
Kala menggeser tubuhnya menghadap Senja yang tertunduk dan Kala melihat jelas jika Senja mengusap air matanya yang jatuh.
Sesak rasanya saat Kala melihat Senja yang lagi-lagi menangis karena dirinya.Dia akui jika dirinya seorang pecundang yang tak bisa berkata jujur dengan apa yang sebenarnya dia rasakan dulu ,bahkan sampai sekarang tanpa Senja di sisihnya.
"Tapi,mau nggak mau kamu harus dengerin penjelasan aku Senja,karena kedepannya kita akan memastikan kebahagian anak-anak kita Senja."ucap Kala dengan merasakan gemuruh dalam dadanya.
"Anak-anak kita,mereka anakku Kala.Mereka adalah keluarga ku,Biarkan kami tetap seperti ini.jangan rebut mereka dariku ...aku mohon.." ucap Senja dengan wajah yang sudah basah karena air matanya dan kedua tangannya yang menangkup di depan dadanya.
Kala meraih tangan Senja dan berlutut di depan Senja dengan mata yang sudah berkaca-kaca.
"Aku nggak akan pernah mengambil mereka darimu,mereka anak-anak kita Senja.Aku inginkan kamu dan anak-anak bisa berkumpul lagi bersamaku.Nggak ada niat lain selain menginginkan kalian kembali kerumah.
Flash back
"Opa minta kamu mengambil alih tugas atas perusahaan kita disini,dan untuk perusahaan di Madrid biar Om kamu yang handle..
sudah saatnya kamu berhenti dengan kegiatan menjijikkan itu..bukan Opa nggak tahu menahu tentang pergaulan kamu di sana selama ini.Kamu selalu bermain cantik dengan wanita hanya untuk menuntaskan hasrat mu saja.Opa tahu bahwa kamu tidak sembarangan mengijinkan seorang wanita menyentuh tubuh kamu.Jadi syarat Opa hanya satu.. sebelum kamu mengambil alih tugas Opa menikahlah dengan wanita yang pantas untuk melahirkan pewaris Bahtiar ."
"Opa yakin akan kemampuan ku memilih perempuan yang pantas untuk menjadi seorang ibu untuk anak-anak ku?" tanya Kala menatap wajah sang Opa dengan serius.
"Opa yakin,karena memang Opa tahu selera kamu.Selera tinggi, di kemas dengan sederhana."tebak Opa
Kedua orang yang berbeda usia itu pun tersenyum dengan penuh arti.
"Aku akan menepati janjiku pada seorang perempuan Opa,dulu aku pernah mencuri cium*n pertamanya,dan bahkan beberapa kali aku selalu mencuri cium*n darinya,dan aku pernah berjanji untuk bertanggung jawab atas tindakanku, kesempatan ku sempat akan gagal setelah tahu kalau dirinya akan menikah dengan seseorang,namun..baru aku tahu jika pernikahan nya gagal.Maka dari itu,aku ingin Opa merestui aku untuk menikahinya." ungkap Kala
"Hahh..kamu ini,berarti belum tentu dia hanya cium*n dengan kamu saja bahkan mungkin dengan calon suaminya."ucap Opa dengan senyuman mengejek.
"Aku percaya dia bisa jaga diri Opa,namun..saat aku pergi meninggalkannya sempat terjadi salah paham,dan mungkin juga dia masih membenci ku.Jadi,maaf..aku akan bersikap sedikit memaksa dia untuk menerima ku untuk jadi suaminya." ungkap Kala membuat Opa Bahtiar memijit pelipisnya yang tiba-tiba merasa pening.
"Kamu ini,jangan bilang kamu mau menyalahgunakan kekuasaan keluarga Bahtiar..jangan Gil* kamu buat citra keluarga jelek saja.."ucap Opa tak terima
__ADS_1
"Opaaa..nggak akan terjadi apa-apa lah, dan juga aku yakin semua keluarga kita akan menerima pilihanku dengan baik."ucap Kala dengan percaya diri .
"Kamu mencintainya?"tanya Opa penuh selidik.
"Aku hanya seorang pecundang Opa,nggak pernah berani untuk menyatakan cinta pada perempuan..aku ingin perempuan yang akan menikah dengan ku bisa menerima aku tanpa ada kata pacaran."
