CINTA UNTUK FIONA

CINTA UNTUK FIONA
episode 56


__ADS_3

fiona yang sedang asik duduk di taman untuk beristirahat pun di kejutkan dengan kedatangan banyak laki laki ke arah nya. dengan berpakaian serba hitam dan bertubuh kekar.


" kalian siapa? " tanya fiona sedikit ketakutan.


" nona harap ikut dengan kami sekarang. karna tuan tama sedang berada di tempat tuan kami, dalam keadaan terluka karna saat terjadi nya penculikkan tuan kami menolong tuan tama. namun dalam perlarian menyelamatkan diri mobil mereka di tabrak oleh penculik. tuan kami menyuruh untuk menjemput istri serta anak anak nya untuk kekediaman tuan kami. jelas anak buah rian itu kepada fiona.


fiona awal nya ragu ragu namun mau tidak mau fiona harus percaya karna ingin melihat kondisi sang ayah.


" ta. . pi aku. . " belum selesai fiona berbicara bawahan nya rian menyela.


" nona tidak perlu takut. jika kami ingin berbuat jahat kami tidak akan perlu berbasa basi terhadap nona. nona hanya seorang perempuan sedang kan kami 5 pria kekar. sangat mudah membawa nona dengan paksa. namun tujuan kami baik untuk mempertemukan nona dengan sang tuan tama. itu saja. " jelas sang bawahan itu lagi.


" hmm. . baik lah mari. " kata fiona.


mereka pun berjalan menuju ke mobil dan berlalu dari taman menuju ke markas nya Al.


Al yang sudah selesai dengan ritual mandi nya pun memilih untuk pulang sebab Al sudah sangat merindukan fiona. sebelum pulang Al menghubungi rian untuk tugas selanjut nya.


nada dering terhubung.


" hallo tuan. " kata rian.


" rian. apa semua nya sudah beres? " tanya Al.


" sudah tuan dan kami sedang dalam perjalanan ke sana. " jelas rian.


" hm. . baik lah, tugas mu adalah layani mereka dengan baik. tapi jangan sampai melecehkan mereka yang wanita. aku hanya ingin mereka tersiksa. ingat rian jangan sampai ada yang berniat untuk melecehkan wanita wanita itu. walau pun aku kejam tapi aku masih menghormati almarhum mama ku. " peringatan Al kepada rian.

__ADS_1


" baik tuan. saya paham. " kata rian sambil tersenyum ramah.


mama feli dan siska hanya memandang ke arah rian, tanpa berbicara dan bertanya.


" sebentar lagi kita akan sampai nyonya dan nona. " jelas rian.


mama feli dan siska hanya berdiam diri saja.


mereka berempat sudah dalam perjalanan menuju ke markas nya Al. sedangkan Al pun telah berlalu dari sana menuju ke mansion nya.


Al tiba di mansion nya tepat jam 8 malam, dan Al sedang mencari keberadaan nya fiona karna setelah Al pulang. Al tidak menemui fiona berada di kamar nya atau di kamar fiona biasa.


Al pun bertanya pada teo tentang fiona.


" di mana fiona. apa kau melihat nya? " tanya Al kepada teo.


" tidak tuan. kami di rumah saja seharian ini. " jelas teo.


" fiona pergi Al kerumah orang tua nya, " jelas oma kepada Al.


" apa dia akan menginap di sana? " tanya Al lagi.


" oma tidak tau Al mungkin bisa jadi karna hari sudah malam. mungkin besok pagi fiona kembali. " kata oma lagi.


Al pun hanya mendengus kesal sebab Al pulang dengan terburu buru hanya untuk melihat fiona dan melepas rindu. namun harus Al tahan karna fiona sekarang berada di rumah orang tua nya.


Al pun memilih untuk kembali ke kamar tanpa makan malam, karna tidak ada fiona Al jadi tidak bersemangat.

__ADS_1


di lain sisi.


mama feli dan siska sudah sampai ke markas nya Al, dan di sana lah mereka tidak perlu lagi berpura pura bersikap sopan. " bawa mereka ketempat suami dan papa nya. pasti laki laki itu menunggu kedatangan kalian. " kata rian sambil tersenyum sinis.


mama feli dan siska langsung bergidik ngeri melihat senyuman rian barusan. jantung mereka berdua memompa lebih cepat karna rasa takut karna suasana nya menjadi mencekam.


" apa apaan ini. siapa kalian sebenar nya " kata mama feli meronta ronta karna tubuh nya serta tubuh nya siska sudah di genggam dengan erat oleh bawahan nya Al.


" mama. . mama. . kita harus apa. hiks hiks. aku takut ma, aku mau pulang. hiks hiks. " kata siska sambil menangis.


" diam, mama lagi pusing. kamu gak lihat kita sekarang di tahan kayak gini. " bentak mama feli ke siska.


" sudah sudah. dari pada ribut di sini mending kalian masuk ke dalam reuni sama suami dan papa kalian. hahahahahaha. " rian tertawa dan memberi perintah kepada bawahan nya untuk membawa mama feli serta siska ke ruang bawah tanah.


mama feli dan siska terkejut saat tiba di lokasi ruang bawah tanah itu, karna melihat kondisi suami serta papa nya yang berlumuran darah dan wajah nya yang memar memar dalam kondisi tangan terikat tergantung. serta kaki juga terikat.


" papa . . hiks hiks. . papa kenapa. kenapa kita di sini pa. siska takut. papa. papa banguun, tolongin siska sama mama pa. hiks hiks. . " kata siska sambil terus menangis dan mereka pun di ikat dengan kondisi sama seperti tama.


" lepas kan kami breng*sek . kalian tidak tau kami dari keluarga mana haa. kalian akan binasa jika tidak melepaskan kami. cepat lepaskan kami. le. . " belum sempat mama feli berbicara bawahan rian tersebut langsung menampar pipi kanan nya dengan keras hingga terlihat memerah. mama feli merintih kesakitan.


" auuu iiish. . dasar ba. . " kata kata mama feli kembali terpotong " diam atau kau ingin cepat mati di sini, " kata bawahan nya rian sambil mengeluarkan senjata milik nya.


selang berapa lama tiba lah kevin. mereka langsung membawa kevin menuju ke ruang bawah tanah untuk ikut berkumpul bersama yang lain nya.


kevin pun sama terkejut nya dengan siska dan mama feli saat barusan memasuki area bawah tanah itu. kenapa tidak terkejut sebab semua keluarga nya berada di sana dan sang papa pun dalam kondisi yang buruk. mama feli hanya meringis kesakitan dan sang adik yang menangis sedari tadi. membuat kevin benar benar tidak paham akan situasi nya saat ini.


tanpa meronta ronta kevin pun juga ikut terikat bersama sama di sana , jika ingin meronta pun kevin tidak akan sanggup sebab para lelaki yang ada di sekitar nya saat ini adalah para lelaki bertubuh kekar dan ada banyak. kevin pasti kalah jika bertarung sendiran dalam tangan kosong. kevin akhir nya pun hanya bisa pasrah. melihat kondisi sang papa. mama serta adik nya.

__ADS_1


dan kevin pun masih memikirkan tentang fiona, berharap fiona tidak ikut terseret ke dalam sini dan mengalami penderitaan.


fiona masih dalam perjalanan dan sebentar lagi giliran fiona.


__ADS_2