
pagi menjelang, fiona masih belum ada tanda tanda untuk sadar. Al masih setia menjaga fiona tanpa mengeluh. walau kadang diri nya sendiri tidak terurus. jika tidak dipaksa oleh teo, dapat di pasti kan jika Al akan menyusul fiona dalam keadaan tersebut. Al masih membeban kan kepada diri nya dengan apa yang terjadi kepada fiona. Al masih menyalahkan diri nya. teo masih betah menemani Al di rumah sakit. teo tidak ingin tuan nya kenapa kenapa dan akan nekat untuk berbuat yang membahayakan diri nya karna rasa bersalah. urusan pekerjaan serta kantor saat ini telah di handle oleh opa, juga silvia.
Al masih dalam keadaan tertidur, karna begadang tadi malam. teo sudah bangun lebih dulu dan sedang bersiap siap berniat untuk mencari sarapan untuk tuan nya dan juga untuk nya, karna jam sudah menunjukkan pukul delapan pagi. teo pun bergerak dengan cepat, dan posisi teo saat ini sedang berada di kantin rumah sakit untuk mencari sarapan, meninggalkan fiona dan Al di dalam ruangan kamar tersebut hanya berdua saja dalam keadaan tidak sadar kan diri.
rian yang masih berada di apartemen nya, memilih untuk datang ke rumah sakit , sekaligus memberikan laptop tersebut kepada tuan nya Al. setelah tugas nya selesai dalam memberantas semua hal tentang surya. rian serta anak buah nya sudah membersihkan nya tanpa tersisa, sebab rian tidak ingin ada musuh yang masih selamat atas apa yang telah mereka lakukan terhadap tuan nya. rian akan membalas nya berkali kali lipat jika itu menyangkut tuan nya. rasa peduli rian kepada Al sungguh sanggat besar, karna di masa lalu. Al lah yang telah menyelamatkan kehidupan rian yang malang, dari zona dunia malam. rian di perjual belikan kepada wanita wanita yang kekurangan belaian serta kasih sayang dari pasangan mereka. hingga para wanita wanita tersebut beralih ke klub malam untuk mencari kesenangan. rian di masa lalu bukan lah rian yang sekarang.untuk bertahan hidup rian melakukan segala hal, tetapi karna keluguan yang rian miliki di masa lalu. membuat nya mudah percaya kepada orang lain dan terjerumus masuk ke dunia klub malam dan di perjual belikan karna di tipu oleh teman nya, rian ingin melawan tetapi tidak bisa, karna dulu rian bukan lah apa apa, jati diri rian yang sekarang terbentuk karena ajaran dari Al. Al mengajarkan rian bagaimana cara nya bertarung secara tangan kosong. serta dengan senjata. Al mengajarkan semua seni bela diri kepada nya. hingga rian menjadi kepribadian yang kuat, serta berlalu nya waktu sampai sekarang, rian juga sudah membalas orang orang yang melukai nya dimasa lalu dengan kejam tanpa belas kasih.
rian yang sudah bersiap itu pun, bergegas berlalu menuju ke rumah sakit dengan mobil pribadi nya dan tidak lupa pula rian membawa leptop tersebut.
brum brum brum.
__ADS_1
selang beberapa lama, sampai lah rian di rumah sakit.
tap tap tap, suara langkah kaki rian yang berjalan menuju ke kamar rawat nya fiona, rian sudah mengetahui nya dari meja resepsionis di rumah sakit tersebut.
ceklek. pintu kamar rawat inap fiona terbuka, dan sosok yang membuka pintu tersebut adalah rian, rian masuk dengan pelan. memperhatikan ke seluruh ruangan tanpa tertinggal. dan tidak lama pandangan rian terhenti ke sosok yang sangat rian hormti serta kagumi . yaitu sosok Al yang sedang tertidur dengan pulas di kursi sofa, bahkan saat rian mendekat pun tuan nya tidak bergeming, padahal tuan nya adalah orang yang paling sensitif dengan keberadaan atau kedatangan orang yang mencoba mendekat kepada nya.
" huuuuft , kau pasti bisa melewati ini semua tuan. semangat tuan, aku dan teo selalu mendukung mu " gumam rian yang masih betah dengan posisi nya tersebut.
sesaat setelah puas memandang wajah nya Al, rian baru tersadar akan sosok teo yang tidak terlihat batang hidung nya di mana. " kemana tu manusia lamban " gerutu rian.
__ADS_1
" ck, masa tuan di tinggal sendiri, jika ada yang macam macam bagaimana. dasar bawahan yang tidak kompeten " gerutu rian kembali.
rian pun memilih berpindah posisi untuk duduk di sofa, sambil meletakkan leptop tersebut di atas pangkuan nya, rian masih belum melihat isi di dalam leptop tersebut. dan rian juga sangat penasaran.
saat hendak ingin membuka leptop itu, rian di kejutkan dengan suara pintu yang terbuka. dan di iringi dengan suara yang berat meneriaki nya.
" wwoi rian " teiak teo memanggil nama rian.
rian yang pandangan nya fokus kepada leptop langsung terkejut secara spontan. " alamak , kaget aku " kata rian dengan nada kesal dan menatap tajam ke arah nya teo. teo yang baru balik dari kantin rumah sakit, membawa beberapa kantung plastik di tangan nya yang berisi beberapa makanan . untuk diri nya serta tuan nya.
__ADS_1