"Kamu sudah lama mencintai nya?"tanya *Opa lagi
Kala meresponnya dengan mengangguk, mengiyakan*.
"Sejak aku mencuri cium*n pertamanya."jawab Kala
"Jangan pernah berani menyerahkan bibirmu pada orang lain selain aku,kamu hanya milikku dan selamanya milikku . Bersabarlah aku akan menjadikan mu milikiku."
Ucapan itu adalah hal yang pernah Kala ucapkan pada Senja saat beberapa kali mencuri cium bibir Senja.
"Jangan banyak omong ,bergeraklah !!" ucap Opa menepuk bahu Kala.
"Jadi, kesimpulan nya aku ingin memberikan menantu yang baik dan pantas untuk keluarga Bahtiar.
Aku mencintaimu,aku yakin kamu bisa menjadi seorang istri dan ibu yang baik untuk keturunan Bahtiar.Aku memilihmu sebelum aku mendengar persyaratan Opa secara langsungg.
Aku sudah bisa menebak akan tujuan Opa memanggil ku pulang ke Indonesia,pasti Opa punya rencana.
Saat papa memberi tahuku soal kakek akan menjodohkan dengan seseorang,aku sudah berniat untuk memaksa mu menikah denganku demi bisa mempertahankan
K' BAHTIAR tetap berada di keturunan keluarga inti maksudnya cucu Opa yang sebenarnya aku atau Sita.
Tapi, berhubung Sita nggak mau,pastinya aku akan jadi pewaris dan jika aku nggak memenuhi syarat Opa ,semua harta bagian ku akan di limpahkan pada sepupuku .Aku nggak mau itu terjadi,kalau itu terjadi..akan sia-sia usaha Opa yang dia bangun selama puluhan tahun.Usaha itu bisa hancur begitu saja.Itu lah yang kamu simpulkan kalau aku menikah sama kamu karena ingin menguasai harta Bahtiar.Semua itu salah Senja." ucap Kala panjang kali lebar.
Senja mendengar apa yang di ungkapkan oleh Kala membuat dia tak percaya akan apa yang di tuturkan Kala padanya.
__ADS_1
"Jadi...
Kala meletakan kedua telapak tangan Senja pada sedia belah pipinya.
"Jadi, kesimpulan nya Kala si Mr Pemaksa ini sudah terikat dengan janji nya sama kamu ,Kamu sudah berhasil membuat aku jatuh cinta begitu dalam Senja.Aku mencintaimu dari dulu dan akan selalu mencintaimu sampai aku menutup mata." ucap Kala mengecup telapak tangan Senja berkali-kali.
Senja menggeleng gelengan kan kepalanya tak percaya akan ungkapan cinta Kala padanya.
"Bohong kan,kamu bohong sama aku.Kalau kamu cinta sama aku dari dulu kenapa kamu nggak pernah ngomong sama aku ." ucap Senja berusaha untuk menolak apa yang dia dengar barusan.
"Aku memang pecundang Senja,aku pengecut,aku takut kamu nggak percaya dengan apa yang aku ucapkan.Karena aku tahu kamu dari dulu nggak mudah untuk percaya sekedar omongan.Makanya aku ingin membuktikan lewat tindakan." ucap Kala.
"Aku nggak tahu harus bagaimana,banyak ketakutan ku selama ini."ucap Senja memandang Kala dengan sendu.
"Kamu nggak percaya padaku?"tanya Kala "Tatap mataku Senja ,selama enam tahun..nggak ada kabar dari kamu,dan aku merasa hidupku sudah nggak ada tujuan Nja'.."
"Entahlah.."
"Tapi, anak-anak butuh kita.Butuh kedua orang tuanya."
"Tapi,kita sudah lama berpisah."
"Apa kamu nggak pernah rasain cinta sama aku walaupun sedikit saja?"tanya Kala lirih
Senja melihat di mata itu yang terlihat lelah,apalagi melihat penampilan Kala saat ini yang tak serapih dulu,tubuhnya pun tak sekedar dulu,apa yang terjadi..apa selama ini Kala tak memperdulikan penampilan dan juga dirinya..itulha kira-kira pertanyaan Senja saat ini.
Bersambung.
Maaf yaa..buat semalam nggak jadi Up karena migran nya kambuh..
Tapi,saat ini Alhamdulillah sudah lebih baik🙏
__ADS_1