali.


" Semuanya sudah berkumpul,jadi..kita akan bahas mengenai apa yang akan kita lakukan selanjutnya dengan pembahasan kita kali ini." ucap sang pengacara


"Baiklah,Viana..Ali.Saya ucapkan banyak terimakasih kepada kalian berdua dan orang -orang yang ada di sekitar kalian sudah menjadi pelindung bagi Senja juga anak-anak nya.Saya sebagai suaminya sungguh sangat berterima kasih atas semuanya itu.Terlepas dari kalian yang sudah dengan beraninya menyembunyikan istri juga anak kami.Saya di sini dan Senja memutuskan untuk kembali ke Indonesia dan kita tahu jika Senja dan Viana mempunyai usaha bersama dan ada aset seperti rumah tinggal milik Senja.Kami lusa akan kembali ke Indonesia dan untuk usaha kalian yang berkerja sama dengan Senja akan tetap di pantau oleh team dari K'BAHTIAR Group dan tentunya bukan hanya itu kita akan mencoba mengembangkan Caffe Resto di beberapa wilayah dan nanti kita bisa bicarakan dan untuk operasional kita serahkan pada kalian berdua." ucap Kala panjang lebar.


Viana dan Ali mendengar ucapan Kala yang panjang kali lebar itu sontak saling pandang ,ada rasa bahagia ,juga sedih dari kalimat yang di lontarkan oleh Kala . Bahagia bisa mengembangkan usah mereka ,dan Senja sudah bertemu kembali dengan suaminya dan berkumpul dengan sangat bahagia.Sedihnya mendengar jika Senja akan secepatnya kembali ke Indonesia.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2