CINTA UNTUK FIONA

CINTA UNTUK FIONA
episode 36


__ADS_3

hari berganti demi hari. Al pun sudah menyelesaikan semua pekerjaan nya di negara korea tersebut . dan memilih untuk cepat cepat pulang ke rumah agar bisa bertemu dengan fiona.


Al pun menyuruh teo untuk memesan tiket keberangkatan nya pulang hari ini juga. teo pun bergegas melakukan tugas yang di berikan oleh tuan nya itu.


selang berapa menit. teo sudah menyiapkan semua nya, tuan nya tinggal melangkah untuk berangkat. dengan tenang tanpa beban.


Al pun menuju ke bandara saat itu juga. dan telah lepas landas. Al sudah berada di dalam pesawat untuk penerbangan beberapa jam. Al memilih untuk beristirahat merebahkan badan nya sambil membaca baca majalah yang telah tersedia di dalam pesawat itu.


fiona yang menjalani hari demi hari nya dengan biasa dan penuh dengan canda tawa bersama teman teman yang lain nya termasuk kebersamaan nya dengan esa .


membuat hari demi hari yang dia jalani terasa penuh warna dan merasa tidak sendiri lagi.


sedang asik melakukan tugas nya dengan perasaan yang senang dan bahagia saat ini. fiona di kejut kan dengan suara dari benda pipih nya yang bernada untuk pesan masuk. fiona pun mengeluarkan benda pipih itu dari dalam kantong celana nya di bagian depan.


dan mengutak atik benda pipih nya untuk membuka sebuah pesan yang masuk ke benda pipih nya itu, mata fiona melotot saat akan membaca pesan itu. pesan yang tidak tau dari siapa yang mengirim nya.


tetapi setelah itu, perasaan bahagia nya hilang seketika ketika mendapatkan pesan misterius dari seseorang yang tidak dia kenal.


isi pesan tersebut adalah . .


" apa kabar fiona sayang. apa kah kau tidak merindukan paman mu ini "


fiona membaca nya dengan perasaan yang bingung dan bertanya tanya dalam hati sambil memegang benda pipih itu di tangan kanan nya.


" siapa yang mengirim pesan ini. paman, apakah aku mempunyai seorang paman. tapi siapa ? aku tidak ingat bahwa aku mempunyai paman. " kata fiona bertanya tanya sendiri.


" ah sudah lah. .dari pada pusing memikirkan pesan yang tidak jelas ini. lebih baik aku kembali melaksanakan tugas ku. " kata fiona sambil mengacuhkan pesan tersebut.


silvia yang saat ini masih berada di kediaman nya Al. masih menunggu kedatangan nya teo serta kakak nya Al untuk pulang ke mansion ini dari negara korea tersebut.

__ADS_1


silvia ingin melepaskan perasaan rindu nya kepada teo. karna semenjak pindah dari mansion ini silvia hanya bisa merendam perasaan rindu nya di dalam hati.


" kapan yah kak Al dan kak teo pulang nya. aku rindu sama kak teo. betah banget sih dis berada di sana. apa karna cewek cewek di sana pada bening bening semua yah. kalah sama aku yang perawakan nya kayak begini . " celoteh silvia sambil memandang ke tubuh nya sendiri.


setelah memandang diri nya sendiri silvia tertawa sendiri.


" hahahahahah. . apa sih kamu silvia. . jangan merendah begitu dong. kamu cantik kok. " kata silvia kege'eran sendiri ."


di kediaman yang berbeda.


kevin yang kunjung tidak pulang pulang mendapatkan amukan dari sang mama. karna kevin memilih untuk lebih menginap di hotel dari pada di rumah sendiri.


mama kevin langsung menghubungi anak nya kevin untuk menyuruh nya pulang ke rumah saat ini juga. mama nya kevin yang saat ini sedang berada di ruangan keluarga memilih untuk mengambil benda pipih nya dan menelvon si kevin.


nada dering terhubung.


" kevin. . kamu di mana sekarang , cepat pulang. " kata mama nya kevin dengan nada yang tinggi.


" ooo. kamu udah berani membantah mama yah sekarang, pulang atau semua fasilitas kamu mama cabut semua nya. " ancam mama nya kepada kevin.


" mama apa apaan sih main ancam ancam segala. " kata kevin kesal.


" pulang sekarang atau ancaman itu terjadi. " tekan mama nya.


kevin mau tidak mau harus mengikuti perintah sang mama sebab saat ini dia masih perlu bantuan dari sang mama dan papa menjelang dia bisa berdiri sendiri dengan kokoh karna usaha nya sendiri.


"oke. . oke. . aku pulang, tapi ntar sore. " kata kevin pelan.


" oke. . mama tunggu kamu di rumah sampai sore, kalau kamu tidak juga pulang, mama akan lakukan ancaman mama tadi. INGAT itu kevin. " tegas sang mama.

__ADS_1


kevin pun hanya bisa menghembuskan nafas nya secara kasar.


" huuuuft. . oke ma. " kata kevin singkat.


setelah panggilan dengan sang anak terputus. mama nya kevin memilih untuk menghubungi suami nya yang saat ini masih berada di luar kota.


panggilan terhubung.


" hallo pa. . papa bagaimana kabar nya. ? . papa sehat kan di sana? ."


" iya ma. papa sehat sehat saja kok. dan kabar papa sangat baik. "


" bagaimana dengan anak anak ma, mereka baik baik dan akur akur saja kan tanpa ada papa di sana? ."


" iya pa. semuanya akur dan baik baik saja pa. "


" oea ma. bagaimana dengan fiona ma. ? apa dia sudah pulang ma? ." tanya sang papa ke istri nya.


" hmmm. . fiona masih belum ada pulang pa. mama juga gak tau fiona ada di mana dan sedang apa sekarang . " jelas mama kevin dengan nada jutek.


" tapi ma fiona kan perempuan ma, papa hanya merasa ce. . " belum sempat papa nya fiona berbicara , istri nya langsung memotong pembicaraan itu.


" udah deh pa. jangan di ambil pusing, fiona tuh uda gede, bukan anak kecil lagi. ntar kalau dia capek di luaran sana, kan pulang sendiri tanpa kita cari dan jemput. sama seoerte waktu itu. " jelas sang istrinya panjang lebar.


sang istri yang sudah hilang mood nya untuk berbicara melepas rindu memilih untuk mengakhiri percakapan mereka.


" udah yah pa. . mama matikan dulu. "


" iya ma. " kata sang suami karna telah melihat wajah istrinya sudah dalam tidak mood untuk berbicara .

__ADS_1


panggilan pun berakhir.


__ADS_2