CINTA UNTUK FIONA

CINTA UNTUK FIONA
episode 57


__ADS_3

tak berselang lama tiba lah fiona dimarkas nya Al. di sana rian sudah menunggu kedatangan nya fiona.


" bawa masuk ke tempat biasa. "


" baik tuan. " kata bawahan nya rian dan langsung memegang kedua sisi tangan nya fiona dengan erat. fiona yang tiba tiba di bekap dengan erat itu pun terkejut.


" apa apaan ini. dimana ayah ku. kenapa kalian membekap aku dengan erat. apa kalian membohongi ku. " bentak fiona dengan mata yang melotot menatap bawahan nya rian lalu menatap ke rian.


" haahaha. kau lucu nona tapi nantik akan lebih seru lagi. berkumpul lah dengan keluarga mu di ruangan bawah tanah. " jelas rian kepada fiona.


rian pun merasa bangga dengan hasil kerja anak anak buah nya, dan rian pun ingin memberitahukan kepada tuan nya Al bahwa semua nya sudah lengkap. rian pun mengambil benda pipih milik nya untuk menghubungi tuan nya.


nada dering tersambung.


" hallo tuan. semua nya sudah lengkap, apa perlu di eksekusi sekarang tuan. ? " tanya rian kepada Al.


" hmm. .lakukan tapi ingat jangan melecehkan tahanan wanita. cukup siksa dengan sewajar nya tapi jika ada yang melawan tambah hukuman nya. " perintah Al.

__ADS_1


" baik tuan. saya laksanakan. " kata rian.


panggilan pun terputus. tut. .tut. . tut.


" seperti nya malam ini akan menjadi malam yang panjang dan penuh dengan teriakkan yang erotis. hahaahah" kata rian sambil tertawa.


dan rian pun menuju ke ruang bawah tanah untuk menyusul para tahanan nya untuk menyiksa mereka satu persatu.


fiona yang telah tiba pun sangat sangat terkejut, semua keluarga nya berkumpul serta kondisi ayah nya yang buruk penuh dengan luka dan darah.


fiona menangis melihat sang ayah dalam kondisi seperti itu. " hiks hiks hiks. . ayah ,. ayah bangun ayah. . ayah. . hiks hiks. .hiks. " fiona hanya bisa menangis sebab sang ayah tidak menjawab panggilan nya, begitu pun dengan siska yang bersuara meminta tolong kepada tama saat memasuki ruangan bawah tanah tadi . karna keadaan tama saat ini dalam kondisi tidak sadar kan diri sehabis di buat babak belur oleh Al.


disana lah mereka terkurung. di tempat yang pengap serta bauk. oksingen pun enggan untuk masuk ke dalam ruangan tersebut. karna ventilasi rungan yang kecil.


tiba lah rian di sana dengan memandang mereka satu persatu. " siapa yang ingin di siksa lebih dulu? " tanya rian. semua nya diam tidak menjawab.


" sebenar nya ada apa ini tuan. kenapa kami di perlakukan seperti ini. bisa tolong jelaskan apa kesalahan yang telah keluarga kami perbuat. ? " tanya kevin. karna kevin sudah gatal untuk bertanya.

__ADS_1


" hm. . masalah kalian dengan ku tidak ada. kalian bermasalah hanya dengan tuan ku. dan aku disini hanya menjalankan tugas dari tuan ku untuk menyiksa kalian. sudah itu saja. jika kau ingin tau apa masalah mu dengan tuan ku. yah kau tanya kan sendiri saja. " jelas rian kepada kevin sambil berjalan ke arah nya.


" siapa nama tuan anda tuan. apa saya mengenal nya? kapan tuan anda akan kesini. izin kan saya untuk bertemu dengan nya tuan. saya mohon. " pinta kevin dengan nada memohon.


" hmm. . aku tidak tau dan tidak mau tau. hahahaha. " kata rian sambil tertawa.


" kau cari tau saja sendiri. " kata rian kembali.


" saya mo. . " kevin terdiam sebab rian menyuruh nya diam.


" ssst. . jangan banyak bicara. aku tidak suka orang yang cerewet. karna berani bersuara bagaimana jika kau orang pertama yang mendapat kan siksaan. hmmmm, ,oke. aku akan mulai dari mu hahaha. " kata rian sambil menatap kevin dengan senyum sinis.


"bawa dia ke ruang penyiksaan aku akan mulai dari diri nya. dan kalian harus mempersiapkan diri oke. setelah dia giliran kalian akan tiba. " kata rian sambil menunjuk ke arah kevin lalu berbalik kearah nya fiona serta siska.


fiona dan siska pun terkejut sambil melihat ke arah nya rian.


anak buah nya rian pun membawa kevin ke ruang penyiksaan yang ada di sebelah ruangan tahanan tersebut. kevin merinta ronta namun apa lah daya tenaga nya tidak cukup kuat untuk melawan tubuh kekar yang sedang mendekap nya dengan erat.

__ADS_1


" lepas kan aku. tolong lepas kan aku. aku tidak salah apa apa. tolong lepaskan kami saya mohon tuan. " begitu lah kata kata kevin yang keluar dari mulut nya saat kevin hendak di bawa ke rungan sebelah.


__ADS_2