CINTA UNTUK FIONA

CINTA UNTUK FIONA
episode 39


__ADS_3

silvia tersentak kaget. lalu melihat keatas untuk menatap mata nya teo.


" kenapa kak. " tanya silvia polos.


" tidak apa apa, jangan di lanjut kan, karna jika di lanjut kan akan ada hal yang berbahaya terjadi kepada mu. " kata teo dengan jelas.


silvia masih terdiam, melihat itu teo memilih untuk berdiri, akal sehat nya sedang bekerja sekarang maka nya dia masih bisa bertahan, jika tidak, aaah sudah habis nona muda nya ini saat ini juga.


saat teo ingin berdiri tangan nya di tarik dengan kuat oleh kedua tangan yang kecil itu. dan akhir nya teo jatuh dengan mengimpit tubuh nya silvia.


mereka sama sama terkejut. namun reaksi silvia malah semakin menjadi , silvia memeluk tubuh teo dengan erat. dia tidak ingin kehilangan momen ini dengan cepat. maka nya silvia memilih nekat.


teo yang terkejut mulai membuka suara nya.


" lepas nona. saya harus bangun. "


" tidak, aku tidak mau. " tolak silvia.


" jika nona tidak ingin melepaskan ku, aku akan mencium nona,. " tantang teo.


" hee. . ayo lakukan jika kau berani. aku tidak takut. " tantang silvia kembali .


teo pun terdiam dan langsung menatap dengan lekat mata milik nya silvia, mereka saling diam hingga satu detik. dua detik. wajah teo mulai mendekat ke arah wajah nya silvia.


sudah terlalu dekat dan.


" cup "


bibir mereka beradu dengan pelan dan hanya sebentar .


teo angkat kembali kepala nya untuk melihat mata nya silvia. silvia hanya terdiam tanpa bereaksi hingga teo melakukan nya sekali lagi.


" cup. "


ciuman itu terjadi lagi, dengan ciuman yang lembut dan sesapan yang lembut teo bermain di bibir ranum milik nya silvia. silvia menerima nya dengan senang hati.


mereka saling berciuman dengan kelembutan, tanpa ada paksaan . mereka menikmati nya hingga nafas mereka tidak stabil lagi. teo menghentikan ciuman nya dengan lembut.


karna melihat silvia yang telah merasa sesak nafas, ciuman terhenti dengan silvia yang mengambil nafas dengan dalam dalam. teo yang melihat itu hanya bisa tertawa pelan .


" bagaimana , aku melakukan kan nya kan. apa nona mau lagi. " tawar teo.

__ADS_1


silvia yang merasa malu dan dengan detak jantung yang berpacu cepat, membuat wajah nya silvia menjadi panas dengan sendiri nya.


" kaaa. . uu.. berani yah. . dasar kakak jahat. "


silvia mendorong tubuh nya teo dengan kuat, lalu berdiri dengan singgap dan pergi berlalu dari sana. sebelum berlari keluar silvia berkata dengan nada yang cukup tinggi.


" sekarang keluar kak, semua nya sudah berkumpul untuk sarapan pagi. "


silvia yang masih berada tepat di depan pintu nya teo hanya bisa menghela nafas dengan pelan , walau sebenar nya jantung nya berpacu dengan tidak normal.


silvia tidak ingin ada yang melihat diri nya seperti ini termasuk oma dan opa.


silvia sudah merasa lebih tenang dan segera berlari menuju ke lantai dua ke kamar kakak nya Al.


tok tok tok.


" kak sarapan. kata oma dan opa, kami tunggu di bawah. " kata silvia dengan berteriak kencang.


" hmm. . " sahutan dari dalam yang di dengar oleh silvia.


silvia pun memilih untuk turun ke bawah menuju meja makan.


selang menunggu beberapa menit datang lah Al serta teo.


teo dan Al hanya memakai pakaian rumahan sebab mereka tidak ke kantor hari ini. mereka memilih libur hari ini untuk mengistirahatkan badan dari rutinitas .


karna saat berada di negara korea semua pekerjaan sudah di handel.


silvia yang merasa tidak tenang sendiri akhir nya memilih untuk berlalu dari sana dengan cepat dan ingin pergi ke kampus nya.


" maaf oma, opa. hari ini aku harus berangkat duluan karna aku mau pergi ke kampus. " pamit silvia.


" hmmm,., baik lah sayang. tapi habis kan dulu sarapan mu.


"aku sudah kenyang oma. " tolak silvia.


" ya sudah sayang. " oma melirik ke arah nya teo dan mengeluarkan suara.


" teo apa kau sudah selesai? jika sudah oma minta tolong antar kan silvia ke kampus . " pinta sang oma .


" hm. baik oma " jawab teo.

__ADS_1


teo pun berdiri dan berkata ke arah silvia.


" ayo nona, saya yang akan mengantarkan anda. "


" hm. baik lah. " angguk silvia cepat.


sebenarnya silvia tidak mau, tapi harus bagaimana karna ini perintah oma.


silvia dan teo berpamitan pada oma dan opa. dan berlalu dari sana. silvia tidak menyapa kakak nya Al sebab jika di ajak bicara pun Al akan diam saja tanpa merespon.


Al yang sudah selesai sarapan pun memilih untuk berlalu dari ruang makan untuk kembali ke kamar nya. ingin melanjutkan tidur nya walau harus meminum obat tidur lagi.


fiona yang sibuk dengan pekerja an, hanya bersenandung dengan riang. bernyanyi dengan senang nya.


suara fiona saat bernyanyi sungguh sangat indah dan enak di dengar. setiap saat jika hati nya senang dia akan bersenandung.


tiba tiba fiona teringat dengan sahabat nya tika, karna tidak ada kabar dari tika sama sekali.


fiona pun berhenti sejenak dengan pekerjaan nya sesaat dan mengambil benda pipih milik nya dari saku celana belakang nya. untuk menghubungi tika sahabat nya .


nada dering tersambung.


" hallo fio. " jawab tika.


" lo kemana ajha beb, gak ada kabar. lo baik baik ajha kan. " tanya fiona khawatir.


" hm. gue baik baik aja kok. woleees neng. yaah walau sempat ada masalah tapi semua nya sudah selesai. dan sekarang gue berada di tempat orang tua gue sekarang. di jepang. " jelas tika.


" serius tik, jangan bohong. kalau ada apa apa lo bisa cerita ke gue ."


" hm. yakin bebeb fio. gue aman. ntar deh kalau kita jumpa. gue ceritain dengan lengkap. btw. . gi mana sama pekerjaan baru lo sekarang. " ? .tanya tika.


Tika tidak ingin fiona lebih banyak tanya lagi. tika takut dia keceplosan dan membuat sahabat nya ini khawatir . maka nya tika memilih untuk mengalihkan topik pembicaraan .


" disini nyaman tik. gue betah di sini, semoga gue bisa kerja lama di sini. hehehe. " jelas fiona.


" oke deh fio. aamiin, semoga yah beb. lo juga baik baik yah di sana kalau ada apa apa cepat hubungi gue. inget tuh. hmm gue mati in dulu yah soal nya gue di panggil sama nyokap bokap gue nih. " jelas tika.


" oke deh bebeb tika, dah beb. see you " kata fio .


" see you too honey. " jawab tika dengan tertawa pelan.

__ADS_1


nada panggilan terputus.


__ADS_2