
Al yang sudah di batas maksimum nya menahan sesuatu yang bergelora di dalam diri nya. dan dengan sigap tanpa segan segan nya Al menangkap dagu nya fiona agar tetap diam dan mulai memandangi wajah fiona dengan dalam.
lama memandangi wajah fiona yang memiliki daya tarik tersendiri itu, mereka terhipnotis satu sama lain dengan pandangan saling tertuju , saling pandang dalam kesunyian. Al pun mulai mendekatkan kepala nya ke arah fiona mencoba untuk menyatukan bibir nya dan bibir fiona yang ranum itu.
perlahan demi perlahan wajah itu pun mulai mendekat tetapi fiona yang kaget dengan reaksi yang di berikan oleh Al langsung ingin berkata karna wajah fiona dan Al telah berdekatan, hingga deru nafas mereka masing masing terasa di wajah mereka .
" tuan lepaskan saya, saya ingin ba. . . "
belum sempat fiona menyelesaikan kata kata nya, Al langsung meraup bibir nan seksi dan penuh goda itu dengan sesapan yang lembut, .
Al bermain di sana dengan penuh perasaan, naik turun bibir atas ke bibir bawah Al ***** dengan nikmat.
hisapan yang sangat lembut, sensasi yang berbeda bagi Al membuat dia ingin memakan bibir milik fiona hingga habis itu pun kalau bisa tanpa jeda ( hehehe) .
Al masih tetap dengan kegiatan nya tanpa ingin melepas kan kenikmatan nya ini, .bermain di area nan menggoda itu dengan perlahan.
Al sungguh sangat sangat menikmati rasa ini dan entah kenapa dia bisa membandingkan rasa yang dia rasakan saat ini ketika dia sedang bercumbu dengan mendiang istri nya dulu.
__ADS_1
" kenapa rasa nya berbeda, perasaan apa ini. kenapa aku bisa membandingkan wanita ini dengan RETA, sensasi yang di berikan oleh wanita ini sungguh berbeda dengan RETA, apakah diriku yang bermasalah. Aaah. . sudah lah lebih baik nikmti saja dulu ". batin Al " .
Al masih tetap dengan kegiatan nya yang ******* tanpa henti seperti anak kecil yang mendapatkan permen yang sangat manis masih betah berlama lama di bibir ranum milik fiona itu.
fiona yang kaget itu pun melototkan mata nya, tangan fiona keduanya mulai meninju ninju dada bidang milik Al dengan keras , sebab dia tidak terima di perlakukan seperti ini , karna ini adalah ciuman pertama nya bagi fiona.
berani berani sekali laki laki ini mengambilnya, bahkan fiona pun belum pernah merasakan yang nama nya pacaran sama sekali. sibuk dengan masa kuliah nya dan ketidakadilan di rumah nya sendiri membuat fiona menjadi sosok yang tertutup bagi orang asing,
tetapi beda hal kalau sudah lama saling mengenal pasti tau tabiat asli nya fiona, termasuk tika sahabat nya tentu saja.
" suara indah mulai terdengar dari mulut nya fiona "
hanya suara itu yang bisa fiona keluarkan sebab bibir nya Al masih betah lama lama men**hisap, dan bermain di bibir ranum milik fiona, Al yang tidak mendapatkan balasan mulai menggigit bibir bawah nya fiona dengan agak keras agar fiona mau membuka mulut nya.
dan yaaah tentu saja berhasil, mulut fiona pun terbuka sedikit. kesempatan kecil harus di manfaatkan dengan baik menurut Al, Al m***julurkan lidah nya dan mulai menerobos masuk dengan paksa ke dalam mulut nya fiona, fiona yang tidak bisa melawan sebab tangan nya telah di tahan oleh Al dengan tangan kiri nya, tangan kanan milik Al masih memegang dagu milik nya fiona agar fiona tidak bisa leluasa menggerakkan kepala nya ke kiri dan ke kanan.
masih dalam sesi ciuman yang panas Al bermain dengan lihai di dalam mulut nya fiona, fiona yang lelah dengan meronta ronta tapi tidak kunjung lepas, fiona akhir nya hanya bisa pasrah sebab tenaga Al terlalu kuat bagi seorang wanita seperti fiona yang tidak bisa bela diri sama sekali.
__ADS_1
Al yang melihat fiona tanpa perlawanan lagi dengan mantap nya bermain lebih g*nas lagi dengan ciuman tersebut tanpa takut jika ada yang memergoki mereka yang sedang asik bercumbu di sebuah taman yang terbuka.
Al mel*mat, bermain di sana tanpa henti bahkan mengecap di setiap r*ngga bibir ranum milik fiona bahkan bermain lidah dengan lihai nya hingga lolos lah erangan dari bibir ranum milik milik fiona.
" suara nya bayangin aja yah hehehe "
karna melihat fiona yang sudah hampir kehabisan nafas Al pun mengangkat wajah nya dan memperhatikan wajah fiona yang memerah karna mulai kehabisan nafas.
mereka terengah engah satu sama lain dan masih saling tatap dalam diam posisi yang masih sama, Al kembali mendekat kan wajah nya dan kembali meraup bibir seksi milik fiona, fiona yang kaget sekali lagi hanya bisa diam tidak mampu melawan. di biarkan nya Al bermain di bibir nya tersebut sampai fiona pun lama kelamaan mengikuti permainan lidah nya Al.
fiona yang sudah mulai naik gairah nya hanya bisa menikmati sesi ciuman panas ini.
" aaaah. . . kenapa aku mulai terlena, kenapa aku tidak bisa menghentikan nya, apa yang terjadi saat ini bahkan aku ingin lebih dari ini. apa kah aku sudah mulai ikutan gila. aa aa aa tidak tidak jangan sampai aku menikmati ini ayo fio hentikan sekarang juga atau kau akan menyesal, ja. . " batin fiona "
belum selesai fiona bermonolog dalam hati nya Al mulai menurunkan bibir nya dan menyudahi ciuman tersebut menuju leher jenjang na putih mulus milik fiona, Al bermain di sana tanpa jeda.
fiona yang mendapat kan perlakuan seperti itu sungguh kaget bukan main, dia terkejut namun nikmat yang sungguh dia rasakan. fikiran nya mulai kosong dan tidak bisa kembali normal lagi karna sentuhan dari bibir milik Al membuat fiona terbang ke awang awang rasa nya.
__ADS_1