CINTA UNTUK FIONA

CINTA UNTUK FIONA
episode 72


__ADS_3

waktu semakin berlalu, malam itu berlalu begitu saja tanpa ada perkelahian antara Al dan rian, Al melepaskan rian sebab semua ini juga ada sangkut paut nya dengan diri nya, Al juga tidak bisa egois untuk menyalahkan seseorang yang tidak tau apa apa hanya untuk mereda kan amarah di dalam dada nya. itu sungguh bukan gaya Al. semua nya berjalan dengan semesti nya. begitu pun silvia dengan teo, hubungan mereka semakin dekat, tapi belum ada yang mengetahui hubungan mereka, hubungan mereka masih di rahasiakan. karna melihat suasana di mansion yang saat ini masih dalam keadaan bersedih, sebab orang yang mereka sayangi masih dalam keadaan terpuruk. itu kenapa teo dan silvia pun sepakat memilih untuk merahasiakan hubungan mereka terlebih dahulu, karna mereka berdua masih menghormati Al dan masih menjaga perasaan nya Al.


entah kenapa semenjak malam itu, perasaan mereka tidak bisa di tutupi dan berbohong lagi, karna semakin lama di simpan perasaan ini semakain dalam. teo pun tidak ingin kehilangan silvia, maka nya teo bertindak cepat dan mengatakan cinta kepada silvia. dan beruntung nya teo bahwa selama ini ternyata silvia juga memiliki perasaan yang sama. sungguh rasa yang bahagia karna cinta nya berbalas. beda hal dengan esa yang merasa patah hati malam itu, semua nya esa lalui dengan retak dalam hati, cinta yang hancur. terasa berat untuk esa jalani. tapi semakin kesini. semua nya terasa lebih ringan sebab esa sudah berusaha untuk melepaskan cinta nya. dan selama ini esa perhatikan teo tulus memberikan rasa cinta nya hanya untuk silvia. esa selama ini memata matai teo agar perasaan nya aman untuk melepaskan cinta nya tanpa ada rasa lagi di dalam hati nya. dan selama mencari tau tentang teo, esa sudah melihat nya dengan mata kepala nya sendiri bahwa teo adalah lelaki yang sangat tepat untuk silvia. akhir nya sungguh dengan berat hati esa melepaskan cinta nya dan memberi rasa ikhlas untuk mereka berbahagia, walau pun awal nya sulit dan esa sempat berfikir untuk bertindak curang untuk melakukan hal buruk kepada silvia, namun lagi lagi esa berfikir dengan menggunakan hati nya. esa tidak tega untuk menyakiti silvia apa lagi sampai merusak masa depan nya, semakin berganti nya hari dan waktu terus berjalan. perasaan esa sekarang sudah bisa di tata dengan baik. dan semoga suatu saat nanti ada cinta yang terbalas untuk nya.

__ADS_1


Al masih betah menjaga fiona di rumah sakit, sebab belum ada tanda tanda fiona akan terbangun dari koma, waktu tidak terasa sudah berlalu selama 3 bulan, 3 bulan lama nya Al masih betah untuk bolak balik kerumah sakit ke mansion untuk menjaga fiona, tanpa henti dan tanpa mengeluh, sering kali Al bersedih dalam kesendirian, dan terkadang kadang kesedihan Al itu terlihat oleh silvia atau teo yang kadang sering berkunjung untuk menemani Al sekaligus untuk menjenguk fiona. teo yang tidak tau kenapa hanya ingin berjumpa dengan dokter pribadi fiona, teo pun langsung memberikan kartu nama nya beberapa hari yang lalu.


keluarga tama perlahan lahan juga sudah membaik, kevin, siska dan mama feli sudah di boleh kan pulang ke rumah selama 3 bulan perawatan di rumah sakit, hanya tama yang masih di rawat di ruangan perawatan sebab luka nya yang sangat parah. masih belum bisa turun dari ranjang rumah sakit. tama di rawat dengan rumah sakit yang berbeda dengan fiona, Al tidak ingin baji*ngan itu di rawat di satu rumah sakit dengan fiona. dan Al juga tidak ingin melihat wajah nya laki laki baji*ngan tersebut, yang mana akan membuat rasa benci nya meningkat dan kembali mengingat kenangan masa lalu yang buruk tersebut. dan itu akan berdampak kepada fiona. dalam waktu 3 bulan ini Al sedang menata hati nya untuk bisa melupakan masa lalu dan bertahan untuk fiona.

__ADS_1


Al mencium kening nya fiona. " aku akan kembali ke mansion sebantar dan aku akan kembali lagi ke sini, tunggu aku fiona dan cepat lah sadar. aku merindukan mu. tolong kembali lah sayang. " Al yang berbicara tepat di telinga nya fiona dengan nada yang lembut serta terdengar menyedihkan.


" cup " Al kembali mencium kening nya fiona dengan lama, lalu berlalu dari sana. setelah Al berlalu pergi air mata fiona jatuh di pipi mulus nya dengan sendiri nya dengan mata yang masih terpejam. hingga suara aneh di alat tersebut membuat para suster yang berjaga di luar mendengar kan nya dan segera berlari menuju ke ruangan nya fiona.

__ADS_1


Al yang sudah tiba di parkiran nya, dan bersiap siap untuk berlalu mengemudikan mobil nya untuk kembali ke mansion tidak mengetahui keadaan fiona. para suster dan dokter pun sudah berada di rungan nya fiona untuk memberikan penangan cepat. para pengawal yang di tugaskan oleh Al untuk berjaga di ruangan nya fiona telah hilang entah kemana.


__ADS_2