
Al pun menoleh ke arah nya fiona dan bersuara. " hmm. baiklah " kata Al lembut dengan senyum termanis nya.
fiona yang melihat itu pun bahagia bukan main. mereka pun sama sama turun ke bawah untuk makan siang bersama sama.
di sana telah berkumpul oma dan opa serta silvia. Al pun duduk dan di samping nya fiona juga duduk. mereka semua telah menganggap fiona seperti keluarga sebab rasa sabar nya dalam mengurus Al setiap hari tanpa mengeluh.
" ayo makan nak, makan yang banyak " kata oma dengan raut bahagia.
" iya kak, biar kita bisa main kayak dulu lagi. " sambung silvia.
" hmm. " jawab Al singkat dan di sertai dengan senyuman yang manis.
mereka semua melihat itu merasa sangat sangat bahagia karna sang cucu dan sang kakak tidak sedingin dulu lagi. dan itu semua berkat fiona timpal mereka bersama sama di dalam hati masing masing.
" terima kasih sayang, engkau telah hadir di kelurga kami " kata oma yang ingin menangis menatapa fiona dengan hangat. "
" iya oma sama sama, mungkin ini jalan yang di beri tuhan. " kata fiona lembut.
" khem. . sebaik nya kita makan dulu, opa sudah kelaparan. nantik manja manja dan berterima kasih nya " mendengar kata kata opa semua nya pun tertawa, Al hanya ikut menimpali dengan sebuah senyuman yang sangat manis .
__ADS_1
mereka makan dengan tenang dan dengan sedikit gurauan. mereka keluarga yang bahagia sekarang.
Al yang sudah selesai makan siang pun langsung menuju ke kamar nya untuk mengambil kunci mobil milik nya untuk menuju ke markas milik nya. karna Al sudah tidak tahan lagi untuk bertemu dengan baji*ngan yang sudah menghancurkan hidup dan keluarga nya.
fiona pun yang melihat itu hanya terkejut, saat fiona tengah membereskan piring piring sisa makan mereka tadi bersama silvia. sebab Al berjalan keluar dengan terburu buru. fiona langsung mengejar nya untuk bertanya kepada Al. namun gerakkan fiona terhenti dengan suara oma yang duluan bertanya. karna oma dan opa saat ini sedang berada di ruang keluarga.
" kamu mau ke mana ? " tanya oma khawatir.
" aku mau kekantor sebentar. aku pergi oma. " jelas Al.
" hmm. . baik lag sayang, hati hati " kata oma.
opa yang melihat wajah istri nya berubah menjadi sendu pun hanya bisa menghibur dengan kata kata. " sudah sayang, Al sudah sembuh Al perlu udara segar. biarkan dia keluar. aku yakin Al tidak akan kenapa kenapa karna dia adalah cucu kita yang hebat. hmm. " bujuk opa kepada istri nya.
oma hanya bisa mengangguk kan kepala nya dengan ragu ragu dan tersenyum dengan paksa. namun harus bagaimana oma meski menerima nya. demi sang cucu bisa bahagia.
Al mengendarai mobil nya dengan kecepatan tinggi setelah keluar dari mansion nya. fiona yang sudah selesai dengan tugas nya pun memilih untuk kembali ke kamar.
setelah sampai di kamar, benda pipih milik nya fiona berbunyi, tanda panggilan dari sang adik tiri nya tersambung ke benda pipih milik nya.
__ADS_1
fiona pun mengangkat panggilan itu sebab sudah lama tidak mendengar kabar dari rumah nya.
" hallo. ada apa? " tanya fiona sedikit dingin.
" tidak ada. aku hanya ingin menyampaikan jika ayah mu akan pulang hari ini. dan meminta kita untuk berkumpul bersama di rumah untuk menyambut nya. " jelas siska adik tiri nya.
" aku tidak janji bahwa aku akan datang. " tolak halus fioana.
" haa. . dasar anak durhaka, ayah mu yang meminta kau untuk datang bukan kami. jika kau tidak mau datang aku juga tidak mau tau, yang penting aku sudah memberitahukan amanat nya pada mu. dasar, tidak tau terima kasih. " bentak siska.
panggilan pun terputus. tut tut tut.
fiona hanya bisa menghela nafas pelan. " huuuuft. baik lah aku akan pergi, karna sudah lama tidak pulang dan bertemu dengan ayah. rindu juga " kata fiona pelan.
fiona pun memilih untuk bersiap siap untuk kembali ke rumah nya walau hanya sebentar. siska, mama feli serta kevin pun sudah menunggu kedatangan suami serta papa tiri mereka di ruangan keluarga sambil menikamti cemilan.
fiona pun keluar dari kamar nya serta berpamitan kepada oma dan opa. untuk berkunjung ke rumah nya. oma dan opa pun memberi izin kepada fiona.
fiona berangkat dengan menggunakan taksi online dan berlalu pergi dari mansion nya Al. fiona yang kini telah berada di taksi itu tidak tau kenapa perasaan nya tiba tiba menjadi tidak karuan dan tidak tenang. gelisah bercampur aduk.
__ADS_1
fiona hanya menggeleng gelengkan kepala nya dan tetap berfikir positif.