
pagi yang mendung.
Al dan teo masih berada di negara korea. dengan pekerjaan yang belum bisa di tinggal. dua pria tampan itu sibuk dengan tugas mereka masing masing.
teo telah mengutus anak buah nya yang lain untuk mencari tau tentang siapa fiona. dan mungkin hasil nya akan di ketahui nanti.
fiona yang sudah terbangun pun kembali bergerak dengan aktif dan lihai nya. karna dia harus kembali bekerja .
pagi sampai menjelang malam dia bekerja. dan jika ada waktu dia akan mengerjakan tugas dari kampus nya. begitu lah hari hari yang di jalani oleh fiona.
tetapi fiona tidak tau hal buruk apa yang akan terjadi di kehidupan nya setelah ini. akan kah fiona merasa bahagia nanti atau malah merasa menderita.
fiona kembali mengerjakan aktifitas seperti biasa nya di rumah ini. melakukan pekerjaan nya dengan telaten dan singgap. mereka telah mendapat kan poin masing masing di setiap pekerja yang di berikan oleh sang asisten bibi.
di tempat lain yang jauh.
" hallo bos. apa semua nya aman di sana bos? " . seorang anak buah yang di percaya sedang menghubungi atasan nya untuk menanyakan keadaan nya.
karna sang bos saat ini sedang dalam keadaan sedang di cari cari oleh anak buah nya Al. tetapi dengan gerakkan cepat mereka berhasil bersembunyi dengan cukup baik saat ini.
" baik deon. bagaimana dengan mu di sana. apa kau masih menjalankan tugas mata mata itu. " tanya sang bos pada orang kepercayaan nya.
" masih bos. saya masih memata matai kediaman nya Alfino hingga sekarang . " kata anak buah nya itu.
" bagus. beritahu pada ku jika ada hal yang mengganjal . " kata bos beri perintah.
" baik bos." kata bawahan nya itu
panggilan pun berakhir.
__ADS_1
selang berapa lama berbunyi lah hp milik sang sekretaris nya Al yaitu teo.
teo mengangkat panggilan itu karna yang menghubungi nya adalah bawahan yang dia suruh untuk mencari tau tentang fiona. .
" hallo. bagaimana? " kata teo.
" sudah lengkap tuan. " kata orang bawahan nya teo itu.
" baik. kirim kan pada ku melalui email. " perintah teo.
" baik. tuan. " jawab bahawan nya teo itu lagi.
dan panggilan pun berakhir.
teo yang sudah yakin pun mendekat ke arah taun nya Al.
" tuan. saya sudah menemukan nya. " kata teo mantap .
" fiona tuan. " kata teo.
mendengar nama fiona. Al berhenti dengan aktifitas yang di lakukan nya saat ini. dan menatap ke arah teo dengan tatapan bertanya serta bingung .
" fiona. " kata Al sekali lagi dengan mengulang nama fiona. sambil menyipit kan kedua alis nya.
" fiona siapa ? . " Al bertanya kepada teo.
" fiona. wanita yang tuan suruh saya mencari tau tentang nya waktu di mansion tuan. " jelas teo kepada Al.
" oooh. fiona. nama nya fiona teo. " kata Al bertanya dengan rasa senang.
__ADS_1
" iya tuan nama nya FIONA MON ALESTER tuan umur 19 tahun tuan. anak dari suami istri yang bernama TAMA dan RANIA tuan. sang ibunda telah meninggal tuan. fiona tinggal dengan ayah nya tama serta mama tiri dan saudara tiri lain nya tuan. dan saat ini dia sedang bekerja di mansion milik tuan sebagai pekerja magang selama dua bulan tuan atas rekomendasi dari esa tuan.
" hmm. nama yang bagus. " Al bergumam dengan pelan.
Al tidak mendengar penjelasan dari teo dengan seksama. karna dia sudah merasa bahagia karna sudah mengetahui siapa wanita monyet itu dan sekarang tengah berada di mansion milik nya. jadi tidak susah susah untuk menemukan nya atau menemui nya. menurut Al.
dan karna kebodohan nya itu lah. dia akan mendapatkan sakit yang tidak di ketahui nya.
" baik lah teo. terima kasih atas kerja keras mu. bonus tambahan untuk mu. " kata Al senang.
" terima kasih tuan". kata teo.
teo tidak ingin lebih bertanya lagi. karna melihat raut wajah tuan nya yang sudah merasa bahagia karna kabar dari nya ini. dan teo hanya bisa menghela nafas nya pelan.
" huuuuuft. biar waktu yang menjawab dan biar takdir yang berjalan. " kata teo pasrah.
karna teo hanya merasa janggal dengan apa yang dia temukan tentang fiona serta tentang masalah yang telah dia selidiki saat ini. apa kah ada sangkut paut nya atau tidak. hanya itu pemikiran teo saat ini.
melihat tuan nya yang sedari tadi hanya senyum senyum sendiri. melihat teo menatap dengan tidak tega.
" jika semua nya bertali tuan. apa yang akan tuan lakukan kepada wanita yang bernama fiona itu. " kata teo pelan .
teo pun memilih untuk pergi dari ruangan nya Al untuk menenangkan pikiran nya.
" saya permisi tuan. " kata teo.
" silahkan. kata Al. "
Al senyum senyum sendiri. wanita itu telah menyita pikiran nya . ingin rasa nya cepat cepat pulang dan bertemu dengan nya di mansion milik nya.
__ADS_1
Al pun bergegas. bersemangat untuk menyiapkan semua pekerjaan nya agar cepat selesai . dan kembali ke mansion nya.