
"Senja apa kamu nggak pernah rasain cinta sama aku walaupun sedikit saja?"tanya Kala lirih
Senja melihat di mata itu yang terlihat lelah,apalagi melihat penampilan Kala saat ini yang tak serapih dulu,tubuhnya pun tak sekedar dulu,apa yang terjadi..apa selama ini Kala tak memperdulikan penampilan dan juga dirinya..itulha kira-kira pertanyaan Senja saat ini.
"Aku nggak tahu bagaimana rasanya cinta ,dulu bersama Ali nggak sesakit yang kamu lakukan.Padahal dia mengkhianati ku dengan wanita lain,aku bisa terima dengan ikhlas.Tapi..saat aku tahu kamu menikahiku hanya karena kepalsuan aku rasa hati ku sakit,aku hancur..aku nggak mau lebih dalam lagi merasakan kesakitan ku jika harus terus sama kamu,dan aku memutuskan untuk pergi dengan tujuan melupakan sakit hati ini tapi,kamu sudah menitipkan sesuatu dalam diriku apalagi Arsen yang mirip dengan mu,aku sakit Kala..sakit..,aku berharap lebih dari kamu ...hiks hiks hiks..kamu jahat..kamu jahat..selalu bikin hatiku sakit,kamu sudah dua kali mematahkan hati aku Kala..hiks hiks.." ungkap Senja dengan menumpahkan rasa sesak dalam dadanya.
Kala dengan cepat membawa tubuh Senja dalam pelukannya walaupun Senja berusaha melepaskan diri Kala tetap saja tidak bergeming dengan apa yang di lakukan Senja.
"Maaf... maafin aku sayang...maafin suami kamu yang pecundang ini.." ucap Kala dengan mengecup puncak kepala Senja bertubi-tubi.
" Kamu jahat ,kamu udah pernah ninggalin aku tanpa pamit..saat kamu kembali kamu cuma manfaatin aku..kamu orang terjahat yang pernah aku temui..hiks hiks.." ucap Senja dengan menenggelamkan wajahya dalam dada Kala.
" Maafin aku yaa..aku ninggalin kamu waktu itu juga karena kamu sudah marah duluan sama aku,dan aku hindari kamu saat terakhir aku di sekolah aku punya alasan,aku nggak mau mengecewakan Opa,bisa saja aku kuliah di Indonesia tapi, kamu tahu..Opa sangat keras padaku.Aku ingin menunjukkan hasil yang terbaik pada Opa dan bisa membawamu kembali sama aku,tapi..denger kamu sudah punya pacar aku terpaksa harus berkarier disana bermaksud buat lupakan kamu,tapi..nggak pernah bisa." jelas Kala.
"Aku sama Ali juga karena kamu nggak pulang-pulang,Ali yang selalu membuat aku aman dan juga dia selalu ada buat aku, sementara kamu nggak ada kabarnya.Malah yang aku dengar kamu yang suka main cewek di Madrid." ucap Senja dengan berusaha untuk melepaskan pelukan Kala.
"Heii...nggak bener yang ..hoax itu..yang terjadi bukan itu,paling mereka cuma buat Naga sakti nyaman doang.." aku Kala membuat Senja melotot melihat wajah Kala
"Tuh kan bener ..sama aja kamu di ***** ***** sama cewek lain.." sungut Senja dengan wajah cemberut.
"Astaga salah lagi, habisnya kan disana nggak ada kamu..." ucap Kala dengan mencari alasan
__ADS_1
"Enak aja kamu nyamain aku sama cewek-cewek itu..!!" pekik Senja
"Bu..bukan maksud nya nyamain..kalau kamu nggak pacaran sama Ali,sudah aku nikahin kamu waktu itu." kilah Kala.
"Taulah..males ngomong sama kamu, ngeselin..!!"ucap Senja dengan menghentakkan kakinya ingin pergi dari tempat itu
Namun,dengan cepat Kala mencegahnya memeluk tubuh Senja dari belakang.
