
Al mengemudikan mobil pribadi nya dengan kecepatan sedang karna sekalian untuk melihat lihat ke arah sekitaran jalan untuk mencari fiona. mana tau ada keberuntungan yang datang. namun rasa nya percuma di sepanjang jalan Al membawa mobil nya. sosok fiona tak kunjung ketemu. Al yang mulai semakin was was serta rasa sakit di dada nya semakin kuat dan sesak saat Al sudah mulai dekat di markas nya.
di lain sisi
"tuan. keluarga tama menghilang semua nya. dan penyebab nya adalah musuh kita tuan. mereka sudah mengetahui dan sudah bergerak tuan. kita harus apa tuan? , jika di biar kan saja. takut nya tama akan membongkar semua nya tuan, dan tuan akan dalam bahaya. " jelas sang anak buah dari SURYA ALESTER paman dari fiona
" hm. . kau benar jack. tapi tenang saja aku sudah menyusun rencana . kalian terus pantau pergerakan dari musuh saja. ketika sudah ada celah. aku akan memberi aba aba kepada kalian untuk bergerak. jadi terus beri laporan pada ku jack. " kata surga.
" baik tuan. " dan mereka pergi dari ruangan tuan mereka untuk kembali melanjutkan tugas memata matai pergerakan Al.
"kau lihat saja Al, semua yang kau sayang dan kau miliki saat ini akan hancur di tangan ku. lihat bagaimana aku membalas kan dendam ini , hahahahahaahhah. " kata surya dengan tawa yang bahagia.
Al yang sudah tiba di mansion nya pun, dan Al telah berada di dalam markas tersebut. Al hanya merasa lesu tidak bersemangat . Al duduk di atas sofa dengan menyandarkan kepala nya ke sofa. tiba tiba Al di kejut kan dengan suara dari seseorang.
__ADS_1
" tuan. kau sudah tiba. ayo ikut dengan ku ketempat mereka. tuan pasti ingin ikut menyiksa mereka kan. ayoo. . " ajak rian.
Al hanya mendongakkan kepala nya keatas sedikit untuk melihat ke arah nya rian. setelah itu Al kembali merebahkan kepala nya dan tidak merespon kata kata rian.
" ayo lah tuan. kenapa tuan tidak bersemangat. c"mon bro " ajak rian lagi .
rian pun memberanikan diri nya untuk berbicara santai pada tuan nya. sebab rian melihat wajah tuan nya tersebut seperti orang yang kehilangan separuh jiwa nya.
" lo kenapa, apa ada masalah. jika iya cerita ke gue. " kata rian santai sambil menepuk pundah Al pelan dalam posisi rian yang berdiri tepat di samping nya Al .
" c'mon Al. apa yang lo ragukan ? . hmm. "
Al menghembuskan nafas nya pelan. " huuuuuft. gue lagi kacau ian, karna orang yang gue cintai saat ini ntah ada dimana. gue dah nyari dia selama 3 minggu lebih namun tak juga ada kabar. gue bingung harus nyari ke mana lagi. karna itu sekarang gue gak bersemangat untuk menjalani hidup. rasa nya hampa ian. dia cinta dan hidup gue, dan sekarang gue kehilangan dia. gue harus apa ian. gue harus apa. hiks hiks hiks. " Al berkata kepada ian sambil menangis. Al tidak merasa malu sebab hati nya sakit saat ini. sangat sakiit sekali.
__ADS_1
rian yang melihat tuan nya saat ini sedang menangis pun melonggo terdiam. sebab reaksi nya sangat tidak terduga.
" Al. apa kau sangat mencintai nya? " tanya rian pelan.
" hmm. . sangat. " jawab Al sambil menganggukkan kepala nya.
" huuuuft. . apa yang harus aku lakukan ian. ? " tanya Al pelan sesegukkan karna menangis.
" aku tidak tau Al. sedangkan kau yang turun tangan untuk mencari nya saja butuh waktu 3 minggu. tapi aku akan ikut mencari. tapi apa yang bisa aku lakukan agar kau kembali semangat lagi . ? hmm. " kata rian kepada Al.
" tidak ada ian. tidak ada. aku hanya butuh ketenangan saat ini. biar kan aku sendirian. " kata Al pelan.
" hmmm. bagaimana kalau kau pergi melihat tahanan itu. bisa jadi semangat mu kembali lagi. " ajak rian.
__ADS_1
Al pun menghapus air mata nya. sedikit pun rasa nya Al tidak bersemangat untuk bergerak ke ruang bawah tanah. namun karna di paksa oleh rian Al pun mau tidak mau pergi juga ke sana.
mereka berdua pun berjalan menuju ke ruang bawah tanah.