
mendengar benda pipih nya kembali berbunyi teo melihat nya dan tertera nama esa di layar itu. teo pun mengangkat nya setelah mengangkat teo mendengar suara esa yang terdengar khawatir.
" tuan teo, apa anda bisa ke pos depan sekarang. karna ada yang mengirimkan barang untuk tuan Al tuan namun saya tidak tau ini aman atau tidak tuan. tuan segera ke sini " kata esa.
" baik lah. saya ke sana. " teo mematikan panggilan itu dan tergesa gesa untuk keluar. setelah berlari kesana teo melihat esa yang sedang memegang sebuah kotak yang berukuran besar.
" apa itu ? " tanya teo.
" saya tidak tau tuan. karna ada orang asing yang melemparkan ini tuan. anak buah saya sudah menyelidiki plat mobil nya tuan. namun tidak ada yang di temukan tuan. seakan akan mobil itu tidak terdaftar secara sah tuan. " jelas esa kepada teo.
teo pun hanya angguk angguk saja lalu mendekat ke arah esa dan mengambil kotak itu. teo guncang dengan pelan dan tidak sabaran nya teo meletakkan kotak itu ke bawah. lalu mengambil pisau milik nya yang ada di bawah kaki nya untuk membuka kotak itu.
teo dan esa terkejut setelah kotak itu terbuka karna isi dari dalam kotak itu adalah hal yang sangat dekat dan berharga untuk tuan nya. teo segera mengambil kotak itu dan berlari menuju ke arah mansion untuk memberitahukan kepada tuan nya.
teo berlari dengan kencang, melupakan esa yang di samping nya, esa pun hanya menggeleng gelengkan kepala nya pelan melihat tingkah teo.
__ADS_1
host host host.
teo yang tanpa aba aba dan bersuara langsung mengetuk pintu tuan nya dengan kuat hingga beberapa kali.
tok tok tok tok tok tok
Al yang sedang dalam mood yang kesal dan marah pun mau tidak mau membuka pintu itu dengan kasar.
" ada ap. . " belum selesai Al berbicara teo memberikan kotak itu kepada Al. dengan tangan gemetar. " ini tuan " kata teo pelan.
" tuan lihat saja sendiri. "
Al pun membuka kotak itu yang sudah berada di tangan nya. dengan perasaan yang bercampur aduk Al tiba tiba merasa lemas dan mulai terhuyung. seakan kaki nya tidak memiliki tenaga untuk berdiri. tuan yang panik pun langsung menahan tubuh tuan nya.
" tuan " kata teo pelan.
__ADS_1
" i. . ni. . punya re. . ta. . te. . o. . " kata Al terbata bata hingga air mata Al pun terjatuh dengan sendiri nya.
" benar tuan. " teo mengangguk kan kepala nya membenarkan perkatan tuan nya Al.
" bagaimana bisa teo. bagaimana bisa. di mana dia sekarang. aku tidak tau dia masih hidup atau su. . daah. . aku tidak bertemu dengan nya setelah kejadian itu teo. aku tidak tau dimana tubuh nya setelah itu. aaaakh. " kata Al sambil berteriak kuat meluapkan segala rasa yang ada di dada nya.
kotak itu berisi cincin pernikahan mereka serta potongan kecil baju milik reta ketika kejadian itu terjadi. pakaian yang terakhir Al lihat di tubuh istri nya saat itu.
" musuh ku terlalu kejam teo. aku ingin mereka segera di temukan. temukan hal kecil apa pun teo. aku ingin menghabisi mereka semua. baik hidup atau mati reta saat itu aku tidak perduli asalkan ketemu dengan tubuh nya. " jelas Al panjang lebar.
Al menangis tersedu sedu sambil mendekap kotak itu. teo yang melihat itu hanya merasa iba.
fiona yang masih dalam mode kesal karna telah di bentak tadi oleh Al memilih berdiam diri di kamar nya. tidak ingin perduli dengan Al namun jika benar benar di lakukan fiona lah yang akan kena imbas nya, karna fiona hanya lah seorang bawahan.
Al merasa sangat terpuruk sebab semua nya masih abu abu tanpa kejelasan.
__ADS_1
seseorang yang bertindak itu pun hanya bisa tertawa dengan bahagia. karna telah menjalankan aksi nya. pelaku itu adalah orang yang ada hubungan nya fiona. dan teo sedikit demi sedikit mulai mencium kebenaran nya. tinggal menunggu waktu yang membantu nya untuk membuka kejadian nass itu.