
Al mengemudikan mobil nya dengan kecepatan tinggi untuk sampai di lokasi, sebab jarak nya sangat jauh berada di pinggiran kota dan terpelosok. tanpa khawatir sedikit pun dengan diri nya yang bisa saja berada dalam bahaya. Al memacu mobil nya dengan kecepatan yang tidak normal.
brum brum brum.
begitu pun dengan rian yang juga berpacu kecepatan di tengah jalan raya untuk bisa sampai lebih cepat di kantor nya Al. karna penasaran akan cerita tentang wanita yang bernama fiona.
tak berselang lama sampai lah rian di sana dan bergegas masuk ke dalam kantor dan langsung menuju ke ruangan nya teo.
tap tap tap.
ceklek, pintu ruangan nya teo terbuka dan terlihat lah sosok rian di sana.
" apa yang bisa ku bantu? " tanya rian yang sudah melangkah masuk tanpa meminta izin dari sang yang punya ruangan.
" duduk lah sini, kau sering berkumpul dengan para geng atau preman kan, beda hal dengan ku yang hanya berkutat dengan laptop. kau pasti sedikit tau atau kenal tentang orang orang yang bergabung dengan kelompok mafia lain atau tidak kan. dan sekarang kau perhatikan vidio ini, apa kau mengenal mereka. " jelas teo kepada rian dan memperlihat kan vidio fiona yang di culik tersebut.
rian terdiam dan memperhatikan rekaman vidio yang di putar oleh teo di laptop milik nya dengan seksama agar tidak salah tebak.
mereka berdua saling melihat dengan seksama tanpa tau tuan nya Al sedang menuju ke tempat yang berbahaya.
__ADS_1
lama terdiam dan memperhatikan rian pun terdiam dan berfikir lalu bersuara " aku mengenal nya, aku tau dia siapa. dan aku tau tempat persembunyian mereka. mau ke sana? " tanya rian kepada teo.
" boleh, biar kita obrak abrik tempat mereka, karna berani mengganggu kenyamanan tuan kita " kata teo dengan senyuman sinis nya.
" baik. ayo berangkat sekarang. " kata rian dengan bersemangat, sebab rian juga ingin hiburan menghilangkan pikiran di kepala nya.
" tunggu sebentar, aku menghubungi tuan dulu. " kata teo lalu mengambil benda pipih milik nya untuk menghubungi tuan nya Al. teo menghubungi tuan nya hingga beberapa kali tapi tidak ada respon padahal nada dering nya tersambung. tetapi tuan nya tidak mengangkat panggilan dari diri nya. dan itu membuat wajah teo mejadi panik dan pucat, pikiran pikiran buruk itu mulai merasuki otak nya teo.
rian yang melihat teo yang berulang kali menghubungi tuan nya tetapi tidak kunjung di angkat, dan melihat wajah nya teo yang berubah menjadi panik serta gelagat tubuh yang gelisah malah ikutan merasa panik.
" ada apa teo? " tanya rian.
" ha, kenapa semakin kacau saja. apa ini ada hubungan nya dengan mereka " kata rian menebak dengan pasti tanpa ragu ragu.
" entah lah yan, aku bingung. kenapa mereka mencari masalah dengan tuan kita, " kata teo yang mulai frustasi.
rian dan teo pun terdiam sejenak dengan pikiran masing masing.
teo pun mulai menyerah untuk menghubungi tuan nya karna percuma juga tidak merespon, Al yang saat ini sedang mengemudi tidak menghiraukan benda pipih milik nya yang berbunyi yang berada di kursi penumpang. Al dengan mantap semakin memacu mobil nya dengan kecepatan tinggi melesat tanpa takut .
__ADS_1
Al menempuh perjalanan beberapa jam dan akhir nya sampai juga di lokasi tersebut.
FLASBACK ON.
kediaman surya pada saat penculikan fiona. setelah sang dokter tidak lagi berada di sana.
" bawa dia ke dalam mobil ku. kita akan ke markas dan membuat perhitungan dengan anak sialan itu. " kata surya kepada bawahan nya.
" baik tuan " jawab anak buah nya surya.
Mereka semua pun berlalu dari kediaman nya surya menuju ke markas untuk menjalankan rencana. tanpa menunda waktu surya mengirim sebuah pesan kepada Al .
" temui aku di lokasi X X, hanya sendirian tidak boleh membawa bawahan. jika ingin wanita mu selamat tidak hilang akan anggota tubuh nya. yaah walau dia sudah tidak bernafas tapi bisa lah untuk membuat para anak buah ku puas akan nikamt tubuh nya. " kata surya di pesan itu dan telah mengirim kan nya ke Al.
Al yang terduduk lesu di bangku rumah sakit tersebut, terkejut akan getaran dari benda pipih milik nya, Al mengambil benda pipih milik nya dan membuka nya. Al melihat ada sebuah pesan yang masuk. ketika Al membaca nya emosi Al semakin meninggi dan tanpa sepatah kata pun Al berlalu dari rumah sakit dengan amarah di dalam dada yang membara. dan dengan emosi memuncak Al tidak memikirkan keselamatan diri nya, lupa untuk memberitahukan situasi nya kepada teo baik rian sebab akal sehat nya Al telah hilang .
FLASBACK OFF.
begitu lah yang terjadi , hingga Al telah sampai di tujuan tanpa bawahan sedikit pun dan hanya seorang diri. hanya karna untuk menyelamat kan orang yang diri nya cintai. akal sehat sang lelaki hilang di telan bumi.
__ADS_1