CINTA UNTUK FIONA

CINTA UNTUK FIONA
episode 51


__ADS_3

Al dan fiona menghabiskan waktu kembali selama 1 bulan ini dan hubungan mereka lama lama menjadi dekat dan Al pun sudah mulai ingin mengubah ke pura puraan nya sedikit demi sedikit.


dan itu membuat keluarga besar Al serta fiona pun merasa bahagia. dan begitu juga perkembangan atas pencarian bukti bukti dan pelaku dari tangan kanan nya Al yang di clan tersebut. yang bernama RIAN.


Rian pun langsung bergerak cepat untuk menangkap pelaku, nya. dan saat ini nyawa ayah nya fiona dalam bahaya karna data dari teo dan data dari rian sama persis.


rian pun tidak bertanya kepada teo apa yang terjadi. rian hanya bertanya tanya sendiri kepada diri nya.


" kenapa teo tidak menyerahkan berkas bukti bukti ini pada tuan Al dan kenapa malah menyimpan nya sendiri. aku heran dengan nya, atau jangan jangan ada yang teo sembunyikan. . tapi apa ? " kata rian pada diri nya sendiri, yang saat ini berada di markas clan tersebut sambil memegang sebuah kertas yang berisi kan bukti bukti yang sudah teo dapat. yang berhasil rian curi dengan mudah nya.


teo pun merasa kehilangan sebab bukti bukti yang dia kumpulkan mendadak hilang dari ruang kerja nya. dan itu membuat teo panik. bertanya tanya sendiri.


" siapa yang mengambil berkas bukti bukti itu. . apa tuan. . oh tuhan. . kenapa serumit ini, aku hanya tidak ingin tuan membalas dendam. itu tidak akan berakhir. aku sudah lama menjaga nya tapi kenapa hilang. . aaaakh " kata kata teo sambil berteriak mengeluarkan kekeesalan nya.


" sekarang aku harus apa? " tanya teo pada diri sendiri sambil terduduk lemas di kursi kerja nya di kantor.


rian pun tidak ingin membuang waktu. dia langsung bergerak untuk melakukan aksi.

__ADS_1


di lain tempat.


ayah nya fiona yang baru pulang dari luar kota pada hari ini pun sudah berada di bandara. sebenarnya dua hari sebelum nya ayah nya fiona akan pulang namun terlambat karna masih ada urusan. dan sekarang lah ayah nya fiona pulang dan telah sampai di bandara.


rian dan anggota clan lain nya telah menunggu kedatangan ayah nya fiona yaitu Tama. di parkiran bandara tersebut.


ayah nya fiona yang sudah di jemput oleh supir pribadi nya pun bergegas berlalu menuju ke rumah nya untuk berkumpul di keluarga nya. tama sudah rindu pada keluarga nya apa lagi anak nya fiona karna sudah lama tidak bertemu.


tama juga sudah membawa oleh oleh untuk keluarga nya, sebab sebelum nya istri dan anak tiri nya merajuk kepada diri nya karna kepulangan nya di tunda. dan akan memberi kejutan untuk mereka dengan diam diam pulang ke rumah tanpa memberi kabar atau berita sekali pun kepada istri dan anak nya tersebut.


dengan senyum yang tidak pernah hilang serta lancar nya proyek milik nya, semua nya terasa bahagia bagi tama namun beberapa saat lagi kebahagiaan itu akan hilang tanpa tama sadari. bahaya telah mengintai nya dari dekat.


tama berusaha meronta ronta dan bersuara untuk meminta tolong, namun jalanan yang saat ini tama lalui jalanan yang sepi. tidak ada kendaraan yang lewat. itu lah kesialan bagi tama.


rian pun menutup mata nya tama serta mulut nya agar tidak berisik dan bersuara untuk meminta tolong saat sudah tiba di dalam mobil hitam milik clan nya Al . tama kebinggungan dengan apa yang menimpa nya saat ini. tama masih menerka nerka siapa yang berbuat seperti ini kepada nya.


namun tidak juga dapat siapa musuh nya ,sebab selama ini tama hidup dalam lingkungan yang baik tanpa berbuat jahat.

__ADS_1


mereka membawa tama ke markas besar mereka dan langsung membawa tama menuju ke ruang tahanan untuk di sekap sementara tuan nya Al datang kemari.


rian pun sudah menyekap tama dan saat ini sedang menghubungi tuan nya Al untuk memberitahu kabar gembira ini.


nada dering tersambung.


" hallo. bagaimana? " tanya Al yang saat ini sedang berada di balkon. dan hanya sendirian ,keberadaan fiona tenggah berada di luar kamar nya Al untuk menyiapkan makan siang untuk nya.


" beres tuan. dan kami sudah mendapat kan nya. " jelas rian dengan bangga.


" hahahahahahaah. . bagus bagus rian. " kata Al dengan rasa bahagia karna sebentar lagi rasa sakit nya akan terbalas kan.


fiona yang telah siap menyiapkan hidangan untuk makan siang nya Al pun menyusul Al ke kamar nya untuk memanggil Al makan siang bersama.


fiona masuk tanpa mengetuk pintu, dan itu membuat Al terkejut langsung dengan reflek mematikan panggilan nya dengan rian.


" Al makan siang nya sudah siap. ayo kita makan. " ajak fiona.

__ADS_1


yah begitu lah kedekata mereka yang sudah memanggil nama walau hanya saat mereka berdua saja, jika sedang bersama yang lain fiona akan memanggil Al dengan sebutan tuan.


__ADS_2