
esa yang sedari tadi mencari keberadaan fiona akhir nya ketemu. dan dengan diam diam ingin mengejutkan fiona sebab esa perhatikan fiona hanya diam mematung tidak menyentuh makanan nya.
dan esa pun mulai berfikir pasti fiona saat ini sedang dalam mode melamun dan datang lah ide jahat tersebut. yang ingin membuat fiona menjadi terkejut.
esa berjalan dengan sangat pelan dalam diam. semua nya hanya asik bersenda gurau, yah mereka melihat semua gerak gerik nya esa, namun semua acuh tak acuh sebab esa telah memberi isyarat dengan meletakkan jari telunjuk milik nya sendiri ke bibir milik juga, untuk memberitahu agar mereka semua diam dan tidak memperhatikan dia.
esa jalan dengan pelan hingga cepat dia ingin mengejutkan fiona.
" ddoooor. "
gelak tawa terdengar nyaring di dalam ruangan dapur itu, sebab apa ! sebab bukan fiona lah yang merasa terkejut melainkan esa sendiri lah yang terkena batu nya.
hingga dia jatuh terduduk kebawah, pantat mencium lantai terlebih dahulu. yah sebelum kejadian terjadi fiona sudah tersadar dari lamunan panjang nya dan hendak menyuapi makanan ke dalam mulut nya, tetapi dia terganggu dengan melihat tingkah laku esa yang sedang berada di belakang nya.
__ADS_1
fiona melihat dengan jelas gerak gerik esa dari balik cermin yang tepat berada di hadapan nya yang mana tidak di sadari oleh esa sendiri. fiona tidak menyangka tebakkan nya benar bahwa esa ingin mengejutkan diri nya. tetapi kalah cepat dari esa. dan akhir nya fiona lah yang terlebih dahulu mengejutkan esa.
masih terdengar gelak tawa di ruangan dapur itu, serta fiona yang masih memegang perut nya yang sakit sedari tadi tertawa melihat kesialan yang di alami oleh esa.
akhir nya suara tawa itu mereda karna melihat esa yang meringis kesakitan. yah dia tidak tega walau senang melihat esa seperti ini. esa hanya bisa meringis dan memegang pantat nya yang masih terasa sakit sambil mengelus ngelus pelan yang dengan wajah tertunduk malu .
fiona yang semakin tidak tega melihat esa seperti itu pun mengulurkan tangan kanan nya agar esa bisa berdiri dengan memegang tangan nya. esa pun mengangkat kepala nya melihat ada tangan yang terulur ke depan wajah nya.
esa dan fiona saling tatap dalam diam dengan cukup lama, entah apa yang mereka lihat satu sama lain, tetapi gelagat mereka berdua itu mendapat deheman dari salah satu teman seperjuangan fiona yang tepat berada di depan fiona duduk saat ini.
fiona pun tersadar dan mulai berbicara kepada esa.
" ayo raih tangan ku, biar aku bantu kakak berdiri. maaf aku sungguh tidak sengaja, aku hanya ingin bercanda dan jika candaan ku ini sangat keterlaluan , kakak bisa menghukum ku. " kata fiona merasa bersalah kepada esa.
__ADS_1
esa yang sedari tadi hanya diam dan tidak lagi melakukan aktifitas nya yang menggosok gosok pantat nya meraih tangan fiona dengan cepat dan langsung berdiri dengan senyuman manis di bibir esa.
fiona yang melihat senyuman manis di bibir nya esa hanya bisa ikut tersenyum. melihat fiona tersenyum esa pun mulai pembicaraan agar tidak merasa saling canggung lagi. sungguh saat ini ingin rasa nya esa menghilang dari ruangan ini yang membuat dia sungguh merasa malu, dan untung nya silvia tidak berada di sini. jika silvia berada di sini mau di mana esa meletakkan wajah ganteng nya ini.
"tapi sudah lah. . " sela esa dalam hati.
" huuuuft. "esa menghela nafas nya pelan lalu tersenyum sebentar dan mulai mengeluarkan suara.
" aku gak apa apa fio jadi jangan terlalu merasa bersalah yaaah walau pantat ku sungguh terasa sakit. tapi kan tidak sampai berdarah hanyaaa saaja merasa berdenyut sesaat. " esa tertawa canggung sebab semua mata saat ini hanya fokus menatap ke arah mereka berdua.
melihat tatapan itu esa sungguh merasa tidak nyaman dan bersuara lagi.
" aku tidak apa apa, kalian bisa beraktifitas kembali seperti biasa. anggap saja tom dan jerry sedang bercanda saat ini. " gurau esa berkata sambil tertawa pelan kepada teman teman yang lain nya.
__ADS_1
mendengar penjelasan seperti itu semua yang ada di sana kembali kepada aktifitas mereka masing masing.