CINTA UNTUK FIONA

CINTA UNTUK FIONA
episode 26


__ADS_3

Fiona yang telah bersiap siap sedari tadi akhir nya keluar dari kamar dan menuju ke taman belakang karna setiap pagi mereka harus absen dan mendengar intruksi yang berulang ulang di beritahu.


lelah berdiri selama setengah jam mendengar kata demi kata dari asisten bibi ema itu fiona hanya berusaha pasrah dan diam dengan senyuman tipis di bibir nya.


setelah selesai semua nya di perintahkan untuk bubar dan melanjutkan kerja mereka masing masing.


fiona yang mendapat kan pejerjaan di bagian taman depan di mansion itu hanya bisa senyum senyum sendiri. sebab apa yang ada di dalam fikiran nya saat ini adalah pohon apel yang menggoda.


karna fiona sudah merasakan bagaimana manis dan besar nya buah apel tersebut, membuat fiona menjadi ketagihan sebab dapat menunda lapar nya pagi ini. " pikir fiona. "


Fiona hanya bersenandung ria mengerjakan pekerjaan nya tahap demi tahap hingga sampai lah dia di dekat pohon apel tersebut.


" wah. , kau memang menarik goda ku pohon apel. mari kita ambil dan mencoba nya kembali hehehe. . boleh kan aku mengambil beberapa buah mu pohon apel. agar perut ku tidak keroncongan pagi ini. " fiona berbicara sendiri meminta izin kepada pohon apel tersebut. "


fiona mulai melancarkan aksi nya dengan senang hati, tanpa memikir kan hal apa yang akan dia terima setelah ini.

__ADS_1


Al yang telah selesai mandi dan bersiap siap dengan setelan yang cocok dengan tubuh nya membuat penampilan nya menjadi lebih sempurna.


dia turun ke bawah dan melihat semua nya lengkap duduk di ruang makan tersebut. termasuk adik nya silvia.


Al tidak tau kapan sang adik sampai sebab dia telah tertidur setelah meminum obat tidur tadi malam.


Al berjalan mendekat dan duduk di samping adik nya silvia,


" kapan sampai ? ." tanya Al singkat pada adik nya tersebut. "


" o. . ." sahut Al singkat. "


Al menyajikan makanan ke atas piring nya dan langsung melahap nya tanpa menyapa oma dan opa nya, Al makan dengan hening hanya suara sendok yang berdenting dengan piring yang terdengar .


Al yang sudah selesai dengan sarapan nya langsung beranjak pergi dari sana dan berlalu dengan dingin.

__ADS_1


teo yang telah melihat tuan nya beranjak dan jalan ke arah keluar , lalu teo pun mengikuti nya tanpa lupa berpamitan pada oma dan opa serta silvia sang pujaan hati.


" saya berangkat dulu oma. opa dan non silvia. permisi. " kata teo. "


" iya teo . " sahut oma serta opa dengan bersamaan. sedangkan silvia hanya diam memandangi teo yang mulai berlalu dari ruang makan itu.


" aku rindu kak, tapi kakak tidak pernah peka dengan apa yang aku utarakan. bahkan kakak ku sendiri pun juga sangat dingin kepada ku. lalu untuk apa aku kembali ke sini . karna diri mu aku mabuk mabukkan dan menjadi liar seperti ini , apakah aku tidak pantas untuk mu kak. " batin silvia. "


yah, silvia memendan rasa terhadap teo. tetapi teo tahu batasan nya. dia tidak merespon apa pun tentang silvia yang mencari perhatian kepada nya.


teo menyayangi silvia tetapi dia masih ragu. apakah itu perasaan cinta atau bukan. berbeda dengan esa yang mencintai silvia dengan tulus.


tetapi silvia malah menyukai teo. tetapi belum bisa di pastikan apakah itu cinta atau hanya sebagai perasaan kagum kepada seseorang. karna sebelum ada esa, silvia telah lama kenal dengan teo. dan mulai dekat demi waktu dan perasaan itu tumbuh.


tetapi meraka berdua terkadang saling merasa ragu. apa perasaan yang mereka miliki itu adalah perasaan cinta. atau perasaan sayang yang sebatas adik dan kakak. atau perasaan kagum terhadap seseorang.

__ADS_1


dan semua itu hanya waktu yang bisa menjawab nya nanti.


__ADS_2