
fiona pun membalikkan badan nya dengan cepat dan mendapati bahwa siapa sosok yang berada di belakang nya.
sosok itu adalah laki laki mesum yang sangat ingin dia hindari. fiona lupa sesaat akan kejadian mesum mereka di sini karna tergoda oleh apel ini.
" bodoh. . bodoh. . bodoh. . kenapa aku bisa lupa dengan kejadian memalukan itu. aaaaa. sial. karna ini aku ketemu lgi dengan nya. " batin fiona. "
Al yang mendapat aksi seperti itu lagi langsung melepaskan dekapan nya dari tubuh fiona dan diam mematung. memandang raut wajah nya fiona yang berubah ubah expresi nya itu.
membuat Al senyum senyum sendiri . dan tanpa di sadari oleh Al dengan tingkah yang senyum senyum sendiri sambil menatap wanita yang ada di hadapan tuan nya membuat mata teo melotot sempurna.
teo tidak percaya dengan yang dia lihat barusan.
" apa hubungan nya dengan tuan Al? " tanya teo pelan pada diri nya sendiri. "
fiona yang di tatap dengan intens seperti itu merasa sangat risih dan tidak nyaman banget banget. akhir nya fiona memberanikan diri untuk membuka suara menghilang kan keheningan yang mencekam bagi diri nya fiona.
" mm. . selamat pagi tuan. apa kah tuan ada perlu sesuatu. ? apa kah ada yang bisa saya bantu. dan kalau boleh tau tuan siapa,? " tanya fiona."
Al hanya diam tidak bersuara.
__ADS_1
melihat orang yang di tanya hanya diam fiona kembali gugup sejadi jadi nya.
" mati aku. apa kah dia marah atau apa kah dia adalah majikan di sini, di lihat dari cara dan model pakaian nya yang berkelas sih seperti nya dia bukan orang biasa. aduuuh kenapa juga dia malah diam ketika di tanya. aku kan jadi semakin takut. " monolog fiona dalam hati nya. "
suasana kembali hening, teo hanya melirik ke arah arloji jam yang ada di tangan nya yang telah menunjukkan pukul 8 pagi. yang mana dia dan tuan nya harus bergegas berangkat karna mengejar waktu.
teo ingin maju memanggil tuan nya dan mengingatkan tuan nya dengan keberangkatan nya ke kota korea tersebut.
tapi yah apa lah daya ingin maju takut nyawa melayang. ingin mundur pun juga takut nyawa juga ikutan melayang .
" duh bagaimana ini. " resah teo dalam hati. "
" khem. . tuan apa ada yang bisa saya bantu. " tanya fiona lembut ."
Al yang mendengar suara fiona seperti itu saja sudah membuat hasrat nya bangkit. suara lembut yang di dengar oleh Al sebagai suara ******* lembut dari bibir ranum milik nya fiona itu.
" aah. . hanya mendengar suara nya bertanya seperti itu saja sudah membuat hasrat ku bangkit. apa lagi suara ******* nya di atas ranjang nanti nya. bisa bisa ngempur sampai pagi." monolog Al dalam hati. "
Setelah bermonolog dalam hati baru lah Al mulai bersuara untuk menjawab nya.
__ADS_1
" hmmm tidak ada. tapi kau siapa. ? mengapa selalu berada di dekat pohon apel ini. a a a. apa kah kau ingin mencuri buah apel lagi dan memakan habis semua nya. " tanya Al panjang lebar .
fiona yang mendengar pertanyaan itu pun langsung menjawab nya.
" saya bukan pencuri tuan. saya hanya ingin mengambil satu buah apel saja untuk menganjal perut saya yang sedang lapar saat ini. "
fiona hanya menjawab itu saja. dia tidak menjelaskan siapa dia di mansion ini. jika dia jelaskan siapa dia. bisa bisa dia akan kehilangan pekerjaan yang bahkan belum membuahkan gaji " fikir fiona. "
Al yang mendengar pun hanya bisa manggut manggut saja. Al pun ingin bertanya lagi. namun sebelum Al lanjut bersuara. teo datang memotong pembicaraan tersebut.
karna takut terlambat untuk menuju ke kota korea.
" tuan jam sudah lewat dari waktu yang seharus nya tuan.
jika kita tidak berangkat sekarang kita akan terlambat tuan. "
teo berbicara sambil menundukkan wajah nya dan dengan harap harap cemas di dalam hati jika tuan nya ini mengamuk karna telah di ganggu.
" jangan sampai roh ku lepas dari badan ini tuhan. aku masih ingin hidup karna aku belum menikah ."
__ADS_1
teo berdo"a dalam hati nya dengan sungguh sungguh .