
fiona yang merasa bingung dan cemas pun hanya bisa selalu berdo'a untuk keselamatan ayah nya. karna fiona masih belum mengetahui di mana ayah nya berada dan siapa orang yang menganggu keluarga nya.
lelah mencari kesana kemari namun tidak kunjung bertemu fiona memilih untuk beristirahat sebentar di tepi jalan. fiona semakin merasa cemas dan khawatir akan keselamatan ayah nya.
" ayah di mana? fiona harus mencari kemana lagi ayah. hiks hiks. . " fiona berkata dengan air mata yang berjatuhan membasahi pipi mulus nya.
di lain sisi.
rian yang sudah bergerak menuju ke kediaman nya tama untuk membawa keluarga nya tama ke markas pun sudah tiba di lokasi. mama feli dan siska yang berada di rumah hanya berdua saja tidak tau bahaya akan menimpa mereka.
mama feli dan siska sedang duduk di kursi ruang tamu menunggu kedatanga nya kevin dan fiona pun hanya bisa menghela nafas dan pasrah akan takdir jika suami nya kenapa kenapa. dan satu hal lagi itu akan membuat nya bahagia. karna dengan mudah nya mendapat kan harta sang suami tanpa penghalang.
tok tok tok.
" siapa ma? " tanya siska sambil menoleh ke arah mama nya.
" tidak tau sayang. biar mama buka dulu. " jawab mama feli dan langsung berjalan ke arah pintu untuk membuka nya.
rian yang mengetuk pintu tadi pun tersenyum dengan manis sebab sang mangsa sudah ada di depan mata nya sendiri. jadi rian tidak perlu repot repot lagi mencari ke dalam.
" siapa anda? dan mau apa? " tanya mama feli ke rian. melihat ke atas dan ke bawah penampilan rian.
__ADS_1
" begini bu. saya hanya ingin memberitahukan bahwa suami anda saat ini sedang berada di kediaman tuan saya. dan beliau meminta anda dan anak anak nya untuk ikut ke sana karna ada urusan penting serta ada hadiah yang menunggu. " jelas rian.
" ma. .ksud nya apa yah, saya masih belum paham. bukan nya suami saya di culik dan sampai sekarang anak anak saya yang sedang mencari suami saya , dan meraka masih belum ada memberi kabar kepada saya hingga sekarang. " kata mama feli menjawab.
" iya. itu benar sekali nyonya, namun tuan saya sudah berhasil menyelamat kan tuan tama, dan mereka sekarang sedang berada di kediaman tuan saya dan saya harap nyonya ikut dengan kami untuk bertemu dengan suami anda. begitu pun dengan anak nyonya tersebut. "
" dan satu hal lagi nyonya saya orang baik baik, dan nyonya tidak perlu takut atau waspada. percaya sama saya nyonya dan mari. " kata rian sambil tersenyum ramah.
"ba. . ik lah tapi ini tidak bohong kan? " tanya mama feli memastikan.
" tentu tidak nyonya. mari " ajak rian kembali dengan senyum terramah nya.
mama feli pun mengajak anak nya siska untuk ikut. dan siska pun mau tidak mau harus ikut karna siska takut sendirian di rumah. rian pun berhasil membawa mama feli serta siska dengan mulus tanpa keributan. dan mereka semua pun sedang menuju ke markas langsung.
" kemana kita akan mencari mereka lagi, aku sudah Lelah " kata bawahan nya rian no 1.
" trus kita harus balik ke markas. bodoh kamu, jika tuan rian melihat kita kembali ke markas tanpa hasil yang ada kita semua di jadikan samsak tinju. maau " kata bawahan nya rian satu lagi rekan y no 2.
" aah. . iya juga yah, punter lu bro. " jawab sang rekan no 1.
" uda ayooo. . kita cari sampai dapat. " rekan no 2 menjawab .
__ADS_1
mereka pun masih mencari ke seluruh kota. mulai dari gang kecil. jalan besar. mereka mencari dengan seksama.
fiona dan kevin yang sudah lelah pun memilih untuk beristirahat kembali namun di tempat yang berbeda. fiona beristirahat di taman sedangkan kevin beristirahat di tepi jalan.
" itu. . itu. . " rekan no 2 menujuk ke arah jalan yang bersebrangan karna melihat sosok kevin.
" iya itu dia. anak laki laki dari pria itu. ayo kita ringkus sekarang. " jawab rekan no 1.
mereka pun berputar arah untuk tiba di posisi kevin. kevin yang sedang asik beristirahat pun tidak tau bahaya sedang mengintai nya dan dengan gerakkan cepat sang bawahan nya rian bergerak.
rekan no 2 langsung turun dan merangkul kevin dengan erat. kevin meronta ronta meminta lepas namun sang rekan no 2 itu tidak memperdulikan amukkan kevin. karna takut ketahuan rekan no 2 itu pun meninju perut kevin dengan kuat dan memberi kan peringatan tepat di telinga kevin.
" diam atau kau mati. "
kevin pun terdiam tidak tidak meronta ronta lagi. namun kevin memberikan pertanyaan bertubi tubi kepada rekan no 2 itu.
" kalian siapa ? . mau apa ? . untuk apa kalian menculik ku. ? kemana kalian akan membawa ku ? " tanya kevin tanpa henti henti nya.
sang rekan no 2 pun merasa ternganggu dengan suara bising nya kevin dan membentak kevin dengan kuat. " diaam atau kau ku bunuh sekarang. "
kevin pun terdiam dan hanya bisa mengikuti mereka dengan pasrah.
__ADS_1
" semoga yang lain baik baik saja. jika ada kesempatan aku akan meloloskan diri. " kata kevin dalam hati.