"Sebentar saja sayanggg...mas lelah,selama enam tahun tanpa kamu nggak ada rasa lelap dalam tidur ku." ucap Kala dengan membenamkan wajahnya di ceruk leher Jenjang Senja.
Senja yang mendapat perlakuan seperti itu membuat tubuhnya membantu merasakan hal yang aneh dalam dirinya,aroma yang khas dari Kala yang selalu dia rindukan.
" Kita sudah terlalu lama di luar,kasihan anak-anak takutnya nanti mereka kebangun nyariin aku." ucap Senja dengan memegang tangan Kala yang melingkar di pinggang nya
"Mau kan kamu kasih aku kesempatan sekali lagi untuk kita bersama lagi..aku ingin membahagiakan kamu juga anak-anak kita.I love You Senja ku..." ucap Kala dengan wajah penuh teduh dan matanya memancarkan cinta.
" Emmm..aku..aku..apa kamu yakin,aku sudah punya kesalahan.Aku ninggalin kamu..aku jahat sama kamu ,aku bukan istri yang baik Kala." ucap Senja dengan wajah khawatir.
"Sayanggg...kita manusia biasa,tentu dan pasti punya salah ,dosa ,masalalu kelam ,tapi..niat kita harus di perbaiki kedepannya harus tahu bagaimana cara nya supaya jangan lagi melakukan kesalahan yang sama." ucap Kala membelai lembut pipi Senja
Kala mencium kening Senja dengan lembut merasakan kelegaan yang selama ini hati merasa tak tenang, merasakan kedamaian dalam jiwanya.
__ADS_1
"Senja kamu harus janji jangan pernah pergi lagi dari aku,kalau kamu marah karena sikap dan perilaku aku lebih baik kamu maki aku..tapi,jangan pernah kamu pergi lagi dari aku,rasanya sakit sayang...sakit sudah nahan rindu sama kamu ,istri ku yang cantik tapi keras kepala." ucap Kala dengan memeluk erat tubuh Senja tak menyangka bahwa saat ini dalam pelukannya orang selama ini dia rindukan.
" Kamu juga janji jangan pernah bohong lagi, lebih baik kamu jujur sama aku.. walaupun memang itu pahit aku dengar.Aku akan berusaha untuk tidak pernah lagi kabur tapi,aku akan pergi jika kamu menyuruh ku pergi dalam hidup mu." ucap Senja.
" Nggak akan ,nggak akan aku biarkan kamu pergi ninggalin aku lagi..aku nggak tahan lagi nahan rindu nanti." jawab Kala
" Sudah bisa ke dalam kan,kasian si kembar takut cariin kita." ucap Senja
Kala pun melepaskan pelukannya dan menggenggam tangan Senja menuju kamar rawat Maira.
Terukir jelas wajah bahagia dari kedua anak manusia itu, kini sudah saling memaafkan dan mencoba untuk memulai dari awal lagi walaupun,butuh waktu dan penyusuaian lagi.
Hidup berumah tangga selama enam tahun lebih,namun...baru dua bulan mereka tinggal bersama.Seakan mereka kembali menjadi pengantin baru ada rasa malu dan canggung di antara keduanya.
Namun, senyuman bahagia tak luntur dari bibir keduanya.
Mereka masuk dalam kamar rawat Maira terlihat keempat orang yang di tugaskan menjaga si kembar sibuk dengan urusan mereka masing-masing.
Terlihat Sita yang bersandar manja pada Ayyan dan laindengan Atharva yang sibuk dengan game onlinenya. Marvin dengan email pekerjaan K'BAHTIAR Group.
Saat pasangan suami istri iruasuk ke kamar rawat spontan ke empat orang itu mengarahkan pandangan mereka pada sosok yang baru masuk ruangan itu dan melihat langsung tangan Kala dan Senja yang saling bertautan membuat keempatnya tentu bersyukur dengan apa yang terjadi,tautan tangan Kala dan Senja menandakan bahwa keadaan baik-baik saja.Dan Kala juga Senja menuju bahagia mereka.
__ADS_1
Bersambung