
selama mereka berbincang bincang, fiona ingin bertanya pada esa,
mmm, , kak ada lowongan pekerjaan yang kakak tau gak " tanya fiona berharap "
soalnya aku lagi nyari pekerjaan kak. "sambung fiona lagi "
mm kerjaan yah, , , esa diam dan mulai berfikir sejenak.
ada sih, tapi jadi pembantu kamu mau fi " tawar esa "
emang jadi pembantu dimana kak esa " tanya fiona penasaran "
jadi pembantu di tempat ku bekerja fi, aku juga bekerja disana, jadi pengawal nona cantik.
ooo m m m oke deh kak tidak apa apa aku akan coba.
besok kita kesana yah kak" ajak fiona "
baik lah kalau kamu sudah oke " jawab esa"
mereka kembali melanjutkan sesi makan mereka berdua yang sempat tertunda sebab mereka sedang asik bercerita,
selesai makan mereka pulang dan fiona pamit duluan mau ke atas, begitu pun dengan esa yang ingin langsung pulang .
Al yang tiba tiba terbangun karna ketokkan dari luar kamar nya membuka mata nya dan melihat ke arah pintu.
siapa " tanya Al "
ini saya tuan " kata kepala pembantu tersebut "
kepala pembantu tersebut bernama EMA DWI NINGSIH.
oo bibi ema " seru Al "
ada apa bi " tanya Al pada bibi "
apakah tuan tidak ingin makan malam oma dan opa menanyai tuan " sahut bibi ema tersebut "
iya bi sebentar lagi saya turun " jawab Al "
baik lah tuan " sambung bibi ema "
__ADS_1
bibi ema pun turun ke bawah dan menyampaikan pesan tersebut kepada oma dan opa.
mereka berdua hanya ber oh ria saja setelah mendapat penuturan dari bibi ema. setelah menjelaskan kepada oma dan opa bibi ema berlalu pergi menuju ke belakang kala untuk beristirhat karna besok dia harus bangun pagi pagi untuk memilih calon pembantu di rumah ini.
sisa pekerjaan lain nya para pekerja yang lain yang mengerjakan nya, tak lama kemudian Al turun ke bawah dan mendapati oma dan opa masih di meja makan.
tumben kalian masih disini, apakah kalian belum makan. "tanya Al dengan nada yang dingin "
kami sudah selesai makan anak semprul, menunggumu bisa membuat kami mati kelaparan " kesal opa "
karna nada bicara Al yang dingin dan tidak ada sopan santun nya ke dia baik ke istri nya. opa masih saja mengomel dan mengomel.
Al pun tak mendengarkan omelan opa nya dan langsung duduk di kursi nya menyantap makanan malam nya.
melihat Al yang acuh tak acuh pada ke dua nya yang duduk di hadapan nya mereka memilih untuk beranjak dari sana dan menuju ke kamar mereka untuk beristirahat .
kenapa engkau berubah sayang oma rindu dengan Al yang dulu, " batin oma "
sambil berjalan oma menghapus butiran bening yang sempat melesat ke pipi keriput nya dengan cepat oma langsung menghapusnya agar suami nya dan Al tidak melihat nya.
malam semakin larut dengan semua insan yang telah tertidur, kecuali Al yang tidak kunjung bisa tidur sebab kantuk belum melanda mata nya.
yah pagi ini pukul 7, fiona pun yang terbangun karna alarm di hp nya segera beranjak dari tempat tidur dan bergegas untuk bersiap siap sebab kalo tidak dia bakal telat.
dan tak enak hati nanti pada kak esa yang telah berjanji semalam, esa pun menuju kost nya fiona, tampak fiona tengah menuruni anak tangga dengan tergesa gesa dan berpas pasan dengan esa.
eeeh kak esa dah datang, yok kak aku sudah siap " kata fiona "
oke. mmm fi tadi aku melihat bidadari loh jatuh dari langit tapi aku gak tau itu mimpi atau nyata fi. " goda esa pada fiona "
mereka berbicara sambil berjalan menuju tempat parkir mobil nya esa.
aaa masa iya kak, kakak ngengombalin siape tu? " tanya fiona "
ngengombalin kamu lah fi siape lagi, " sebal esa "
hahaahahhaha aku kakak kira bidadari jatuh dari langit yang benar aje kali kak. yang ada aku ni ya bidadari jatuh trus kecebur got kak itu baru bener " balas fiona "
hahaahha got mana fi. ?
jangan jangan got depan kost kakak lagi " ledek esa"
__ADS_1
iiih apa sih kak " sahut fiona "
tapi. yah boleh juga lah banyak teman nya noh di got ada cacing, nyamuk, kecoa, ulat, gak ribet mikirin hidup mah bebas tanpa beban kalo gitu. " jelas fiona"
idih, , curhat neng " sindir esa"
kalo mau curha dan mengadu noh sama pak ustad mana tau di kasih solusi dalam menjalani hidup yang berat ini fi, " ledek esa lagi. "
mmm boleh juga tuh kak " sahut fiona "
setelah berbicara mereka saling tatap dan akhirnya tertawa garing bersamaan. sampai di tujuan di mansion yang mewah dan besar fiona terngangga melihat hal yang seindah dan semegah ini.
yah walaupun rumah nya juga besar tapi ini lebih besar dari rumah nya dan lebih waaaah, mobil esa berjalan melewati taman dan halaman yang luas dan panjang tersebut.
sebab kedalam mansion mereka belum masuk, masih sampai di depan halaman mansion tersebut.
fiona mengeluarkan kepala nya melihat kiri dan kanan pemandangan yang indah.
bungga yang di susun rapi dengan cantik nya, air mancur yang besar dan jernih bahkan ada berbagai jenis ikan didalam nya.
serta pohon pohon yang menjulang tinggi dan rapi dan banyak pohon buah juga seperti pohon apel, pohon pir, dan pohon mangga.
mata fiona tak bosan bosan nya memandangi itu semua.
hingga mobil esa berhenti di sebuah parkiran khusus untuk pengawal, baru lah fiona tersadar dari pandangan indah nya sesaat.
mereka turun dari mobil dan menuju taman belakang sebab disanalah tempat berkumpul nya para calon pekerja baru, esa mengiringi fiona kesana dan memberitahukan pada fiona apa saja yang harus di patuhi dan tidak agar dia bisa menjadi salah satu kandidat yang terpilih.
fiona yang berjalan sambil mendengarkan intruksi dari esa hanya bisa mengangguk anggukkan kepala nya.
selang beberapa menit berjalan sampai lah esa dan fiona di tempat tujuan.
dimana disana telah berkumpul dan berbaris para pekerja baru yang cukup banyak sih menurut fiona.
melihat itu pun fiona langsung berlari dan mengucapkan kata terima kasih pada esa. mendengar itu esa hanya menganggukkan kepala nya dan juga ikut berlari kecil masuk ke barisan para pekerja yang menjadi sang pengawal.
jangan bosan yah pada cerita autor
maaf baru balajar membuat cerita.
semangaaaaaat 💪
__ADS_1