
setelah lelah berputar kesana kemari mencari fiona di area kampus, namun tidak kunjung membuah kan hasil. kevin nemilih untuk menyerah hari ini karna tenaga nya telah terkuras habis.
" huuuuuft. . besok saja lagi aku mencari nya. jika fiona tidak berada di kampus. aku akan mencari nya di luar kampus. mungkin ada peluang untuk berjumpa. " kata kevib pelan kepada diri nya sendiri dengan penuh harap dan tekad yang kuat.
kevin tidak menginginkan ini semua terjadi. tapi apa lah daya kevin hanya seorang manusia biasa yang tidak bisa memilih akan kemana cinta bertuah dan bertahta.
kevin tau ini salah tetapi tidak mudah untuk melupakan cinta yang telah Singgah di hati. walau cinta itu tidak tersambut tetapi cinta itu nyata untuk kevin rasakan dan berikan untuk fiona . kevin sempat berfikir kenapa cinta nya harus berjalan seperti ini, seperti takdir sedang mempermainkan hati nya.
sering kevin mengalami rindu yang tidak terbalas. hingga kevin menjadi sesak sendiri dan berjuang sendiri . walau tidak bisa memiliki atau bahkan tidak bisa untuk menyentuh fiona, hati kevin sudah akan senang terbang ke awang awang hanya melihat wajah fiona yang tersenyun dari jauh. memandang dan memperhatikan fiona dari jarak jauh sudah membuat hati nya berbunga bunga. itu lah si lemah kevin.
Dia takut bertindak nekad untuk menggapai fiona sebab mama dan adik nya selalu mengawasi dan mengancam kevin dengan menggunakan fiona sebagai ancaman nya.
kevin memilih untuk tidak pulang ke rumah, karna dia tidak ingin mendengarkan mama dan adik nya memarahi nya saat tiba di rumah nanti. kevin memilih untuk bermalam di hotel melepas lelah nya.
siska yang sudah sampai dirumah nya tidak mendapati sang mama berada di rumah. niat hati ingin mengadu kepada mama nya tetapi harus dia telan sendiri rasa kecewa itu . karna dia hanya berada sendiri berada di rumah mewah ini. mama pergi tidak tau kemana sedangkan papa nya fiona saat ini sedang dinas ke luar kota untuk beberapa hari karna urusan pekerjaan .
__ADS_1
siska sang adik yang sedari tadi di kampus menahan kesal dan marah akan sikap kakak nya sendiri kepada nya. melampiaskan semua nya kepada pembantu di rumah nya.
siska marah marah dan berteriak teriak kepada para pembantu di rumah nya dari dalam kamar nya. yang mereka tidak tau kenapa nona mereka saat ini.
" bibi. buat kan aku minum. aku haus. cepatan bibi jangan pakai lama. " siska berbicara dengan nada yang tinggi.
" iya nono tunggu sebentar ." kata sang bibi dengan berjalan terburu buru ke arah dapur.
setelah selesai membuat minunan untuk nona siska nya bibi langsung berjalan menuju ke kamar nya untuk mengantar minuman tersebut.
tok tok tok
" iyah. letak ajha di sana. " kata siska bete".
bibi meletakkan minuman nya setelah itu bibi berdiri sebentar di sana berjaga jaga jika nona nya memerlukan sesuatu lagi.
__ADS_1
siska bergerak untuk mengambil minuman itu untuk segera di minum nya tetapi baru seteguk siska meminum nya, siska langsung membuang minuman itu kembali kedalam gelas nya dan dengan wajah kesal dan marah nya. siska menatap ke arah bibi nya dengan tajam.
" bibi mau buat aku cepat mati. minuman apa yang bibi kasih ke aku. ganti. " kata siska marah .
bibi yang merasa takut pun hanya bisa menganggukkan kepala nya tanda mengerti dan meminta maaf kepada siska.
" ma. . aaf. non akan bibi ganti secepat nya. " kata bibi ketakutan.
bibi berlalu dari kamar nya siska dengan terburu buru untuk membuat kan minuman baru. siska yang masih dalam keadaan mood yang buruk hanya bisa ngedumel sendiri di dalam kamar nya.
" gak kakak. gak senior. kenapa malah mengutamakan fiona sih. apa hebat nya perempuan gatal itu. sampai kakak dan senior tergila gila kepada nya. senior juga apa mata nya buta. bikin mood gue ancur ajha. " kata siska penuh kekesalan .
bibi yang merasa heran dengan sikap nona nya hanya bisa bertanya tanya sendiri sambil membuat minuman baru lagu.
" nona kenapa yah. padahal minuman ini adalah minuman yang biasa nona minum tetapi sekarang malah bilang minuman ini gak enak. nona kenapa yah, apa ada masalah. hmmm. . aa sudah lah. apa perduli ku. lanjut kan saja pekerjaan ku agar cepat selesai. " kata bibi kepada diri nya sendiri.
__ADS_1
setelah selesai bibi mengantar minuman yang baru untuk kedua kali nya itu ke kamar nya siska. dan sekali lagi juga siska marah marah tidak suka dengan minuman yang baru di buat oleh bibi nya itu.
suara siska yang marah marah sampai terdengar keluar kamar nya sehingga para pembantu lain pun ikut mendengar keributan yang di buat oleh siska kepada bibi pembantu di rumah nya hanya bisa berdiam diri dan iba dengan apa yang di alami oleh sang bibi pembantu itu.